Terjerat pacar kecilku

Terjerat pacar kecilku
persahabatan yang dipertaruhkan


__ADS_3

Gak kerasa sudah seharian mereka berdua jalan dan mereka berdua pun masih diperjalanan menuju rumah Kiara yang jarak tempuh mall kerumah pun lumayan jauh.


Kiara pun tertidur didalam mobil, Zico pun merasa senang bisa melihat Kiara yang tertidur karna kecapekan.


walaupun dengan menyetir mobil namun Zico masih sempat mencuri-curi pandang Kiara yang terlelap seperti bayi.


sejenak Zico pun berhenti di SPBU untuk mengisi bahan bakar dan tak bosannya Zico memandangi wajah cantik kiara, dielusnya pipi mulus Kiara dengan lembut dan waktu jarinya menyentuh bibir tipis Kiara sepertinya ada hasrat untuk membenamkan bibirnya di bibir tipis sahabat yang dicintainya itu tapi ketukan kaca mobil mengagetkannya


"sudah selesai kak" kata petugas SPBU memberitahukan kalau pengisinya sudah selesai.


"iya pak terimakasih" jawab Zico sambil menghidupkan mesin mobilnya.


tak kerasa pun mobil sudah berada didepan rumah Kiara namun Kiara masih di terlelap dan Zico gak enak kalau mau membangunkannya.


gerbang rumah masih tertutup dan rumahnya pun masih gelap menandakan kedua orang tuanya Kiara tidak berada dirumah.



sekitar setengah jam lamanya mereka berada didepan rumah akhirnya Kiara pun terbangun juga.


melihat Kiara bergeliat Zico pun berpura pura memainkan handphone padahal dari tadi Zico hanya memandangi wajah lucu Kiara.

__ADS_1


"hooooaaaammmm" Kiara menguap dan menutup mulutnya sambil mencoba membuka matanya yang masih sangat ngantuk


"loh udah nyampe ya co?" tanya Kiara pada Zico


" iya, udah setengah jam lalu" jawabnya sambil memainkan game dihandphone'nya.


"kok gak bangunin aku sih?"


"gak tega nglihatin kamu pules banget pake ngiler lagi" kata Zico yang godain Kiara


"enak aja" balasnya sambil meninju pelan tangan Zico.


"beneran kok, tu lihat ilernya banyak" kata Zico sambil menunju2 wajah Kiara yang gak ada apa-apanya.


waktu Kiara akan membuka sabuk pengamannya namun sabuk pengamannya macet dan gak bisa dibuka. Zico melirik Kiara yang kesulitan membukanya ingin menahan tawa.


"kamu kenapa??"


"susah, kok tiba tiba macet nih" Kiara yang masih mencoba membuka namun ttp saja gak bisa.


"dasar katrok gitu aja gak bisa" cela Zico kepada Kiara memang mereka berdua sering saling mencela namun hanyalah sebatas bercanda.

__ADS_1


Zico pun membantu untuk membukanya, Zico pun mendekatkan dirinya pada Kiara dan jarak mereka pun hanya sejari telunjuk aja.


mereka berdua pun bertatapan dan saling tenggelam dalam mata mereka satu sama lain.


Zico yang dari tadi mencoba untuk tidak menyentuh bibir Kiara pun akhirnya lepas kontrol dan dia mulai memberanikan diri untuk mencium bibir Kiara.


namun saat bibir Zico akan menempel bibir Kiara, Kiara pun memalingkan wajahnya dan tanpa banyak kata dia keluar dari mobil bergegas untuk masuk dalam rumah.


Zico pun tersentak oleh sikap Kiara dia mencoba untuk mengejar Kiara untuk meminta maaf namun telat karna Kiara sudah masuk kedalam rumah.


Sesampainya dikamar jantung Kiara serasa mau copot. dia mendengar Zico yang memanggil2 namanya diluar gerbang untuk minta maaf namun dia tidak memperdulikannya.


yang ada dia malah sebal kepada Zico karna sikapnya udah merusak persahabatan mereka berdua.


Kiara pun bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan diri dan waktu dia masuk ke kamar ternyata handphone nya berdering terus.


ternyata itu dari Zico dan banyak panggilan tak terjawab darinya.


kiara pun mematikan handphone'nya dan mengambil laptop untuk membuang kepenatannya terhadap sahabatnya itu.


Hero : malam fairy..

__ADS_1


melihat chatting itu seketika senyum dibibir itu jadi merekah.


__ADS_2