
malam hampir tiba
lusi,Luvi dan Riris pulang membawa barang-barang yang entah itu apa
"Airin,ini bahan-bahan dapur,kamu atur yaaa"ucap Luvi memberi bahan-bahan makanan
"baik Luvi"
Airin mengambil barang itu dan mengaturnya
selesai mengatur barang-barang airin mulai memasak makan malam
klary pulang dari kerja dan di sambut oleh kepala pelayan Felix
klary pergi ke kamarnya dia membersihkan diri dan sesudah Klary membersihkan dirinya dia langsung keruang kerjanya,Klary merasa ada yang kurang dari ruangannya itu
"dimana foto Anata "
"Felix "Klary memanggil Felix
Felix datang dengan tiba-tiba entah dari mana
"ya,Tuan muda Klary"
"siapa yang membersihkan ruangan ku"
"......... Airin ,yang telah membersihkan rumah ini termasuk ruangan Tuan muda klary"ucap felix
"gadis pembunuh itu,dimana dia"Klary sangat emosi
"di..... di dapur lagi memasak makan malam"
klary Langsung mencari Airin ke dapur
"gadis pembunuh ,kamu simpan dimana foto yang berada di mejaku"
"oh,apakah maksud Tuan Klary bingkai yang sudah pecah yang di lantai itu "
__ADS_1
"ya,kamu taruh di mana"
"aku membuangnya,aku kirain itu cuman sampa"
"itu barang yang berharga bagiku,kenapa kamu membereskannya apakah tidak ada yang memberi tahu mu" sambil mencengkram bahu Airin dengan tenaganya
"sakit"menjerit pelan airin
klary mendorong Airin dan Airin jatuh mengakibatkan dia terbentur kelantai ,Airin juga tidak sengaja menarik panci yang sedang dia masak
panci yang berisi sup itu jatuh ke belakang Airin dan jidatnya terbentur lantai mengakibatkan dia luka
"dasar gadis pembawa sial,pantas saja ibumu meninggal dan kakakmu hilang karena kamu itu pembawa sial"
Airin mendengar itu dia langsung berlari keluar dari dapur
Felix yang melihat Airin,dia merasa kasin pada airin
felix ingin mengejar Airin tapi dia di tahan oleh Klary
"Felix ,kau mau kemana"
"Felix,suruh gadis pembunuh itu cari foto itu kalau tidak...."
"baik tuan"ucap felix
Felix dan seluruh anak buah Klary tau sifat Klary bagaimana dia lebih kejam dari binatang buas
Airin lari dan dia tidak sadar tenyata dia sudah sampai di gerbang rumah Klary ,dia terpukul oleh kata-kata Klary
Airin terduduk dia teringat ibunya yang sudah meninggal dan kakaknya yang telah menghilang
air mata nya membanjiri pipinya dan di dukung oleh turunnya hujan air matanya kini tidak terlihat
"apakah benar aku pembawa sial dalam keluargaku"ucap airin
"his,his,his"Airin sangat sedih sampai dia tidak teringat dia sedang terluka
__ADS_1
"Airin,jangan sedih lagi yaa"
felix datang memayungi Airin
"paman Felix,........ Airin tidak sedih kok "ucap Airin sambil menghapus air matanya dengan cepat
"paman tau kamu sedih karena kata-kata Tuan Klary ,dia itu sebenarnya baik tapi..."
"cukup ,paman Felix aku mau cari foto yang telah ku buang"ucap Airin sambil berdiri
"baiklah ,paman akan membantumu mencari foto itu"
"tidak perlu ,paman Felix tunggu saja di situ"
"tapi Airin ......"
Airin tersenyum menandakan dia tidak perlu di bantu tetapi air matanya mengalir terus-menerus karena hujan tidak terlihat
Airin membongkar tempat sampa yang berada di luar gerbang rumah Klary
beberapa saat kemudian Arin berhasil menemukan foto Anata calon istri Klary
"paman Felix, aku menemukannya ini berikan kepada Tuan Klary"ucap Airin sambil memberikan kepada Felix
"baiklah ,mari kita cepatlah pulang"ucap felix sambil menerima foto Anata
felix dan Airin memasuki rumah
Leo tiba-tiba datang menghampiri mereka
"Airin,kamu kenapa terluka seperti ini"
"Leo,kamu jangan terlalu banyak bertanya mending kamu bantulah Airin bawah ke kamarnya "
"baiklah pak tua"ucap Leo sambil mengendong Airin membawanya kedalam
"dasar anak zaman sekarang tidak mau menghargai orang tua "ucap felix
__ADS_1
...BERSAMBUNG..........