
"Cerahnya cuaca pagi ini, langit dan awan putih begitu indahnya... gumam thalia dalam hati sembari memandang keluar jendela kamarnya..."
Thalia berlari kecil keluar menuju meja makan, yang telah dipersiapkan oleh mama yang cekau dalam...
"Ayo sarapan, panggil papa... ucap mama kepada thalia"
Papa pun keluar tanpa teriakan thalia...
"Baru aja thalia mau teriakin papa, ee papa langsung nongol... goda thalia tersenyum..."
"Oo iya dong, aroma masakan mama sampai ke kamar, pas baunya langsung perut papa kriuk-kriuk, demo. Tapi sepertinya ada aroma happy gitu ya ma... goda papa tersenyum.."
Udah-udah makan gih, ntar telat... ucap mama
Mereka pun langsung makan, tak butuh waktu lama sarapan pun selesai, thalia langsung mencium pipi dan tangan mama lalu berlari kecil ke mobil, sementara papa mencium kening dan bibir mama...
"Papa berangkat ma, I LOVE YOU
__ADS_1
Assalamualaikum
"I LOVE YOU TO
Walaikum salam, hati-hati pa... ucap mama"
Dalam perjalanan thalia dan papa diam, ntah mikirin apa, tak ada cerita yan dibahas...
Akhirnya sampai di sekolah thalia..
"Thalia turun ya pa, papa hati-hati dijalan... ucap thalia.."
"Iya pa, ucap thalia, lalu papa pun pergi dan thalia masuk ke gerbang sekolah, tanpa disadarinya Dhani dan teman-temannya berjalan di belakang thalia...
"Hem..Hem.. goda Dhani.."
"Thalia pun menoleh ke belakang, eh kamu.. dan mereka pun berjalan sejajar berdua, sementara teman dhani udah duluan masuk..
__ADS_1
Sekarang mereka udah duduk dikelas yang baru, mereka bukan anak kelas I lagi, mereka kembali dipersatukan di kelas II, semua siswa-siswi bergembira, saling berbagi pengalaman saat libur kemarin...
Dhira sudah duduk di kelas dengan teman yang lain dalam arti menggantikan posisi thalia dengan teman yang lain saat kelas I dulu, karena kesal. sementara itu thalia bingung duduk dengan siapa, kog Dhira jadi jahat gitu ya sekarang, teganya dia menggantikan posisi duduk ku, padahal dia teman pertama ku saat bergabung disekolah ini, gumam thalia dalam hati...
Dhani yang melihat thalia kecewa, tiba-tiba menarik tangan thalia lalu mengajak duduk disampingnya...
"Cewek cantik nggak boleh sedih di pagi hari, ntar cantiknya hilang, kamu duduk sama aku, maaf ya aku udah lancang mengang tanganmu... ucap dhani."
Dhira yang melihat kejadian itu menjadi semakin kesal kepada thalia, aku benci dengan mu thalia, seharusnya aku yang duduk di samping dhani bukan kamu, kamu sama dengan mama mu, suka bikin orang sakit hati... gumam Dhira dalam hati
"Apa-apaan ini pacaran dikelas, duduk berdua, bikin panas hati orang aja di pagi hari.. tiba-tiba putri masuk kelas lalu menggoda dhani.."
Putri dan yang lainnya tau kalau Dhira suka pada Dhani, karena sifat Dhani yang dingin dan cuek dhira jadi tidak berani mendekatinya, berbeda dengan Thalia yang kebingungan mendengar kata-kata Putri...
"Udah nggak usah di dengarin, biasalah suka iri lihat orang bahagia... ucap Dhani tersenyum..."
"Ngiri lihat kebahagiaan orang??? oh no no no bukan tipe aku iri dan dengki dengan kebahagiaan orang lain apalagi itu sahabat sendiri, justru aku bahagia jika sahabat ku itu bahagia, aku bukan musuh dalam selimut..." ucap putri.."
__ADS_1
Bel masuk berbunyi, semua siswa-siswi duduk ditempat masing-masing sambil menunggu guru datang, tak lama kemudian guru datang...