Terpaksa Menikah Dengan CEO Dingin

Terpaksa Menikah Dengan CEO Dingin
episode 6


__ADS_3

kepala pelayan Felix menyuruh Airin setelah dia menyelesaikan pekerjaannya dan langsung masak


makan


Airin membersihkan seluruh rumah Klary yang sangat besar .Airin kelelahan karena dia membersihkannya seorang diri tanpa ada yang bantu


pelayan lainya di beri tugas di luar rumah


Airin menyelesaikan pekerjaannya membersihkan rumah dan dia melanjutkan membersihkan taman


#kamar


"sudah jam berapa " ucap Leo Bagun dari ranjangnya dan melihat jam


Leo melihat jam di sampingnya berada di atas meja


jam menunjukan 03.00


"oh,ternyata sudah sore " ucap Leo langsung pergi ke dapur karena dia sangatlah lapar, dari pulang ke Amerika dia belum makan apa pun


Leo membuka kulkas dia mengecek apakah ada yang bisa di makan


"paman Felix dimana Lusi,Luvi dan Riris ,kok sedari tadi aku datang kesini tidak melihat mereka .kemana mereka menghilang"


"hmmm,Tuan muda Klary memerintahkan mereka untuk memberi tugas di luar rumah"


"haaaa,luar rumah ,kemana "


"hhhmmmm"


kepala pelayan Felix cuman pergi begitu saja


"apakah ,tuan Klary mengembalikan mereka ke rumah tuan dan nyonya .astaga siapa yang akan membuat makan dan kopi "


Airin akhirnya dia selesai membersihkan taman dia pergi ke dapur dan melihat Leo yang terlihat bingung di depan bahan-bahan makanan


"maaf ,ada yang bisa saya bantu?"tawarnya airin


"oh,aku ingin makan tepi aku tak pandai dalam hal masak dan aku baru mau belajar dari internet jadinya bingung mulai dari mana dulu"


"hmmm "


"hmmm,apa ??"


"oh,tidak kok.aku juga rencananya ingin makan,sekalian saja"


"apakah benar ,kau bagaikan malaikatku tak bersayap "ucap leo


"tidak juga seperti itu"

__ADS_1


"tapi benarkan loh"ucap leo beri pujian


"sudah ,mending di tungguin di meja makan saja.setelah semuanya selesai aku akan membawanya ke sana"


"oh,apakah tidak perlu ku bantu"


"tidak kok ,aku udah biasa sendiri"ucap Airin sambil tersenyum


Leo pergi duduk di meja makan menunggu Arin memasak


#dapur


"Airin ,apakah sudah selesai kamu memasak "


"iya, aku sudah selesai "



"tapi maaf ya, aku masak ini ajah karena bahan-bahan nya terbatas"


"tidak apa kok"


Airin dan Leo mulai makan tetapi tiba-tiba terdengar suara kepala pelayan Felix


"apa yang kalian lakukan"


"tidak terima kasih"


"oh,apakah paman Felix tidak ingin


mmmm...."ucap Leo sambil mengangkat piring di depan mukanya dan menghirup bau makanan yang wangi itu


Leo menggoda Felix dengan makanan-makanan yang di masak oleh Airin


Felix ingin ikut juga makan, tetapi dia lebih mementingkan harga dirinya


Leo terus-menerus menggoda Felix


"kepala pelayan Felix mending bergabung bersama kami "ucap airin


sampai Airin yang memanggilnya dan menariknya duduk di meja makan dan akhirnya Felix ikutan makan bersama mereka


"apa boleh buat,aku akan makan bersama karena anda mengajak saya untuk makan bersama"ucap Felix tidak ingin harga dirinya jatuh


"dasar pembohong ,bilang saja kau juga ingin makan"ucapnya leo


"apa kau bilang anak mudah"ucap Felix


"aku bilang pembohong"ucap leo

__ADS_1


mereka mulai mulai berdebat sengit


"sudah,ayo makan.nanti makanya dingin" Airin menghentikan dua orang yang berdebat sengit itu


mereka makan dengan nikmatnya.tiba-tiba Airin terlintas pikiran kapan dia duduk di meja makan bersama keluarganya .Airin sudah lupa kehangatan keluarganya yang seperti apa


Airin tiba-tiba menangis karena teringat ibunya yang sudah meninggal,kakaknya yang menghilang di luar negri dan ayahnya yang tidak lagi menyayanginya seperti dulu


karena semenjak ibunya meninggal dia makan seorang diri dan besarpun dia makan jajan-jajanan luar untuk menghemat uangnya


tanpa sadar dari sudut matanya menetes kan air mata


Leo yang menyadari Airin meneteskan air mata tanpa sadar dia langsung pada intinya


"Airin,kenapa kau menangis??"ucap Leo yang khawatir pada Airin


"iya Airin ,kenapa kau menangis apakah makananmu di habiskan oleh Leo "ucap Felix yang ingin menghibur Airin


"paman,kau yang telah merebut makananku "ucap Leo yang tidak ingin kalah dengan yang tua


Airin melihat Leo dan kepala pelayan felix"tidak ,bukan itu kok"


Felix dan Leo terdiam dan melihat Airin


"apa yang membuatmu menjadi sedih"ucap bersamaan Felix dan Leo


"aku hanya merindukan kakakku dan ibuku saja"


"oh,kau merindukan mereka tenang saja besok aku akan mempertemukan Kelian bertiga kok"ucap Leo


"benar Airin saya kan membantu mempertemukan Kelian bertiga .jadi jangan bersedih yah"ucap Felix


"terima kasih ,tapi ibuku sudah ke surga duluan dan kakak ku menghilang entah dimana dia"ucapnya dengan suar lirih Airin


Leo dan Felix kaget dan terkejut mengetahuinya


"maafkan kami Arin,kami tidak mengetahuinya "ucap Leo dengan perasaan bersalah


"tenang saja ,kau bisa mengap kami keluargamu juga kok"ucap Felix


"ya benar apa kata paman felix.kau bisa anggap kami kelurgamu "


"hmmm ,apakah aku bisa memanggil mu kak leo"ucap Airin


"ya,bisa "ucap leo


"hhhmmm,Airin kau juga bisa memanggilku paman felix tapi di depan tuan muda jangan yah "ucap felix


...BERSAMBUNG..........

__ADS_1


__ADS_2