
Aku sangat menyesal kenal dengan kamu, mulai saat ini anggap saja kita tidak pernah kenal, jangan pernah kamu neror aku lagi, seandainya itu terjadi aku akan melaporkan mu kepihak sekolah... ucap thalia kesal lalu pergi...
"Kamu pasti udah tau alasan aku melakukan hal ini... ucap Dhira tiba-tiba, membuat thalia menghentikan langkah kakinya dan berbalik.."
"Ya... tidak lain adalah cowok, cowok itu adalah Dhani, tapi sayangnya Dhani tidak tertarik sama cewek murahan dan munafik seperti dirimu, jangankan buat naksir ngelirik kamu aja nggak" ucap thalia marah.."
"Itu yang pertama. Dhani lebih memilih kamu dibandingkan aku, tapi itu tidak masalah, lebih dari Dhani bisa aku dapatin toh dunia ini luas dan cowok bukan Dhani Sorang. Yang kedua mama mu telah mempermalukan keluarga ku dengan mengatakan ke semua orang bahwa aku anak haram..ucap Dhira marah"
"O ya... nggak usah terlalu berharap dan bermimpi ketinggian, nanti jatuh sakit..
Emang kenyataan kamu anak haram, jika ibumu wanita baik-baik, nggak kan ada anak diluar nikah. Sebenarnya aku bukan tipe orang suka ngurusin masalah orang, apalagi masalah masa lalu orang tua yang saat itu kita masih kecil belum tau apa-apa, tapi karena kamu sudah mengganggu hidupku, maka aku kasih tau sepenggal cerita tentang siapa ibumu yang sebenarnya. Ibumu wanita yang susah dapatin cowok, berhayal terlalu tinggi seperti dirimu, dulu tiap kali ibumu pacaran nggak bertahan lama lantaran ibumu selalu ngajak tu cowok nikah, nggak masuk akal bukan pacaran baru beberapa hari langsung nikah. lalu ibu dan ayahmu dijodohkan oleh temannya, sama seperti pacar ibumu yg sebelumnya ngajak laki-laki nikahi. Saat itu keluarga ayahmu menolak dengan murahannya ibumu terjadilah hubungan diluar nikah yang menghasil dirimu.
"Jaga mulutmu, jangan sekali-kali kamu bilang ibuku murahan...ucap Dhira marah dengar cerita Thalia.."
"Kalau kamu nggak percaya dengan cerita ku bisa kamu tanya langsung kepada orang tuamu...ucap thalia"
Seharusnya kamu sadar siapa dirimu dan keluargamu, apalagi nenek mu yang merasa hebat, iri dengan kebahagiaan orang lain. kalau nggak mau disakiti jangan sakiti orang...ucap Thalia tersenyum ngejek lalu pergi meninggalkan Dhira.
__ADS_1
Diparkiran thalia melihat Dhani dan yang lainnya sedang menunggu dirinya dan Thalia pun langsung menyusul mereka...
"Kenapa sih lama amat...tanya Lisa"
"Anak haram bikin masalah lagi...tanya putri"
Thalia hanya tersenyum mendengar pertanyaan teman-temannya lalu mengajak temannya buat pulang.
Sepanjang perjalanan pulang thalia hanya diam..
"Kamu kenapa yang...tanya Dhani"
"Hei yang, ada apa, cerita apa dia sama kamu... tanya Dhani"
"Nggak aku nggak kenapa-kenapa, nanti aja kita bahas.. jawab thalia"
"Jangan bikin kami penasaran dong thalia, cerita apa sih Dhira sama kamu...tanya putri"
__ADS_1
"Kapan-kapan kita bahas ya...jawab Thalia tersenyum"
Akhirnya mereka sampai dirumah thalia,
"Duluan ya semuanya, terima kasih yang.. ucap thalia lalu turun
"Ya udah, aku pulang ya salam sama camer, Assalamualaikum...ucap Dhani"
"Wa'alaikum salam..jawab thalia lalu masuk"
Saat mau ngetuk pintu, tiba-tiba ponsel thalia berbunyi lalu thalia mengangkatnya...
\=\=\=\=\=\=\=
Jangan lupa like, comment dan vote ya teman-teman semua, biar author lebih semangat lagi buat nulis kelanjutan ceritanya...
maaf ya teman-teman semua novelnya masih jauh dari kata sempurna...
__ADS_1
🙏🙏🙏🙏🙏