
Ke esokan harinya..
Fannia pergi ke pelabuhan di pagi hari dia melakukan peregangan sambil menikmati pemandangan pantai di pagi hari, setelah dia merasa cuku puas memandang pemandangan pantai yang indah dia memutuskan untuk pulang.
Sesampainya dirumah Fannia melakukan aktivitas seperti biasanya, tetapi Fannia memiliki rencana untuk mengubah sedikit model kamarnya.
Fannia: kaya nya aku butuh banget bantuan buat mindahin barang-barang ini, emm?? bi Ijah mau bantuin gak yah? mending tanyain aja bisa apa enggak tuh..
Fannia pun mencari Bi Ijah ke dapur
Fannia: sttt... Bi Ijah..
Bi Ijah: ada apa neng?
Fannia: Bantuin Niaa yuk..yuuk (sok manis)
Bi Ijah: kok serem yah neng liat neng Nia bersikap seperti barusan hahaha
Fannia: his..bibi..aku serius nih..mau enggak?
Bi Ijah: iya mau bentar lagi yah..
Fannia: ok, Nia tunggu ya bi bye-bye π (pergi meninggalkan dapur)
Bi Ijah: lah itu anak kenapa..? kenapa jadi kaya gitu?
Fannia menunggu Bi Ijah di ruang tamu dan menyalakan tv.
Embah: Sudah mandi kamu? (tanya embah Fannia yang datang ke ruang tamu juga)
Fannia: hehehe belom mbah, ini nungguin bibi selesai nyuci piring
__ADS_1
Embah: Loh memangnya mau kemana?
Fannia: gak kemana-mana bah..cuma ada perlu sebentar
Embah: kamu ini ada saja yang mau di kerjakan
Fannia: hehehe
Embah: ya sudah mbah mau ke rumah om mu dulu ada perlu
Fannia: ayo Nia anter mbah
Embah: dhak usah, biar embah sendiri saja..
Fannia: nanti mbah kecape'an gimana?
Embah: mbah mau jalan saja, kan rumah om mu dekat.. (berjalan keluar rumah)
Embah: iya, awas jangan kemana-mana fan jaga rumah
Fannia: siap mbah
Bi Ijah: neng minta di bantuin apa?
Fannia: ayo sini dulu..
"bi Ijah mengikuti Fannia ke kamarnya"
Fannia: jadi gini bi, aku pengen merubah dikit aja letak meja, lemari tp kamar mandi ttp aja di situ gak usah di pindah...
Bi Ijah: lah yah kan kamar mandi gak bisa di pindah neng, yang bisa di pindah itu yah lemari, meja sama ranjang..
Fannia: hahahha iya iya biasa aja gak usah sensi gitu kali, becanda...sapa juga yang mau mindahin kamar mandi..
__ADS_1
Bi Ijah: ya ampun neng gak lah gak sensi, cuma heran aja..
Mendengar apa yang di ucapkan bi Ijah Fannia tertawa terbahak-bahak. Fannia dan Bi Ijah pun memulai menggeser satu persatu barang yang akan di pindah tempat. Awalnya semua berjalan dengan lancar, namun pergerakan mereka terhenti saat giliran memindahkan lemari baju Fannia yang berat dan besar.
Bi Ijah: bibi mah gak bisa mindahin yang inj neng..
Fannia: iya nih mana kegedean lemari nya, mending yang ini jangan di pindah deh bi yang lemari sepatu aja yang di pindah kan lebih ringan yang lemarinya sepatu.
Bi Ijah: ya udah ayo coba dulu neng..
Mereka mencoba menggeser lemari sepatu sedikit demi sedikit lemari pun berpindah tempat. Fannia mulai menata barang-barangnya yang di pindah sementara saat memindahkan meja dan lemari sepatunya.
Fannia: udah bi biar sisanya Fannia yang beresin
Bi Ijah: biar bibi bantu aja yah
Fannia: ya udah deh gak apa-apa klo maksa hehe
Bi Ijah: yeeee kan bibi yg di paksa
Fannia: dih mana ada..
Fannia dan bi Ijah terus membereskan barang-barang di kamar Fannia.
πππ
πSelamat membacaπ
Terima kasih sudah mampir, jangan lupa kasi jejak yah..like, coment and vote..
πππ
__ADS_1