Terpaksa Menikah Dengan CEO Dingin

Terpaksa Menikah Dengan CEO Dingin
episode 14


__ADS_3

#Ruang kerja klary


tok... tok... tok...


"masuk"ucap Klary


Airin masuk keruang kerja Klary


"tuan muda,ini kopi anda dan saya sudah menyiapkan makanan juga untuk anda"ucap Airin


"hmm,taru situ saja"


"baik lah..."ucap Airin sambil menaruh kopi dan makanan di atas meja Klary


airin akan pergi tetapi di tahan oleh Klary


"gadis pembunuh ,belikan aku obat lambung dan bawah ini untuk membayar obat itu "ucap Klary



Airin mengambilnya dia masih bertanya-tanya dalam pikirannya


"apa ini ???"ucap Airin


"kau tidak tau itu apa,atau kau pura-pura tidak tau "ucap Klary

__ADS_1


"hmmm,aku memang tidak tau ini apa"ucap Airin


"itu black card "


"oh,apa semacam kartu kredit "


"ya ,seperti itu ,cepat sana , lama-lama melihat mukamu aku jadi muak"ucap Klary


Airin langsung pergi dan menutup pintu


"aku masih bingung dengan kartu ini kok beda dengan punyaku ,punyaku bukan warnah hitam kayak gini "ucap Airin


Airin akan beranjak dari pintu tapi tiba-tiba hujan deras


"astaga,baru juga mau menginjak kaki keluar kok hujan"ucap Airin


Airin akan masuk meminta bantuan tapi dia teringat kalau dia sudah banyak merepotkan ,akhirnya niatnya terhentikan


"ini sudah malam aku tidak ingin merepotkan orang lain,di rumah besar bagaikan istana ini juga tidak ada payung,aku juga nggak tau di mana letak apotik ya dan di kompleks bagian orang elit ini tidak ada kendaraan yang lewat"ucap Airin berbicara sendirinya


"aduhhh,gimana caranya coba, aku beli obat lambung"ucap Airin


Airin berpikir cukup lama dan akhirnya memutuskan untuk menerobos hujan mencari apotik walau dia masih terluka


Airin pergi kehujanan mencari kendaraan tapi tidak ada kendaraan yang lewat diapun mencari apotik terdekat atau supermarket dengan berjalan kaki

__ADS_1


beberapa saat kemudian dia menemukan supermarket dia masuk ke sana dan mencari obat lambung tapi tidak ada


Airin ingin pergi lagi untuk mencari apotik saja tapi sebelum dia akan melanjutkan mencari dia membeli payung terlebih dahulu dan langsung melanjutkan perjalanan


hujan makin deras dan jalan makin gelap.airin kini tubuhnya bergetar kedinginan tiba-tiba angin menerbangkan payungnya ,Airin sempat mengejar payungnya tapi angin menerbangkan ya sampai tak tau kemana perginya karena gelap Airin tidak melihatnya


Airin berjalan terus dan melihat halte bis,dia terhenti sejenak karena dia merasa pusing


"kepalaku sangat pusing ,aku juga nggak tau aku di mana dan jalan makin gelap "


Airin takut akan gelap


"seandainya aku ikut bersama kakak apakah aku tidak jadi seperti ini... ,kakak aku merindukanmu his his his his"Airin teringat kakaknya dan menagis


Airin menangis dalam diam tanpa Suara


beberapa menit kemudian hujan berhenti dia melanjutkan lagi mencari apotik dan dia menyebarang jalan dan menemukan apotik


dia membeli obat dan akan pulang tetapi pusingnya makin parah


Airin menyebrangi jalan akan kembali pulang tapi tiba-tiba ada mobil mewah yang hampir menabrak Airin


Airin seketika pingsan bukan diakibatkan oleh mobil yang hampir menabraknya tapi dia pingsan karena pusingnya semakin parah dan lukanya yang belum sempat sembuh


orang yang mempunyai mobil mewah itu langsung keluar melihat keadaan Airin

__ADS_1


orang yang mempunyai mobil mewah itupun membawanya masuk ke mobil dan mengantarkannya ke rumah sakit


................ komen dan like ................


__ADS_2