
iya sama-sama ibu, kalau begitu saya permisi dulu.
iya dokter silahkan.
si dokter pun segera berlalu meninggalkan ibu itu.
*** DI TEMPAT LAIN ***
pak... pak... pak... Erick
Hmm ya...
apa bapak baik-baik saja.
Hmm bagaimana.
pak Bambang meminta persetujuan bapak atas berlanjutnya kerja sama proyek yang ada di Bandung.
hmm baiklah saya setuju, kira-kira kapan di mulainya pak Bambang.
jika bapak menandatanganinya sekarang, proyek akan di mulai Minggu depan.
Ok baik, mana berkas - berkas yang ingin di tandatangani. ✍️
kemudian Rico pun berkata.
jadi sampai di sini dulu pertemuan kita hari ini, sampai ketemu lagi Minggu depan pak Bambang.
merekapun saling berjabat tangan & mettingpun selesai.
Erik pun segera berdiri terlebih dahulu & bergegas menuju ruangannya.
sesampainya di sana iapun segera mengambil air minum yang tersedia di meja & meminumnya sampai tandas.
tak berselang lama pintupun terbuka, muncullah sang sekretaris Rico sekaligus sahabat dekatnya Erick.
ketika sedang menjalankan tugas propesi Rico adalah seorang sekretaris handal & ketika di luar jam kerja atau istirahat dia adalah seorang sahabat .
Erick, Rico & Bastian adalah tiga sekawan dari semenjak mereka masih kecil.
tok... tok... tok...
masuk.
kenapa loe,
loe sakit, gue perhatiin dari tadi bengong mulu gak biasanya,
loe kalo punya masalah ceritalah ke kita, kita gak akan diem aja.
__ADS_1
sebenarnya ada apa sih akhir-akhir ini loe selalu diemmm terus, murung lagi, miris gue liatnya.
entahlah gue gak tau juga,
tapi
perasaan gue gak enak mulu,
serasa ada yang mengutuk dalam diri gue.
Hmm.🤦🤦🤦
tiba-tiba ponsel Erick pun berdering
📲.....
📲..... Bastian Cooling
tumben tu anak (ucap Rico)
Hii Big Boss
are you okay
Hmm baik
gue gak di tanyain. (ucap Rico)
I don't think three is
gimana kabar loe,
hehehehe sehat pak dokter.
syukurlah, kapan kalian berdua ngunjungin gue ke bandung.
Hm kira-kira Minggu depan, ucap Erick
tumben loe nanya begituan,
biasanya juga,
belom juga lama ngumpulnya udah di telpon aja sama si serput, ucap Rico
serput apaan tu serput ucap Erick
seragam putih,
kebanyakan bini sih loe, belom juga lama udah di telpon aja, alasan pasienlah, inilah itulah.
__ADS_1
wajar dong namanya juga dokter, kapan lagi coba gue bisa berbuat baik nolongin orang.
alah nolongin juga gak gratis.
wajar dong, guekan sekolahnya gak gratis.
hmm...
hmmm...
by the way,
loe berdua tau nggak gue barusan nolongin siapa?
mana kita tau ucap Rico nyerocos
Erick pun ikut tertawa dengan ulah Rico
gue lagi serius
iya pak dokter,
emangnya loe nolongin siapa (tegang)
gue udah nolongin Erick kecil
hahhh Erick kecil ucap Rico & Erick bersamaan sambil tertawa.
becanda loe gak lucu tau, ucap Rico
hahaha loe berdua meragukan kemampuan gue rupanya.
Oke gue kirim & loe buka email loe sekarang
Rick.
*hhmm ucap Rico & Erick bersamaan sambil tertawa,
tak lama kemudian Erick pun menerima pesan gambar tersebut, setelah dibuka....
senyum Erick & Rico pun kian memudar,
merasa masih tak percaya Rico pun memperbesar hasil fhoto tersebut & mengarahkan langsung kewajah Erick.
dengan susah payah Rico menelan ludah berasa seperti di gurun pasir yang kian tandus.
begitu pula dengan yang dialami Erick.
***bersambung****
__ADS_1
nah pada penasarankan dengan kisahnya ikuti terus ya..
***thanks for reading***