
Mereka pun sampai di rumah bidan tempat Dhira sering kontrol kehamilannya, setelah diperiksa bidan, ternyata Dhira dirujuk kerumah sakit karena kondisinya dan janin lemah...
Buk kondisi pasien terlalu lemah, saya kasih rujukan kerumah sakit ya...ucap bidan
Kenapa buk, ada apa dengan anak dan cucu saya....tanya Nurlela
Kondisi pasien terlalu lemah begitu juga dengan janin yang ada di rahimnya, saya nggak mau ngambil resiko jadi pasien saya rujuk kerumah sakit biar dapat pertolongan intensif...ucap bidan
Ya sudah nggak apa-apa buk...ucap Nurlela
Lalu Nurlela dan suaminya pergi kerumah sakit bersama ambulance dari bidan tadi, sementara suci dan keluarga yang lain mengikuti mobil ambulance dari belakang, nggak terlalu lama diperjalanan, akhirnya mereka sampai dirumah sakit sesuai dengan rujukan bidan....
Dhira langsung ditangani oleh perawat dan tenaga medis lainnya yang ada Dirumah sakit, Dhira langsung dibawa keruang bersalin sambil menunggu keputusan dokter....
Kondisi Dhira sekarang sudah mulai membaik setelah dipasang infus oleh perawat, dokter yang ditunggu belum juga menampakkan batang hidungnya dikarenakan banyak pasien yang saat itu operasi melahirkan....
Gimana ini ayah, dokternya belum datang-datang juga...tanya ibu Dhira
__ADS_1
Sabar, kan tadi ibu dengar kalau dokternya lagi sibuk operasi pasien yang lain...jawab ayah
Iya, tapi anak kita dan bayinya nanti kenapa-kenapa...ucap ibu Dhira kesal
Suster kenapa dokter nya belum datang-datang juga, nanti anak dan cucu saya kenapa-kenapa...ucap Nurlela
Buk dokter lagi ada operasi Caesar, jadi tunggu sebentar lagi selesai, kondisi anak dan cucu ibu nggak apa-apa...ucap suster
Nurlela pun kembali ke kamar Dhira sambil melihat kondisi Dhira. Dokter pun masuk keruang bersalin dimana Dhira sedang menahan sakit melahirkan....
Sore buk, gimana kondisinya, apa sudah siap...tanya dokter pada Dhira
Ibu Dhira pun dipersilahkan keluar, saat itu yang ada diruang bersalin hanya ada dokter dan suster yang akan membantu proses melahirkan...
Suster coba panggil suaminya, biar ditemani ibunya...ucap dokter
Suami dari buk Dhira...ucap suster menemui keluarga Dhira
__ADS_1
Kenapa sus, suaminya lagi diluar kota...ucap ibu Dhira
Ooh gitu, kirain saya ada suaminya biar bisa nemani ibuk didalam...ucap suster
Saya saja gimana sus...tanya ibu Dhira
Boleh buk, mari masuk...ucap suster masuk disusul dengan ibu Dhira
Saat di dalam kondisi Dhira semakin lemas, ibunya pun berusaha selalu menghibur Dhira dalam proses bersalin...
Malam pun semakin larut, Dhira yang masih berjuang melahirkan bayinya secara normal belum juga bisa dikarenakan kondisinya yang sangat lemah...
Dokter pun meminta persetujuan dari pihak keluarga untuk melahirkan secara Caesar, tanpa berpikir panjang keluarga Dhira menyetujui Dhira melahirkan secara Caesar...
Nurlela kembali berkumpul bersama anak dan suaminya serambi menunggu Dhira yang masih didalam ruangan operasi....
Cukup lama menunggu akhirnya cucu pertama Nurlela lahir dengan selamat begitu juga dengan kondisi Dhira yang masih lemah...
__ADS_1
Antar bahagia dan sedih keluarga Dhira saat ini, disaat suster melihatkan bayi Dhira sekaligus cucu pertama di keluarganya.
Nggak tau harus bahagia melihat bayi ini, seharusnya aku dan keluarga bahagia saat ini memiliki seorang cucu, tapi bukan seperti ini caranya, lahir tanpa seorang bapak...gumam Nurlela sambil memandangi cucu pertamanya.