
All loe yang sabar ya,
loe harus yakin & percaya kalo Tuhan lebih sayang lagi sama mereka,
Allia pun hanya diam seakan menyimpan sejuta sesal, duka & juga kesedihan.
namun tiba-tiba.
tok,,, tok,,, tok,,,
permisi
iya sebentar,
Dewi pun bergegas membuka pintu,
seraya berkata,
entar ya All gue buka pintu dulu,
"ada apa ya pak??,,,
apa ini kediaman almarhum bapak Zefino Fedli & ibu Anastasia
iya benar, ada apa ya pak,
oh apakah saya boleh bertemu dengan putrinya,
sebentar ya pak saya tanyakan dulu,
baiklah kalau begitu,
silahkan.
dewi pun masuk dengan terburu-buru,
All ada yang nyariin loe tu,
siapa??
gak tau juga!
__ADS_1
Hmm
ada apa ya bapak mencari saya?
Emm perkenalkan nama saya Jhoni siregar,
saya pengecara utusan dari yayasan XXX, & sengaja datang ke sini untuk bertemu Nona selaku putri dari bapak Zefino Fedli & ibu Anastasia menyerahkan langsung berkas-berkas ini,
mohon di baca terlebih dahulu jika sudah paham silahkan Nona tanda 📝 tangan di sini..
coba saya lihat dulu pak,
silahkan Nona,
Allia pun mengambil surat-surat tersebut & membacanya dengan penuh teliti,
maap pak apa ini tidak salah, ini sama saja menekan kami sedangkan yang menjadi korban adalah kedua orang tua saya,
lalu kenapa kami tidak bisa menuntut,
ini benar-benar tidak adil, jangan anda kira mentang-mentang anda punya uang lalu anda dengan mudahnya mengatur kami.
tidak, saya akan cari tau sendiri orang yang telah melenyapkan kedua orang tua saya.
sebaiknya anda urungkan niat anda Nona karna semua hanya akan sia-sia,
lawan anda tidak sepadan.
kemanapun anda mencarinya, anda tidak akan pernah bisa menemukannya.
baiklah bawa surat-surat kalian & jangan pernah kembali lagi.
Allia pun dengan penuh Emosi kala itu,
bagai mana tidak, orang yang menabrak orang tuanya sengaja mengutus seseorang untuk memberikan tunjangan,
jumlah yang di tawarkan pun tidak sedikit, namun berdasarkan dengan sebuah syarat di larang menuntut semua tentang peristiwa & meminta agar pihak keluarga korban tutup mulut.
konyol dasar konyol, emang dasar mentang-mentang punya duit banyak seenaknya aja maen suap-suap.
dia pikir ini negara punya dia apa.
__ADS_1
namun tiba-tiba.
tok,,, tok,,, tok,,,
jangan-jangan tu orang balik lagi, awas aja loe,
entar All gue aja yang buka kayanya hati loe lagi kacau banget.
siapa??
bisa bicara dengan Nona Allia zevana putri?
ada apa ya pak,
begini nona saya kesini ingin menyampaikan hal penting yang bersangkutan dengan nona Allia,
siapa Wi,
selamat siang Nona Allia,
om Irwan silakan masuk om.
baik-baik.
ada perlu apa ya om kira-kira yang membuat om bisa langsung ke sini.
begini Nona saya kesini ingin menyerahkan ini kepada Nona, almarhum menitipkan semua kepemilikannya kepada Bank lewat saya, & beliau berpesan untuk menyerahkan ini kepada Nona jika beliau sudah tidak ada lagi,
mohon Nona bisa menerimanya.
& beliau juga menitipkan sebuah surat,
ini Nona silahkan di buka,
*Allia pun mengambil surat tersebut dengan tangan gemetar, pasalnya Allia pun masih belum percaya dengan yang telah diucapkan oleh pak Irwan.
Allia pun mencoba membuka isi surat tersebut dengan perasaan campur aduk, tatkala masih mengingat kebersamaan mereka namun tak pernah terbayangkan jika sekarang mereka telah tiada,
lagi-lagi air mata pun jatuh berderai tak lagi mampu bertahan, kesedihan semakin membuncah menggoyahkan perasaannya, karena terlalu larut dalam peristiwa yang menimpa kedua orang tuanya sehingga membuat Allia sendiri lupa akan peristiwa yang telah di alaminya.
***Bersambung****
__ADS_1