
"Pagi ini aku harus semangat dan melupakan semua kejadian yang terjadi kemarin... gumam thalia dalam hati sambil berlari kecil menuju meja makan..."
"Pagi papa... pagi mama... ucap thalia gembira"
Kedua orang tuanya heran lihat tingkah thalia pagi ini
"Pagi nak... ucap papa mama kompak.."
"Ayo sarapan, nanti telat... ucap papa thalia"
"Thalia di antar mama ya pa sekolahnya... ucap thalia tiba-tiba...."
"Kenapa nggak bareng papa...tanya papa"
"Nggak kenapa-kenapa, pengen sama mama aja, Oya papa thalia boleh nggak belajar bawa mobil...tanya thalia"
"Belum bisa lagi, umurnya belum cukup..." ucap papa thalia"
"Ya udah kalau thalia di anter mama, papa pergi duluan ya... ucap papa"
__ADS_1
Thalia mencium punggung tangan papa, sementara mama mengantar papa kedepan pintu, sampainya di depan pintu papa mencium kening dan bibir istrinya sedangkan mama mencium punggung tangan suaminya..
Tak lama kemudian Thalia selesai makan, dan bersiap-siap untuk pergi sekolah di antar mamanya, setelah semuanya selesai thalia dan mamanya langsung pergi menuju sekolah thalia, tak butuh waktu lama mereka sampai disekolah thalia...
"Terima kasih ma... ucap thalia sembari mencium tangan dan pipi mamanya"
"Sama-sama sayang, sekolah yang rajin ya... Oya nanti pulangnya bagaimana, mama jemput atau gimana... tanya mama thalia"
"Nanti thalia telpon mama ya... ucap thalia melambaikan tangan lalu masuk kedalam gerbang sekolah..."
Bel tanda masuk berbunyi semua siswa-siswi masuk ke kelas masing-masing...
Thalia yang duduk disamping Dhani diam tanpa kata karena lagi memperhatikan guru menjelaskan pelajaran, berbeda dengan Dhani yang memperhatikan guru,tapi fikiranny kacau karena merasa bersalah dengan kejadian waktu itu...
Thalia melihat Dhani, menganggukan kepala
Waktu belajar mengajar terus berjalan dengan tertib... tiba-tiba bel istirahat berbunyi, semua siswa-siswi keluar kecuali thalia, Dhani dan gengnya, melihat Dhani dan thalia teman gengnya paham lalu mereka semua keluar meninggalkan Dhani dan thalia buat meluruskan masalah antara Dhani thalia dan dhira...
"Kamu marah sama aku, jujur aku nggak bisa lihat kamu seperti ini... ucap Dhani memulai percakapan..."
__ADS_1
"Nggak, apa alasan aku buat marah toh kita hanya teman nggak lebih..." ucap thalia"
"Kamu tau kan aku sayang dan cinta sama kamu, aku nggak tau masalah Dhira suka dengan aku, itu nggak penting yang lebih penting itu kamu yang suka sama aku... kata dhani"
"Semua orang berhak suka dengan siapapun termasuk dhira, lagian aku juga nggak masalah seandainya kalian berdua bisa jadian... ucap thalia"
"Kenapa kamu ngomong seperti itu, apa kamu tidak ada rasa sayang sedikit pun untuk aku... ucap Dhani"
"Hem, kamu kan tau jawabannya apa... ucap thalia malu..."
"Ntar pulang sekolah kita bareng ya, biar aku yang nganter kamu pulang... ucap Dhani"
Thalia mengangguk sebagai jawaban
Tak lama kemudian bel tanda jam istirahat selesai pun berbunyi, semua murid-murid masuk kelas...
Dhani dan thalia tidak sempat keluar buat makan, dibawakan makanan oleh teman-temannya, sebelum guru masuk mereka makan roti sebagai pengganjal perut...
Keluarkan kertas kalian, hari ini kita quis... ucap guru kelas..
__ADS_1
Semua murid-murid dikelas kaget karena tidak ada persiapan, mau tak mau harus ngikut. semua murid-murid dikelas mulai mendengarkan perkataan guru...
Hari ini Dhira sengaja izin sekolah karena peristiwa kemaren, dia belum sanggup buat ketemu dengan teman-teman yang lain, apalagi Dhani...