
Airin melihat sekeliling sangat gelap sama seperti dia datang kemari
Airin menangis dan menangis karena takut
"aku berakhir disini lagi ,apakah tempatku di sini .penderitaan yang aku alami tidak ada hentinya"ucap Airin sambil mengis dan mengingat ibu dan kakaknya
#Remembering The Past
Airin teringat waktu kecil umur 3 tahun waktu mamanya Masi hidup dia berlari dan terjatuh mengakibatkan Airin terluka cukup parah karena dia terjatuh tidak sengaja kakinya tertusuk beberapa bongkahan kaca yang cukup besar
Airin di bawah ke rumah sakit terdekat dari rumahnya dan di sana dia melihat ibu dan kakaknya yang mengkhawatirkannya
sesudah dia di obati.ibu dan kakaknya mendekat
"mama sakit ,apakah lukaku akan sembuh"ucap Airin yang sambil menangis
"lukamu akan sembuh sayang"ucap Sovia (mama Airin)
"Apa yang di katakan mama benar,lukamu akan sembuh ,tenang saja di sini ada aku lukamu akan secepatnya sembuh karena aku akan merawat mu"ucap vinter (kakak Airin)
"huhuhu,tapi.."ucap Airin
"tenang saja ,dengar kata-kata mama kalau ada hujan pasti ada pelangi dan kalau kau merasa sakit ingat saja mama"ucap Sovia
"baik ma"ucap Airin
"mama... mama.... aku kangen sekali padamu tapi... aku tidak lagi bisa menemui mu "ucap Airin
"kakak kau di mana sekarang ,kau tidak kunjung ada kabar kau seperti menghilang dari bumi.apakah aku bisa bertemu denganmu suatu hari nanti"ucap Airin sambil memeluk kakinya
__ADS_1
Airin tidak berselang lama Langsung tertidur
Lusi ,Luvi dan Riris kembali ke kamarnya sedangkan Felix pun sama
"kak Lusi "ucap Riris
"ya,ada apa"
"hmmm, aku merasa kasihan pada Airin "ucap Riris
"aku juga ,apakah Airin akan baik-baik saja di sana"ucap Lusi
"aku tidak tau "ucap Riris
"sudah,jangan bahas lagi tidurlah besok pagi kita akan melihat keadaan Airin "ucap Luvi yang tampak khawatir pada Airin tapi dia menyembunyikannya
beberapa saat kemudian Lusi dan Riris tertidur ,tetapi tampak berbeda dengan Luvi dia memikirkan Airin dan tidak sadar langsung tertidur
#keesokan paginya
seperti biasa Klari akan berangkat kerja tetapi di depan gerbang rumah Klary terlihat Felix yang menunggunya
"kenapa kau masih disini ,apakah kau lupa ,apa yang ku ucapkan semalam"ucap Klary
"tidak,saya tidak lupa tuan muda,tapi sebelum saya pergi dari kediaman tuan muda bebaskan lah nona Airin terlebih dahulu dan .... saya akan pergi dari sini" ucap Felix
"cih,gadis pembunuh itu lagi ,Apa yang dia berikan padamu Felix,sehingga kau peduli sekali padanya.
__ADS_1
setahuku Felix orangnya tidak semudah itu peduli pada seseorang walau orang itu kerabatnya atau kerabat jauhnya"ucap Klary dalam hatinya
klary melemparkan kunci dan tanpa basa-basi langsung menaiki mobilnya
Felix menangkap kunci yang di lemparkan Klary dan sambil melihat mobil Klary pergi menjauh dan menjauh sampai Felix tidak melihatnya lagi dan Felix masuk ke kediaman Klary
di pintu rumah Felix terlihat 3 gadis yang cantik yaitu Lusi,Luvi dan Riris
"bagaimana ,apakah tuan Klary memberikan kunci gudang bawah tanah "ucap Lusi yang bertanya pada Felix
"ya ,dia memberikannya"
mereka langsung menuju ke gudang bawah tanah
saat di perjalanan menuju gudang bawah tanah mereka melihat Leo dan Leo menghentikan mereka
"hei ,Kelian mau kemana ramai-ramai"
"gudang bawah tanah"ucap Luvi
"ngapain di gudang bawah tanah"
"Leo kau semalam kemana"ucap Lusi
"oh,semalam aku keluar karena ada masalah penting emang ada kejadian apa semalam"
"sudah mending kita pergi lihat Airin dulu ,kalau berbicara sama Leo itu tidak ada ujungnya"ucap Felix
"ha,Airin ,bukanya di kamar tadi malam "ucap Leo
__ADS_1
"Leo mending kamu ikut kami dan kamu juga bakal tau"ucap Luvi
Leo pun langsung mengikuti mereka