
"Siapa...tanya Dhani"
"Siapa lagi kalau bukan si Dhira anak haram... jawab putri"
"Masih kesal aja mu put, santai sajalah toh kita Nggak terlalu dekat ma tu orang... ucap Lisa dan Niko"
"Gimana aku mau santai, lihat dia aja langsung teringat cerita bunda, gimana ibu dan neneknya ngatain ibu dan nenek ku dimasa lalu..cerita putri"
"Dia tinggal dimana, kog bisa kenal dengan keluarga kamu... tanya Dhani"
"Dekat rumah juga, tapi lebih dekatnya rumah omnya Thalia... jawab putri"
"Maksud kamu rumah om Devan thalia.." tanya Dhani lagi kaget
"Iya yang rumahnya berdekatan dengan rumah om Devan...tanya Dhani pada Thalia"
"Iya...jawab thalia"
"Tuh benarkan, thalia aja baru tahu, kan dia besar di kota P, parahnya mama Thalia juga dimusuhinya sama keluarga gila tuh..jawab putri kesal membahas tentang dhira"
Sesaat dhani diam mendengarkan cerita putri, dia nggak ingin ikut campur dalam masalah intens keluarga dimasa lalu...
__ADS_1
Jam istirahat pun selesai dengan adanya suara bunyi bel, semua murid-murid masuk kelas masing-masing, begitu juga dengan Dhani dan gengnya, Dhira melihat Dhani memegang tangan thalia menjadi curiga dan bertanya-tanya dalam hati, apakah dia pacaran, tapi mana mungkin dhani mau sama dia secara dia nggak ada apa-apa nya dibandingkan aku...
Dhira dan keluarga nya merasa lebih sempurna dari orang lain, itu terjadi sudah sejak dulu kala saat sifat neneknya..
Waktu berjalan begitu cepat, bel pulang pun berbunyi, Dhani, thalia dan gengnya langsung keluar setelah guru mereka keluar...
Saat dhani, thalia dan gengnya nyampe di pintu, tiba-tiba Dhira memanggil Dhani, walaupun masih ada keraguan dihatinya, semua teman-teman Dhani termasuk thalia pun kaget..
"Adapa...?? tanya Dhani dingin"
"Aku mau ngomong sama kamu, bisa kita ngomong berdua aja... ucap Dhira dengan yakin"
"Kalau berdua aja sorry nggak bisa, yang lain tunggu aku di mobil, kecuali kamu yang tetap disini, aku nggak mau ada salah paham di antara kita nantinya.. ucap Dhani"
Teman yang lain sudah pergi menuju mobil Dhani, sementara Dhani Thalia dan Dhira masih dikelas...
"Mau ngomong apa...? tanya Dhani dingin"
"A---ku, aku suka dan cinta padamu Dhani, sejak pertama kali aku melihat dirimu..." ucap Dhira dengan lantang
Thalia yang mendengar ucapan Dhira, langsung kaget dan tak menyangka Dhira bisa ngomong seperti itu, seperti tak punya harga diri.
__ADS_1
Dhani hanya melihat Dhira dengan tatapan yang sangat menjijikan dan memegang tangan thalia buat keluar meninggalkan Dhira dikelas sendirian...
"Gila, parah, itu orang atau apa yaa pede amat... celoteh Dhani kesal"
"Kenapa kamu tidak menjawab pertanyaan Dhira... tanya thalia"
"Buang-buang waktu aja menjawab pertanyaan yang nggak penting dan berbobot seperti itu, sumpah deh parah tu orang... Dhani kesal sepanjang jalan menuju parkir mobilnya"
"Kenapa muka jelek mu itu terlihat semakin jelek...goda putri"
"Ada apa Dhira manggil Dhani thalia..." tanya putri
"Dhira ngungkapin isi hatinya pada Dhani..." jawab thalia
Sontak semua teman-temannya tertawa mendengar ucapan Thalia...
"Sungguh tak disangka dalam diam kau mencintaiku... goda teman-teman gengnya"
"Udah ah pulang yuk, sakit otak tu anak, yang kamu aku antar pulang ya.." kata Dhani pada thalia
Thalia nganggung dan tersenyum...
__ADS_1
\=\=\=\=\=\=\=
Jangan lupa like comment dan vote ya teman-teman semua 🙏🙏🙏🙏