
kiara pun mematikan handphone'nya dan mengambil laptop untuk membuang kepenatannya terhadap sahabatnya itu.
Hero : malam fairy..
melihat chatting itu seketika senyum dibibir itu jadi merekah.
fairy : malem juga hero
Hero : lah belum tidur
fairy : belum lah, kalau udah hebat bener aku Isa tidur sambil chatting sama kamu
Hero : siapa tau aja kamu punya ilmu baru mungkin
fairy : hahahaha
Hero : kapan ya bisa ketemu sama kamu?
fairy : kalau emang sudah waktunya ketemu pasti kita ketemu kok
Hero : semoga cepat tersemogakan ya
fairy : amin
Hero : kalau kamu ngebolehin aku ke semarang sekarang pasti aku bakalan kesana
fairy : bukanya aku gak mau ketemu, tapi misal kamu cm ke semarang buat nemuin aku banyak hal yang kamu tinggalin
__ADS_1
Hero : maksudnya?
fairy : maksud aku kan kamu masih kuliah masak bolos kuliah cuman mau ketemu aku
Hero : oke kalau gitu 3 bulan lagi kan ada magang kampus aku entar aku nyari di semarang aja biar Isa ketemu ma kamu dan Isa Deket
fairy : nah kalau gitu aku tunggu yaa
Hero : ok my fairy
fairy : ya udah ni kan udah malem aku tidur dulu ya
Hero : mimpi indah ya fairy
***
kiara seperti biasa dianterin sama papah buat berangkat ke sekolah dan sesampainya disekolah Zico dan kedua temanya berada didepan gerbang.
Kiara pun mencoba tidak melihat bahkan menegur Zico walaupun Zico tepat didepannya.
melihat Kiara cuma melewati nya saja hati Zico begitu sakit dan Zico pun menyusul kiara.
bukannya berhenti Kiara malah berjalan lebih cepat supaya tidak dikejar sama Zico. akhirnya pun Zico bisa meraih tangan Kiara yang menghentikan langkahnya.
"Kiara maafin aku" katanya tulus dapat terlihat dari matanya
"enggak ada yang harus dimaafin" katanya ketus
__ADS_1
"aku beneran nyesel Ra, aku janji gak akan ngilanginnya lagi"
"aku udah pernah denger kata kata itu dulu dan sekarang aku gak mau denger lagi" jawab Keisha sambil menghempaskan tangan Zico
"kasih aku satu kesempatan lagi Ra" ucapan Zico seketika menghentikan langkah kiara
sambil berbalik dan dia berkata "udah co, aku sudah pernah ngasih kesempatan sama kamu tapi apa?"
saat Zico mau bicara tapi Kiara mengacungkan tangannya tanda Zico harus diam dan tidak boleh bicara
"sampai kapan kamu mau jadi cowok yang sok2an jadi playboy, aku tau kamu udah punya pacar eh maksud aku banyak punya pacar, kamu gak kasihan sama semua cewek yang kamu pacaran dan kamu permainkan" kata Kiara dengan suara yang menahan amarah dan air mata.
"kamu tau setiap gadis yang kamu dekat pasti mereka pada mikir kalau aku penyebab mereka bahan pelampiasan kamu saja, kamu jahat" imbuhnya dengan kata penekanan disetiap katanya.
"iya bener kata kamu kalau aku jahat, dan asal kamu tau aku kayak gini karna kamu" jawab Zico yang sontak membuat Kiara kaget dengan jawaban Zico
"3 tahun aku memendam rasa sama kamu dan berharap kamu bisa mengerti perasaan aku tapi apa????" imbuhnya dengan menahan emosinya kepada dirinya sendiri
"kamu gak pernah menganggap aku ada, hingga akhirnya aku cari cara macarin semua cewek2 itu berharap kamu cemburu dan bisa tau isi hati aku" ungkapnya dengan sedikit emosi yang malah membentak kiara.
Kiara yang kaget dengan ungkapan sahabatnya itu hanya diam membisu tak tau harus menjawab apa dia hanya meneteskan air mata karna dia sangat sedih ternyata dia alasan semua perempuan itu disakiti.
sejenak kediamannya akhirnya Kiara pun berbicara.
"bukanya kamu bikin aku simpati sama kamu, malah kamu bikin aku jijik sama sikap kamu ternyata sekarang kamu bukan sahabat yang aku kenal lagi" sembari menyeka air matanya dia menguatkan hatinya untuk bicara ini kepada Zico.
"mulai detik ini aku gak punya sahabat seperti kamu" kata Kiara dengan sepenuh hati dan penekannan disetiap katanya.
__ADS_1
seperti disambar petir Zico hanya bisa diam mendengarkan kata kata Kiara dan hanya bisa melihat Kiara pergi meninggalkannya.