
Dhira Tante, ibunya masih hidup, yang meninggal neneknya, sifat neneknya turun ke ibu Dhira tu Tante, sekarang ibunya yang suka ribut dengan orang dekat rumah putri, orang-orang tu nggak ambil pusing lah Tante, di Anggap orang stress..jawab putri
"Siapa ma... tanya papa dan thalia kompak.."
"Itu pa si Nurlela depan rumah kak devan, yang dulu mama ribut sama dia, suka cari masalah, setelah mama ribut kan kita pindah ke kota P, malah dibilang takut, ini itu langsung pindah dari kota ini, padahal kita pindah karena papa pindah kerja, merasa gimana lah dia saat itu... kata mama kesal"
"Oo... kirain papa siapa, sampai kapan pun dia nggak bakal berubah ma, sifat dengki tu susah buat dihilangin, nggak udah diladeni lah ma,cuekin aja.. ucap papa"
"Putri turun disini aja Tante om.." kata putri
"Lho kog turun disini putri kenapa nggak lewat dekat rumah Tante aja.. kata mama thalia"
"Nggak lah Tante nanti dikira in pula yang nggak-nggak.. jawab putri.."
"Oo ya udah.."
"Aku duluan ya thalia, terimakasih om Tante thalia.."
"Iya sama-sama..jawab papa thalia
__ADS_1
Akhirnya mereka sampai di kediaman kak devan...mereka semua turun dan mengetuk pintu, tak lama terdengar suara dari dalam rumah..
"Angelica, Arif, thalia, ayo masuk
kenapa baru sekarang datang... ucap istri om Devan"
"Iya kak, hiks lagi malas keluar.. ucap mama thalia"
Dhira keluar rumah untuk menjemur pakaian pelanggan ibunya tanpa sengaja melihat ke arah mobil yang parkir di depan rumah om devan,
"Sepertinya aku kenal dengan mobil itu, mobil siapa ya gumam dhira dalam hati sambil mengingat"
"Oo.. iya iya mobil mama thalia toh, itu kan thalia gumam dhira dalam hati, jadi thalia itu keponakan om Devan, berarti mama thalia tu adik om Devan dong.."
Setelah mengambil barang bawaan yang tertinggal dimobil thalia langsung masuk kedalam rumah, sedangkan dhira berlari masuk kedalam rumahnya, dan menarik tangan suci masuk ke dalam kamarnya...
"Adapa kak.. tanya suci heran"
"Itu dek diluar ada thalia teman sekolah kakak yang kakak ceritain sama kamu waktu itu... ucap dhira"
__ADS_1
"Sucipun jadi penasaran dan melihat keluar tidak ada siapa-siapa, katanya ada teman kakak, mana sih... gumam suci dalam hati lalu masuk ke dalam kamar kakaknya lagi..."
"Mana kak, nggak ada orang diluar, yang ada cuma mobil tamu Dirumah om Devan... kata suci"
"Nah itu dek mobil tu mobil thalia, sekarang ada thalia Dirumah om Devan.. ucap Dhira"
"Aku jadi penasaran kakak secantik apa sih kak thalia itu sampai-sampai kakak kalah saingan buat dapatin kak dhani... ucap suci tersenyum"
Dirumah yang berbeda mama thalia lagi asyik ngobrol ini itu dengan kakak iparnya, melepaskan rindu, sementara papa thalia asyik pula ngobrol dengan om devan..
Tiba-tiba ponsel thalia berbunyi, dan thalia langsung keluar karena tidak ingin mengganggu orang seisi rumah.
"Assalamualaikum... ucap thalia
"Walaikum salam, kamu lagi dimana kog rame sekali... ucap Dhani"
"Ini aku lagi ditempat om aku, ada apa.. tanya thalia.."
"Nggak ada apa-apa, kangen aja ma gadis cantik, oo ya aku mau ngajak kamu keluar, kamu bisa... ucap Dhani dengan penuh berharap.."
__ADS_1