
Iya biar kami saja yang jaga Dhani, kalian nggak usah carmuk dong...goda Yudi tertawa
Apaan sih yud, nggak bercanda kali...ucap Lisa
Kalian tenang saja biar kami yang ngurus, lagian Dirumah Dhani banyak pembantu yang bakal ngurus dia, sudah biasa sendiri, tuh thalia kapan nikah...ucap Niko tersenyum
Astaghfirullah, baru juga selesai ujian ntah lulus ntah nggak sudah kebayang nikah, ditunggu undangan ya Niko...goda Thalia balik
Ampun...ampun... ngomong sama Mak Mak ini, kita ngomong ini, jawab itu...ucap Niko mukul jidatnya pelan
Cepat lah masuk, kita pulang biar Dhani bisa istirahat...ucap Yudi yang sudah berada didepan motor lisa...
Biar cepat nyampe rumah, Dhani bisa istirahat, kami pulang pake motor saja, Thalia saja yang di antar pulang...ucap putri
Kenapa, sama-sama saja lah kita seperti tadi, aku nggak apa-apa kog...ucap Dhani
Nggak apa-apa, kasihan juga Yudi repot-repot, kita saja pakai motor...ucap Lisa
Ya sudah nggak apa-apa kalian pulang berdua pakai motor...tanya Niko
Insyaallah, ya sudah kami duluan ya...ucap Lisa
Hati-hati dijalan, kenapa-kenapa kabari kita...ucap Dhani dan Thalia
__ADS_1
Setelah Lisa dan putri pergi, mereka semua masuk kedalam mobil Dhani, lalu Niko melajukan mobil Dhani kecepatan sedang, cukup lama dalam perjalanan akhirnya mereka semua sampai dirumah Thalia...
Kamu nggak usah turun, nanti biar aku kasih tau mama...ucap Thalia
Nggak apa-apa....tanya Dhani
Nggak apa-apa, kalian hati-hati dijalan ya...jawab Thalia
Siap nyonya Dhani...goda Niko
Kamu lagi, sudah jalan sana...ucap Thalia
Mereka tersenyum lalu pergi meninggalkan rumah Thalia, nggak terlalu dalam perjalanan karena jalan sepi mereka sampai dirumah Dhani dan mereka turun....
Baik tuan, tuan nggak apa-apa...tanya penjaga
Saya nggak apa-apa...jawab Dhani lalu membawa teman-temannya masuk kedalam
Tuan sudah pulang...tanya bibi yang sudah sembuh
Iya, bi tolong siapkan air kompres, tangan saya sakit...ucap Dhani
Tuan kenapa...tanya bibi cemas
__ADS_1
Saya nggak apa-apa, siapin tolong bawa kekamar saya bi...jawab Dhani lalu pergi ke kamar bersama Niko dan Yudi
Mereka semua sampai dikamar Dhani, lalu mereka semua rebahan dikasur bercerita sambil melihat langit-langit kamar Dhani...
Permisi tuan...ucap bibi dari luar
Lalu Niko membuka dan mengambil air kompres yang diminta Dhani, tetapi bibi nggak mau ngasih karena bibi ingin mengompres langsung tangan Dhani, memastikan baik-baik saja...
Kenapa bibi nggak mau...tanya Niko
Maaf tuan, biar saya saja yang kompres tangan tuan Dhani,...jawab bibi
Iya...iya... masuk Bi...ucap Dhani dari kasur
lalu bibi masuk dan mengompres tangan Dhani, dengan cekatan bibi mengompres tangan Dhani...
\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Ditempat yang berbeda, Dhira yang lagi Beristirahat dikasur, selalu berharap ada keajaiban, laki-laki yang nggak bertanggungjawab itu datang kerumah untuk minta maaf dan mau bertanggung jawab atas perbuatannya...
Perut yang semakin hari semakin membesar, gerakan-gerakan dari dalam perut membuat Dhira berhayal menjadi seorang istri yang hamil dijaga suaminya...
Sebentar lagi kita ketemu ya, apa kamu dan aku sanggup melewati ini semua kelak...gumam Dhira sambil mengelus perutnya
__ADS_1