
Airin memakan salah satu makanan yang di belikan Niel
Airin makan dengan lahap tetapi sedari tadi dia tampak canggung karena Niel melihatnya terus
"Niel,apakah kau tak makan "ucap Airin menawarkan makanannya
"tidak,kamu saja yang makan"ucap Niel
"oh ,ya sudah "ucap Airin tanpa rasa malu melanjutkan makannya
tiba-tiba terdengar suara hp dari kantong celana Niel
"Airin aku keluar sebentar ya ,mengangkat hp dulu"
"iya "ucap Airin
Niel keluar menerima telfon
beberapa saat kemudian dia kembali
"Airin ,maafkan aku ,aku harus pergi,apakah tidak apa-apa aku tinggalkan kamu sendiri di sini "
"tidak apa-apa "
Niel langsung pergi terburu-buru
"hmmm,kayaknya ada hal penting ,ah jangan urus masalah orang lain Airin ,kamu fokus pada dirimu dulu"ucap Airin dalam hati
Airin sehabis makan dia ingin kembali tetapi dia masih sakit tidak ada tenaga untuk berjalan jauh
dan pada akhirnya dia memutuskan untuk istirahat lebih lama untuk memulihkan dirinya dulu di rumah sakit
# in dreams
__ADS_1
terlihat Airin yang berjalan dalam kegelapan dia mencari seseorang yaitu kakaknya
"kakak ,kamu di mana "ucap Airin sambil mencari seseorang
Airin melihat sosok kakaknya di depannya seperti menunggunya .Airin berlari ke arahnya dan langsung memeluknya
"Airin ,lepaskan aku"ucap vinter sambil melepaskan tangan Airin dengan kasar
"kakak,ada apa,kenapa kakak melepaskan pelukanku "ucap Airin dengan bingung
"Airin ,karena kamu.....,Mama pergi meninggalkan kita....,kamu hanya pembawa sial"ucap vinter sambil pergi meninggalkan Airin
"tidak,kak aku tidak pembawa sial ,aku tidak pembawa sial"ucap Airin menangis sambil memandang kakaknya pergi menjauh
Airin seketika terbangun dari mimpinya
nafasnya serasa sesak dan dadanya sakit seperti di tusuk oleh pisau dan Airin tidak menyadari air matanya jatuh karena mengingat mimpinya
dia tidak sengaja melihat keluar jendela ternyata langit sudah menjadi gelap
Airin sudah pulih dia turun dari ranjangnya dan ingin mendekati jendela yang berada di kamarnya
Airin berdiri di dekat jendela dan menatap ke langit dia melihat bintang yang berkelap-kelip menghiasi langit gelap
"indah,langitnya sangat inda ,apakah ibu selalu melihatku dari atas sana "ucap Airin sambil melihat langit
"seandainya ibu masih ada ,apakah keluargaku selalu bahagia seperti dulu,ibu aku merindukan pelukan kehangatmu"ucap Airin
tiba-tiba ada yang mengetuk pintu
"siapa ?,apakah Niel, orang yang merawat ku "ucap Airin dalam hati
Airin pergi membukakan pintu
__ADS_1
"Niel ,lain kali masuk saja ,tidak us...."ucap Airin terhenti
karena orang yang mengetuk pintu tenyata bukan Niel
seketika Airin di bius dan pingsan
"apakah ,dia sudah sadar "
"belum,kau taukan bius yang aku pakai itu"
"aku bosan menunggunya sadar ,Josua ambilkan aku air dingin"
"baik bos "ucap Josua
beberapa saat kemudian Josua membawa ember yang berisi air dingin
orang yang meminta air dingin itu mengambilnya dan langsung menyiramkan ke Airin
Airin seketika mulai perlahan membuka matanya
dia tersadar tenyata tubuhnya diikat dan melihat seseorang dihadapannya
"hai,cantik "
"siapa kau "ucap Airin
"oh,aku ,namaku Zeen "
"kalian semua keluar ,ini urusanku dengannya "
Airin melihat seseorang yang dikenalnya yaitu Klary
"tuan muda Klary"ucap Airin dengan suara kecil
__ADS_1
maaf baru update karena aku masih fokus ujian
dukung terus novel ku TERPAKSA MENIKAH DENGAN CEO DINGIN