
Dhira yang tadinya hanya rebahan sebentar jadi ketiduran, melihat kakaknya tidur suci pun keluar dari kamar Dhira
"Kakak udah pulang nak... tanya ibu pada suci"
"Udah Bu, kakak dikamar tidur, tadi kakak cerita dia dipermalukan sama putri disekolah dan teman-teman kakak yang lainnya udah tau kalau kakak anak diluar nikah buk, kakak malu sekolah...cerita suci"
Ibu yang mendengar itu antara marah dan sedih, gara-gara dirinya dimasa dulu anak-anaknya yang menanggung malu sekarang. bunda apa yang harus aku perbuat, anak-anakku sekarang dipermalukan orang, dulu saat bunda masih hidup, ada masalah dikit bunda langsung jadi orang terdepan buat aku dan keluargaku, sekarang aku sendirian... gumam ibu dhira dalam hati.
"Kalian jangan seperti ibu dan ayah yang hanya pendidikan sampai SMP, anak ibu harus sukses mengalahkan anak Angelica, pesan terakhir nenek kalian, cucu-cucunya harus sukses melebihi kesuksesan anak Angelica, kita bukan orang susah...ucap ibu"
"Kog ibu hanya sampai SMP, bukannya nikah ibu dan ayah lama... tanya suci"
"Karena kami susah dulu nak, ibu jualan ini itu, bahkan ibu sudah tidak sanggup lagi, makanya ibu pengen cepat-cepat nikah biar hidup senang, berbeda dengan Angelica pendidikan sampai sarjana, hidup bahagia sebelum dan sesudah nikah pun hidupnya lebih bahagia..." ucap ibu
__ADS_1
"Ternyata walaupun udah nikah ibu tetap bekerja bantu ayah cari uang, hidup dibantu dari sana sini... gumam suci dalam hati"
Tak lama kemudian Dhira bangun dan melihat ibu dan adiknya lagi cerita, ntah cerita apa...
"Udah bangun nak, ayo duduk sini... ucap ibu"
"Bu Dhira nggak mau sekolah lagi, Dhira malu sama teman-teman semua.. ucap Dhira"
"Nggak kamu harus sekolah, jangan gara-gara masalah itu jadi nggak mau sekolah, ibu nggak suka mau jadi apa kamu, lihat tu anak si Angelica, pintar, dapat cowok tajir..." ucap ibu
"Ibu egois, coba ibu di posisi Dhira dihina dibilang anak haram, anak tukang cuci, Dhira benci ibu..." ucap dhira menangis lalu pergi ke kamar
\=\=\=\=\=\=\=\=\=
__ADS_1
Akhirnya putri dan thalia sampai di mall, mereka langsung menuju restoran yang masakan Jepang...
"Aku mau minta maaf sama kamu thalia, gara-gara aku kamu jadi dibawa-bawa Dhira...ucap putri"
"Nggak apa-apa putri, tadi tu aku niatnya mau ngajak Dhira pulang bareng, malah dia langsung emosi kemana-mana...ucap thalia"
"Kamu marah juga sama Dhani..ucap putri"
"Nah itu dia yang dibahas Dhira tadi, katanya sejak aku pindah disekolah ini cowok-cowok disekolah pada lirik aku, termasuk dhani, padahal aku dan Dhani hanya berteman sama dengan cowok-cowok yang lainnya, ya walaupun Dhani sering ngungkapin isi hatinya tapi aku belum boleh sama ortu.... ucap thalia"
"Seandainya dibolehin sama ortumu apa kamu terima cinta Dhani... tanya putri tersenyum"
"Nggak tau juga sih... jawab thalia malu..."
__ADS_1
"Kayaknya Dhira naksir Dhani deh put...ucap thalia mengalihkan pembicaraan"
"Emang iya, sejak awal sekolah aku udah tau kalau Dhira naksir Dhani, dulu awal masuk sekolah Dhani tu super dingin, cuek sama cewek bahkan sama guru-guru pun, nggak ada yang berani dekatin dia, saat kamu masuk kesekolah, ntah setan apa yang merasuki dirinya, tiba-tiba aja dia menggoda mu, kamu cewek pertama yang digodanya,... cerita putri"