Tersadar Ketika Kau Bukan Milikku Lagi

Tersadar Ketika Kau Bukan Milikku Lagi
Lulus SMA


__ADS_3

Fannia adalah anak yang penyabar, penyayang dan dipenuhi keceriaan di wajahnya selalu terpancar senyum yang riang menyapa semua orang disekitarnya. Umurnya kini telah menginjak usia 17thn dan akan lulus dari Sekolah Menengah Atas (SMA).


Tepat di tahun 2016 adalah tahun kelulusan Fannia dari Sekolah Menengah Atas (SMA), banyak hal yang harus diselesaikan setelah pengumuman pelulusan setelah Fannia selesai mengurus semua hal di sekolahnya Fannia berencana akan segera pulang kerumahnya. Tetapi sebelum pulang Fannia harus berkemas barang-barangnya yang ada dikosannya.


Ponsel Fannia berdering, "panggilan masuk dari Dellia" (Dellia adalah sahabat Fannia).


Dellia: "Assalamualaikum Faann?? kamu dimana? gak mau balik?".


Fannia: "Walaikumsalam Dell lagi di kosan... iya mau balik, tapi masih mau beres-beres di kosan dulu..insya allah dua hari lagi aku pulang".


Dellia: "ok, bareng yah..aku gak ada temen nih".


Fannia: "Oh ok siap Dell".


Dellia: "Assalamualaikum.." .


Fannia: "Walaikumsalam".


Fannia menutup telfon, dan meletakkan kembali ponselnya dimeja. Fannia mulai merapikan pakaiannya kedalam koper dan mempersiapkan barag-barang lainnya yang akan Fannia pulang.


Fannia: "Astaugfirullah, aku lupa belum sholat ashar".


Fannia langsung meninggalkan pekerjaannya dan bergegas ke kamar mandi untuk mengambil air wudhu', setelah itu Fannia langsung menunaikan sholat ashar.


🍃🍃🍃


Setelah menunaikan sholat ashar Fannia kembali marapikan baju dan barang-barangnya, tiba-tiba ponselnya berdering. Fannia beranjak dari duduknya dan melihat ponselnya.


(Panggikan masuk dari mamanya).


Fannia: "Assalamualaikum Ma.. ".


Mama Fannia: "Wallaikumsalam.. sudah pulang ke rumah kamu nak? ".


Fannia: "Belum ma.. insya allah dua hari lagi, soalnya Fannia masih beres-beres di kamar kost".


Mama Fannia: "oh iya nak nanti beresin dulu barang-barangnya jangan sampai ada yg ketinggal".


Fannia: "siaapp mama.. ".


Mama Fannia: "sudah sholat asharnya? ".


Fannia: "Alhamdulillah sudah ma.. ".


Mama Fannia: "Alhamdulillah kalu begitu, mama tutup dulu ya telfonnya ya.. Assalamualaikum".


Fannia: "*iya ma...Walaikumsalam".

__ADS_1


🍃🍃🍃


*Dua hari kemudian**


Jam 07.50 Fannia dan Dellia sampai Di pelabuhan menuju Pulau Gilgen. Fannia dan Dellia pun menaikkan koper mereka, setelah itu mencari tempat duduk.


Dellia: "Fannnn mama mu gak pulang nih bulan puasa tahun sekarang?".


Fannia: "Pulang kok emang kenapa? ".


Dellia: "oh enak banget tuh, bakalan banyak oleh-oleh nih khas Jakarta".


Fannia: "hahaha mau ondel-ondel kamu? ".


Dellia: "hahahahahaha.. Ya gak ondel-ondel juga Fan".


Fannia: "terus apa??".


Dellia: "kue putri salju".


Fannia: "hahaha..ya ampun Delliaaa.. dirumah mah banyak, gak perlu bawa dari Jakarta, kan tau sendiri tiap bualan puasa dirumah embah ku selalu buat kue itu".


Dellia: "ahahaha, oh iya ya, buatan embahmu emang lebih enak fann".


Fannia dan Dellia asyik mengobrol dan takterasa penumpang perahu untuk ke pulau Gilgen sudah full dan perahu pun mulai berjalan menuju pulau Gilgen.


🍃🍃🍃


🌻🌈🌻


Ke esokan harinya


Jam 04:20 menit Alarm Fannia berbunyi dia terbangun dan mematikan alarmnya, dia langsung bangkit dari dan terburu-buru kekamar mandi untuk mengambil air wudhu' dan menunaikan sholat subuh. Setelah itu Fannia membereskan tempat tidurnya dan mulai melakukan kegiatan yang biasa dia lakukan di kosan ataupun di rumahnya.


Saat Fannia sedang menyapu di halaman depan rumah, embahnya tiba-tiba datang mennghampiri dia.


Embah: "fann... kamu sudah gak masuk sekolah lagi ya? " (duduk di kursi depan rumah) .


Fannia: "iya bah, kan sudah lulus sudah gak masuk sekolah lagi" (cepat menyelesaikan pekerjaannya) .


Fannia: "ada apa toh mbah?" (duduk di dekat mbahnya) .


Embah: "ndhak ada yang tanya kamu" (jawab mbhnya) .


Fannia: "siapa toh bah? temen SMP Fannia" (tanya fanniya) .


Embah: "bukan, iki loh ndhok wong jowo" (jawabnya lagi sambil meminum teh yang disediakan fannia) .

__ADS_1


Fannia: "hahaha embah ini ada-ada saja, kita kan juga orang jawa namanya Jawa Timur, jawa mana itu orangnya mbh? kan jawa banyak" (jawab fannia sambil memijat pundak mbahnya).


Embah: "Jawa Tengah ndhok, dia temamn Om mu.. " (ujar mbhnya).


Fannia: "oh temannya Om, Loh kok iso tau aku mbh? itu yang mana yah mbh? Fanni gak tau Om punya teman OrangJawa Tengah".


Embah: "itu teman baruya Omu, nanti embah kasi tau orangnya" (sambil tersenyum).


Fannia: "oh pantesan Fanni gak tau ternyata teman barunya tah, loh.. mau kesini lagi tah mbh?" (Tanya Fannia penasaran).


Embah: "iya nanti dia datang kesini" (berdiri dan masuk ke dalam rumah).


Fannia: "lah ngapain kesini lagi? " (tanya Fannia pada mbhnya namun tak di respon).


Fannia: "Om cerita apaan sampek aku ditanyain temennya? " (berfikir keras).


Fannia: "hadeh lebih baik aku mandi dari pada memikirkan hal yang belum jelas, bisa saja embah itu salah dengar" (beranjak dari tempat duduknya dan masuk rumah) .


Fannia bergegas mandi dan berganti pakaian, setelah itu Fannia membantu bi Ijah menyiapkan sarapan untuk mbahnya. Bi Ijah adalah pembantu keluarganya Fannia.


Bi Ijah: "udah neng taro aja biar bi Ijah saja neng Fanni takutnya capek tadi sudah bantu bibi bersih-bersih" (kata bi Ijah yang merasa sungkan) .


Fannia: "bersih-bersih gitu aja bi gak seberapa.. udah gak apa-apa bi, Fanni kan bilang apa waktu itu..gak boleh sungkan-sungkan kalo dapet bantuan, harus bersyukur".


Bi Ijah: "iya neng iya bibi lupa, alhamdulillah makasih yah neng keluarga neng baik banget sama bibi, padahal bibi mah cuma pembantu disini" (ujarnya senang) .


Fannia: "makasihnya sama Allah, kita juga gak bisa bantu bibi kalo gak ada izin dari Allah dan juga mendengar do'a hamba-hambanya yang meminta pertolongan pada-NYA.. ".


Bi Ijah: "Iya neng, bibi pokonya mah bersyukur sekali" (ujarnya dengan mata berkaca-kaca).


Tiba-tiba terdengar suara orang mengetuk pintu.


Fannia: "ealah bi ada tamu, jam segini sudah ada tamu? "(tanya fanniya sambil membuka celemek).


Bi Ijah: "itu paling omnya neng fanni"(jawabnya sambil meletakkan piring dimeja makan).


Fannia: "*ya sudah bi, biar Fanni saja yang buka pintunya"(bergegas menuju pintu depan).


*Tokk.. Tokk.. Tokk... *


*Assalamualaikum*... *


Fannia datang menghampiri pintu depan sambil berlari, "Walaikumsalam, sebentar masih jalan orangnya" Jawab Fannia.


...🌻🌻🌻


__ADS_1


__ADS_2