Terjerat pacar kecilku

Terjerat pacar kecilku
kamu tetap fairy ku


__ADS_3

Kiara mengangkat tangannya dan hampir menampar jovan lagi namun tidak jadi karena jovan mengancam kalau sampai Kiara melakukannya lagi pasti jovan akan melakukan hal buruk terhadapnya, dengan jengkel akhirnya Kiara pergi meninggalkan jovan sendiri.


ingin rasanya dia menampar jovan namun ancaman jovan berhasil membuat Kiara jiper karna bagaimana pun hanya mereka berdua yang berada dirumah ini. takutnya kalau jovan nekat melakukan tindakan asusila kepadanya apalagi dia aja berciuman dengan Laura dikolam renang yang ruang terbuka apalagi mereka berada didalam rumah hanya berdua


mengingat itu Kiara jadi takut dan beranjak mengunci pintunya takut kalau jovan nekat menerobos masuk kedalam rumah.


dia mengambil hp dan menghubungi maya namun yang punya hp tidak mengangkat apalagi merespon chat dari dia. dilemparlah hp diatas ranjang yang berukuran king size itu.


Ting....


suara notifikasi pesan masuk di lapotopnya dan dia pun membuka laptop dan membuka email yang masuk dan ternyata itu dari Hero


yang berhasil mengembalikan mood Kiara yang rusak karena jovan.


Hero : Hay fairy ku lagi ngapain?


hanya dengan membaca sapaan dari Hero sudah mampu membuat Kiara tersenyum.


fairy : lagi BeTe sama seorang cowok


Hero : cowok? jangan bilang kalau kamu udah punya cowok?


fairy : bukan ! najis, amit-amit punya cowok kayak gitu


Hero: terus ?


fairy : dia itu sepupu dari teman aku, orangnya tengil banget pokonya dia spesies cowok paling nyebelin didunia ini deh pokoknya


Hero : terus ?


fairy : kok terus, ya pokonya aku anti sama cowok kayak model gitu.


Hero : terus aku?


fairy : kok kamu sih !


Hero : maksud aku, terus aku cowok model gimana? apa aku cowok yang bisa bikin kamu nyaman gak kayak cowok itu?

__ADS_1


fairy : entah kenapa kamu selalu bikin aku nyaman walaupun kita belum sama sekali bertemu bahkan melihat wajah satu sama lain tapi kamu berhasil bikin aku nyaman.


ungkapan Kiara membuat laki-laki itu jadi senyum setelah membacanya.


*Hero : kamu juga bisa bikin aku tenang disaat aku banyak masalah, ngobrol sama kamu bikin aku tenang


fairy : kalau kita ketemu terus buat kamu aku gak cantik, apa kita bisa kayak gini lagi?


Hero : kamu tetap jadi fairy ku, kamu melebihi dari teman wanitaku yang lain*


setelah chatting sama Hero suasana hati Kiara pun menjadi baik dan diapun tertidur diatas meja dengan laptop yang masih menyala.


jovan yang berada didalam kamar pun tersenyum-senyum sambil memegangi bibirnya mengingat kejadian barusan didapur. entah kenapa bibir sibawel itu sudah membiusnya dan menjadi candu yang ingin jovan rasakan lagi dan lagi.


dua jam kemudian...


ketukan pintu membangunkan Kiara, dia pun mengumpulkan nyawa dan berjalan untuk membuka pintu setelah mendengar Maya memanggil namanya.


"udah makan belum kok tidur lagi" kata Maya


"udah tadi ngemil" jawab Kiara


"mendadak gak PGN makan nasi" jawab Kiara dengan nada malas


"itu apa?" tanya Keisha yang melihat banyak barang belanjaan diatas kasur


"oh ya ini buat kamu, itu dari Tante katanya buat kamu" maya menyerahkan dua tas belanja kepada Kiara


"asyiiiikkkkkk dapet jatah juga" kata Kiara dengan girang


"ternyata selera fashion Tante Widya bagus juga yaa, aku suka" lanjut Kiara


"itu tadi yang milih jovin" jawab Maya sambil membuka tas belanjanya


"jovin?" tanya Kiara dengan mengerutkan dahinya.


"iya jovinza adeknya jovan" kata Maya dan Kiara hanya membeo aja.

__ADS_1




"kok selama aku disini gak pernah lihat dia" mendadak Kiara jadi kepo dengan semua yang berkaitan sama jovan si cowok nyebelin yang lancang cium Kiara.


"dia tu kemarin kepuncak sama teman-tamanya tapi barusan berangkat ke malang buat nyari kampus disana" jalas maya


"eh besok ikut ya kebandung" ajak Maya kepada sahabatnya itu


"ngapain kebandung, terus menurut loh kalau aku gak ikut sedangkan kamu pergi kebandung aku disini sama siapa dong?" terocos kiara


"oh iya lupa" jawab Maya sambil tertawa


"emang ke Bandung ada acara apa may?"


"tiap bulan keluarga selalu menyantuni anak yatim dipanti asuhan yang ada di Bandung" jawab Maya dan Kiara hanya manggut-manggut tanda mengerti


"lagian besok ada acara pemotretan dibandung juga" lanjut Maya


Kiara pun manggut-manggut merespon ucapan Maya.


"ya udah yuk turun kebawah makan laper" ajak Maya dan menarik tangan Kiara untuk turun kebawah


saat menuruni tangga ternyata dibawah sudah ada jovan yang duduk di meja makan lagi menikmati waffle yang tadi dibawa Maya dari mall.


mata mereka berdua pun saling mengunci pandangan setelah beberapa menit pun saling pandang akhirnya Kiara pun memutuskan nya dengan menoleh kesembarang arah ternyata dari tadi Maya mengamati gerak gerik keduanya pun jadi senyum-senyum sendiri dan memutuskan untuk nyomblangin mereka berdua.


"udah ganteng aja mau kemana Lo?" sapa Maya kepada jovan


"jalan sama Ega dan reynand" jawab jovan yang tidak sedikitpun memalingkan pandangannya kepada Kiara yang membuat dirinya makin salah tingkah dan tidak jadi duduk malah dia menuju dapur untuk menghampiri bibi yang masih menyiapkan masakan


melihat tingkah Kiara membuat Maya dan jovan tertawa sambil menggelengkan kepala.


"jangan dilihatin terus entar jatuh cinta loh" goda Maya kepada jovan


"ogah, galak gitu" jawab jovan

__ADS_1


"yang bener, bilangnya ogah ntar bucin awas aja" lanjut Maya dan jovan memilih berdiri dan pergi meninggalkan meja makan


__ADS_2