
"Setelah Mereka sampai di kafe, mereka mencari-cari tempat duduk yang nyaman dengan pemandangan yang sangat menyejukkan otak, dan mereka pun menemukan tempat duduk yang mereka cari, tak lama kemudian pelayanan cafe datang dan memberikan menu makanan dan minuman favorit cafe ini... "
"Setelah mikir akhirnya mereka pesan makanan kesukaan masing-masing, sambil menunggu pesanan, mereka saling bercanda, ketawa tanpa ada beban lagi,.. tak butuh waktu lama makanan dan minuman yang mereka pesan pun datang,mereka langsung memakannya dengan lahap, setelah tenaga dan otak mereka terkuras ujian tadi pagi membuat mereka kelaparan..."
Tiba-tiba thalia ponsel thalia berbunyi dan dilihatnya tanpa nama.. thalia pun mengangkatnya
"Hallo... assalamualaikum...ucap thalia..
si penelpon diam seribu bahasa...
"Hallo... ini siapa ya .. tanya thalia
si penelepon diam tanpa suara
"Udah matikan aja, orang iseng itu... ucap Lisa
Thalia pun mematikan sambungan telepon itu
"Pacarnya kali tuh.. ucap Dhani cemburu"
__ADS_1
"Apaan sih... nggak lah, aku nggak punya pacar kog..jawab thalia"
"Alhamdulillah... ucap.dhani"
"Cie cie cie dhani cemburu, tembak dong Dhan.. kan ujian udah selesai..ucap teman-teman"
Lagi-lagi ponsel thalia berbunyi, masih dengan nomor yang sama..
Tak lama kemudian ponsel thalia berbunyi kembali dilihatnya masih juga nomor yang sama, lagi-lagi thalia tidak mengangkatnya...
Ponsel thalia pun terus berbunyi, dan akhirnya thalia mensilencenya, biar teman-temannya nggak terganggu dengan suara ponselnya...
Oya put aku boleh tanya nggak.. tanya thalia pada putri...
Boleh, kamu mau tanya apa thalia.. jawab putri...
"Sebenar Kamu ada masalah apa sih dengan Dhira, kog segitu bencinya kamu sama dia.. tanya thalia...
Jadi selesai ujian tadi kamu bertengkar dengan Dhira put... tiba-tiba Lisa ikut nimbrung...
__ADS_1
Iya, ntah kenapa tiap kali lihat wajahnya aku selalu ingat cerita bunda ku di masa lalu, nenek dan ibu Dhira selalu ngehina nenek dan bunda ku...
Emang rumah mu berdekatan dengan Dhira, tanya thalia lagi..
Iya, rumahnya digang depan, sedangkan aku di gang belakang, kami masih ada hubungan-hubungan gitu lah, karena neneknya merasa kaya, orang yang ditakutin, makanya dia semena-mena ngehina orang.. pada dasarnya neneknya nggak kaya juga, hidup mereka selalu dapat bantuan dari sana sini, orang kasihan sama dia, bukannya sadar diri ee malah cari ribut terus tu neneknya... jawab putri..
"Pandangan Dhani selalu kepada thalia, membuat thalia resah... dalam hati thalia juga udah mulai suka dengan Dhani, sifatnya yang baik, ramah, perhatian, tapi dia masih ingat pesan ortunya..."
"Udah jangan dilihat terus, ntar habis, kalau naksir ungkapin langsung... tiba-tiba Niko ngagetin Dhani... dan yang lainnya tersenyum.
" Tanpa mereka sadari matahari sudah mulai tenggelam, thalia sudah mulai cemas, karena lupa pesan mamanya, jangan pulang malam.."
"Yuk teman-teman kita pulang, udah mulai gelap.. ucapa thalia.."
"Yuuk lah, thalia dah mulai resah tuh.. ucap Dhani tersenyum..
Thalia kapan-kapan kita boleh main kerumah kamu lagi nggak.. ucap putri...
"Dengan senang hati.., tapi kabari aku dulu ya, kalau kalian mau kerumah.. ucap thalia sambil berjalan menuju parkiran..
__ADS_1
"Akhirnya mereka pulang, thalia yang di antar Dhani mulai resah, fikiranny ntah kemana-mana, mau kasih alasan apa sama ortunya sampai rumah nanti..