
" Blaam" tiba-tiba lampu padam, angin bertiup kencang membuat Mita sedikit takut sedang kan Vino tidak ada di rumah
" Kenapa harus mati sih,mana rumah ini besar banget" gumam Mita ketakutan,Mita masuk ke dalam kamar hanya dengan batuan pencahayaan lampu handphone nya
Tiba-tiba tubuh nya menubruk seseorang membuat Mita terpekik takut
" arrgggg...."
" Mit kamu kenapa?" tanya Vino membuat Mita terdiam karena yang sedang di hadapan nya saat ini adalah suaminya
" Vin...ini kamu"
" Ya...kamu kenapa Mit?" tanya Vino lagi,Mita segera memeluk tubuh Vino
" Kamu dari mana?"
" Aku hanya keluar sebentar,ayo kita tidur" ajak Vino menarik tangan Mita yang masih terlihat ketakutan
" Vin jangan pergi" ujar Mita saat Vino hendak beranjak sesaat sudah mengantar perempuan ini ke ranjang
__ADS_1
Mita Fobia gelap karena dulu dia pernah di kurung oleh ibu nya dalam gudang setelah bertengkar dengan Dania
Vino segera berbaring kembali tapi Mita malah mendekat kan tubuh nya pada Vino,dia benar-benar ketakutan tapi hal ini membuat adik kecil Vino berontak,Vino mati-matian menahan di di bawah sana agar terlihat santai di hadapan Mita
Tangan Vino mengepal saat hembusan nafas Mita terasa ditubuh Vino,Mita memegang tangan Vino,dan kini perempuan itu sudah terlelap dalam tidur nyenyak nya
Hanya dengan pencahayaan senter hape Vino bisa melihat wajah Mita jelas,bibir mungil wanita itu membuat Vino tergoda dan tanpa sadar Vino mengecup nya pelan,Mita menggeliat kan tubuh nya saat bibir Vino menempel di bibir mungil nya membuat Vino menarik cepat dia takut Mita terbangun
Melihat Mita yang tenang kembali membuat Vino penasaran untuk mengecup nya lagi, Tiba-tiba lampu menyala membuat Vino bisa melihat jelas wajah cantik Mita
Vino menggelengkan kepalanya karena sudah mencuri ciuman dari istri nya ini
****
" Mas, aku berangkat dulu" pamit Mita meraih tangan Vino dan mencium nya, membuat Vino takzim dengan kesopanan Mita, padahal mereka menikah hanya karena keterpaksaan tapi Mita tetap menjalankan tugas nya sebagai istri yang baik
Mita segera pergi karena sudah ada janji dengan sahabat nya Putri
" Maaf di sini tidak ada lowongan" tolak sang satpam
__ADS_1
" Maaf perusahaan tidak merekrut pegawai yang sudah menikah" tolak bagian penerimaan
"Tolong lah pak saya butuh pekerjaan" mohon Mita
" Kami tidak bisa membantu"
Dengan langkah gontai Mita keluar dari perusahaan tersebut,Mita lelah dia mulai putus asa tak ada perusahaan yang mau menerima nya padahal Putri sudah berusaha membantu nya membuatkan lamaran pekerjaan
Mita berjalan pelan di lihat nya gedung pencakar langit dia hadapan nya kali ini, sungguh besar mana mungkin perusahaan sebesar ini mau menerima pegawai seperti nya,tapi tak ada salah nya mencoba agar rasa penasaran nya terobati pikir Mita
" Permisi,di sini ada lowongan pekerjaan?" tanya Mita pada salah satu satpam
" Seperti nya ada mbak,jika ingin melamar langsung pada pihak HRD dan saat ini ada beberapa orang yang sedang melakukan interview langsung" jawab sang Satpam
" Terima kasih pak" ucap Mita menunduk hormat dan segera masuk
cukup lama Mita di interview dan di berikan beberapa pertanyaan oleh beberapa manager di Perusahaan tersebut dan akhirnya dia di nyatakan di terima
" Selamat bergabung mulai besok anda bisa bekerja"
__ADS_1
Mita tersenyum bahagia akhirnya ada perusahaan yang mau menerima diri nya tak sia-sia berjalan separuh hari dan akhirnya perusahaan besar yang menerima nya
Mita tak sabar untuk pulang dan memberitahu pada Vino kalau dia sudah di terima bekerja di perusahaan besar,Ini adalah impian Mita sejak dulu,tapi mantan suaminya menolak dan akhirnya meninggal kan nya karena Mita bukan wanita karir..