Ternyata Suamiku CEO

Ternyata Suamiku CEO
cuek


__ADS_3

" Kenapa Mita tidak keluar dari kamar nya" batin Murti,dia juga tak melihat si Benalu Vino pikirnya biasanya tiap pagi Vino akan ikut sarapan meski pun ocehan pedas di layangkan Murti


Murti segera membuka pintu kamar Mita tak ada tanda-tanda kehidupan di sana, Murti melihat lemari pakaian sudah tak ada lagi pakaian Vino,yang ada hanya beberapa pakaian lama Mita


" Anak kurang ajar!" kesal Murti


" Pa....pa....."


" Ada apa ma, pagi-pagi sudah teriak-teriak" jawab Bayu


" Anak mu itu sungguh kurang ajar,memang darah ****** tak akan pernah di rubah,dia sudah kabur dengan Vino.Anak tak tahu terimakasih di berikan makan gratis malah lari"


" Ma...sudah lah,ini juga ide mu yang mau menikah kan Mita dan Vino,coba kau biarkan dia janda pasti dia tetap di rumah ini" jawab Bayu


" Kalau dia janda dia akan menggoda Adam kembali, apa kamu lupa kalau darah ****** mengalir di tubuh nya! bentak Murti


" Dia sudah punya suami biarkan Vino menghidupi nya"

__ADS_1


" Ck..... Pengangguran itu tak akan mampu menghidupi Mita, selama ini Mita sudah hidup senang bersama Adam pasti mereka akan melarat, meskipun aku tak menyukai anak mu itu setidaknya aku masih mau menampung dia dan memberikan makan meskipun harus di bayar dengan tenaga nya" oceh Murti membuat Bayu jengah,dia sudah cukup sabar menghadapi istri nya ini


" Kita lihat saja berapa lama kamu sanggup hidup dengan Vino pengangguran itu,aku pasti kan kamu mengemis dan kembali menumpang hidup dengan ku" geram Murti mengepalkan tangannya


***


Terlihat jelas guratan wajah lelah Mita karena membersihkan rumah besar ini


" Mas,, pakai kotor nya langsung di taruh di belakang saja biar langsung aku cuci" ucap Mita pada Vino yang hendak masuk ke dalam kamar ,Mita tau kalau Vino hendak mandi


Vino mencari handuk dan membuka pakaian nya, lelaki tampan ini berkeliaran di dalam rumah hanya menggenakan handuk membuat Mita menunduk kan kepalanya malu,Ya Mita tidak pernah melihat tubuh lelaki selain Adam bahkan papa nya pun tak pernah karena mereka memang tak pernah dekat


Berkutat dengan pekerjaan rumah memang sudah biasa bagi Mita karena saat hidup dengan Adam mereka tak memiliki pembantu,Mita sengaja menghemat karena semua bisa dia kerjakan apalagi mereka belum memiliki anak membuat Mita masih bebas melakukan apapun


***


Dua cangkir teh hangat di siapkan oleh Mita,satu untuk nya dan satu untuk Vino yang sedang menonton televisi

__ADS_1


" Mas di minum dulu"tawar Mita dan di angguki Vino,Mita perempuan yang cukup baik menurut Vino, mungkin kalau tidak ada Karen Vino akan sedikit membuka hatinya untuk perempuan malang ini tapi kenyataannya berbeda dia sudah memiliki Karen


Di lirik nya Mita yang sibuk mengetik di ponsel nya


" Kamu sedang apa?" tanya Vino


" Memberikan data pad Putri, meminta bantuan nya membuat lamaran pekerjaan" jawab Mita jujur


" Kenapa harus minta bantuan orang, bagaimana mau di terima bekerja sedangkan lamaran saja orang yang membuat kan" ketus Vino membuat Mita terhenti dari aktivitas nya


" Aku tak punya laptop" aku Mita


Vino menghela nafas panjang, semangat Mita untuk mencari kerja sangat tinggi, kenapa dia yang sudah memiliki perusahaan malah berdiam diri di rumah tanpa memikirkan nasib perusahaan nya. Meskipun ada orang kepercayaan tak akan sepenuhnya jujur.


" Aku suka semangat mu" ucap Vino lalu beranjak pergi


" Kemana?" tanya Mita melihat Vino hendak pergi

__ADS_1


" Kalau kau mengantuk tidur saja duluan jangan tunggu aku!" jawab Vino melenggang pergi


Mita menggelengkan kepalanya melihat sikap dingin Vino,wajar saja Dania mati-matian berusaha merebut Adam dari nya secara dia memiliki mantan suami yang super cuek dan tiap hari dia bertemu dengan Adam di kantor mungkin saja mereka sudah lama berselingkuh dari Mita.


__ADS_2