Ternyata Suamiku CEO

Ternyata Suamiku CEO
password


__ADS_3

Seperti kata pepatah sepandai-pandainya menyembunyikan bangkai pasti akan tercium juga begitu lah Adam dia sebisa mungkin menyembunyikan hubungan nya dengan perempuan lain tapi malam ini ponselnya berbunyi dan sialnya Mita yang membuka nya karena Adam tertidur sagat lelap,Mita hanya melihat dari luar pesan masuk karena dia tak bisa membuka ponsel Adam yang menggunakan password


" Sejak kapan ponsel mas Adam pakai kata sandi" batin Mita penasaran


" Mas semua nya sudah aku siapkan" hanya itu isi pesan yang bisa Mita lihat


Siapa yang menghubungi suaminya malam-malam dan sudah menyiapkan apa pikir Mita makin penasaran, kecurigaan nya semakin yakin kalau Adam sudah bermain api di belakang nya,apa yang harus dia lakukan meminta cerai jelas Mita tidak mau dia yang menemani Adam dari nol hingga sukses seperti ini,dia tidak mau mengalah dari pelakor.


Mita mencoba memasukkan kata sandi tanggal pernikahan mereka tapi ponsel tak juga kunjung terbuka, tanggal ulang tahun dirinya lalu Adam tak juga terbuka,Mita bingung apa yang di sembunyikan Adam dari nya


" Apa yang kamu sembunyikan mas, semakin hari kamu semakin berubah tak ada lagi kehangatan di antara kita" batin Mita lagi,air mata nya menetes kenapa Tuhan tak kunjung memberikan nya anak agar rumah tangga mereka bertahan dan dia memiliki alasan untuk tak bisa berpisah dari Adam


Dalam perasaan tak karuan Mita memejamkan kembali matanya,dia mencoba berpikir positif untuk pesan yang baru saja masuk itu

__ADS_1


****


"Beb, kemarin aku seperti melihat suamimu mas Adam bersama perempuan kerumah sakit" ucap Putri yang sedang menghubungi Mita, sejak menikah mereka sudah jarang bertemu tapi komunikasi mereka masih terjalin baik


Mita tiba-tiba tertawa, "Apakah kamu berpikir Mas Adam mempunyai selingkuhan di luar sana? lagi pula kenapa kerumah sakit kalau mau selingkuh Put"


"Iya!" jawab Putri cepat karena dia yakin itu Adam suami Mita meskipun tak melihat jelas siapa perempuan yang di gandeng Adam karena Putri hanya melihat dari samping dan tak menyapa mereka


" Semoga saja penglihatan ku salah ya beb, aku beneran takut Mit meskipun kita hanya sahabat aku takut kamu terluka" ujar Putri


" Thanks beb udah peduli sama aku" ucap Mita menutup panggilan nya


Setelah menutup telepon, Mita langsung menelpon Adam telepon berdering lama sebelum tersambung: "Aku sangat sibuk, jika tidak ada yang penting jangan menggangguku! Tutup dulu!"

__ADS_1


Suara dingin dan tanpa emosi, Mita bahkan belum sempat mengatakan apapun, telepon sudah terputus, dia tadi hanya ingin sekedar menyapa Adam mengingat kan jam makan siang karena akhir-akhir ini mereka sudah jarang berkomunikasi


Mita mencoba tersenyum mensugesti dirinya sendiri mungkin memang suaminya tengah sibuk,ingin rasanya berkeluh kesah pada ibu nya tapi Mita yakin kalau dia lah yang akan mendapatkan ocehan karena Adam adalah pilihan nya bukan pilihan orang tua seperti Dania


Bercerita dengan keluarga Adam sama saja membuka Aib suami nya sendiri, apalagi ibu Adam kerap kali mengatakan kalau Mita lah yang mandul dalam rumah tangga mereka jadi tak ada yang bisa di ajak nya bercerita


Sore ini Mita di kejutkan dengan panggilan dari mama nya,sudah lama sekali perempuan tua itu tidak menghubungi nya terakhir saat pernikahan Dania


" Malam ini kamu harus kemari" ucap mama nya dari sebrang sana membuat Mita bingung apa


" Aku harus menunggu mas Adam pulang ma" jawab Mita


" Tidak usah menunggu Adam langsung kemarin kamu sendirian saja kesini" perintah mama nya membuat Mita bertanya-tanya masalah apalagi yang akan di hadapi nya apa Adam sudah mendatangi keluarga nya untuk mengembalikan dirinya pikir Mita jika iya apa salah nya? kenapa Adam tak lebih dulu berbicara pada nya pikiran negatif menyeruak di kepala Mita,Apa yang akan di lakukan jika Adam menceraikan kan nya

__ADS_1


__ADS_2