
" Vin,aku di terima kerja di salah satu perusahaan besar" ucap Mita tersenyum,dia menyampaikan dengan Aura yang terpancar bahagia mungkin selain dia mendapatkan pekerjaan dia juga bisa bergaul di luar sana,dulu saat menikah dengan Adam,Mita terlalu mengabdikan dirinya sehingga tak sadar jika dia hanya di jadikan budak oleh Adam.
" Oh ya, selamat" ucap Vino refleks memeluk Mita membuat dada Mita berdebat kencang,Tak bisa Mita pungkiri pesona Vino jauh lebih tampan dari Adam mantan suami nya hanya saja Vino terkesan cuek, saat kedua nya tersadar mereka tersenyum kaku
" Maaf aku terlalu bahagia kamu di terima bekerja" ucap Vino
" Tidak masalah Vin,mulai besok sebelum pergi aku akan menyiapkan semua kebutuhan mu dulu" ujar Mita dan di angguki Vino
Vino melihat Mita yang berjalan masuk ke dalam kamar, perempuan ini sangat baik meskipun dia akan mulai bekerja besok tapi dia tetap ingat pada diri Kewajiban nya sebagai seorang istri,Mita memang perempuan baik, lagi-lagi Vino mulai memikirkan Mita.
__ADS_1
Mita mengobrak-abrik beberapa pakaian yang pantas dia pakai untuk bekerja besok tapi tak satupun pemakaian yang bagus dia temukan membuat Mita mengeluh
" Seperti nya ini sudah sedikit lusuh,ini juga... Bagaimana ini" gumam Mita sedikit putus asa
" Bagaimana bisa memberikan kesan profesional di hari pertama saja sudah terlihat lusuh,sudah pasti banyak yang menertawai ku"lanjut nya bermonolog sendiri, Mita menghela nafas kasar sedangkan Vino sudah berdiri di depan pintu kamar mereka memperhatikan gerak-gerik Mita, tiba-tiba tergerak hati Vino untuk memberikan Mita uang nya agar bisa membeli baju dan berpenampilan menarik besok saat bekerja, bagaimana pun juga Mita istri nya dia harus memberikan semangat pada Mita
Vino berjalan kearah lemari nya membuka nya lalu menutup nya kembali dan berjalan ke arah Mita,memang Vino mengambil uang Cas sebanyak dua juta untuk pegangan nya di rumah karena dia malas harus bolak-balik ATM sedangkan semua kartu nya di sita oleh sang nenek.
" Jangan tanya dari mana yang penting itu halal,aku tidak mencuri!" tegas Vino yang seakan tahu isi kepala Mita membuat Mita sedikit tertunduk karena malu
__ADS_1
kita segera meraih tasnya lalu keluar dari kamar, tapi sebelum dia pergi Mita menoleh ke arah Vino yang masih berdiri di pintu kamar
" kamu tidak ikut?" tanya Mita
" Tidak" jawab Vino menggeleng cepat,ntah kenapa Vino tidak merasa rugi memberikan uangnya pada Mita berbeda dengan Dania dulu
" Aku pergi" ujar Mita segera berangkat
Vino berpikir sejenak,Uang nya sudah dia berikan pada Mita mau tak mau dia harus mengumpulkan uang lagi untuk bertemu dengan kekasih nya jika hanya mengharapkan uang dari nenek nya tidak mungkin, sebaiknya dia mulai bekerja agar bisa mengumpulkan pundi-pundi uang segera dan bisa pula segera bertemu kekasih nya
__ADS_1
Vino juga meninggalkan rumah untuk bertemu dengan nenek nya,dia akan setuju untuk bekerja di perusahaan tapi dengan Syarat uang hasil kerja nya jangan di ganggu dan nenek Vino menyanggupi semua nya,Nenek nya juga sudah mendengar berita pernikahan Vino yang kedua dia tak masalah asalkan itu masih dari keturunan Sahabat nya.