Tersadar Ketika Kau Bukan Milikku Lagi

Tersadar Ketika Kau Bukan Milikku Lagi
Episode 12


__ADS_3

Jam menunjukkan 03:45 alarm Fannia berdering, Fannia yang mendengar bunyi alarm tersebut langsung terbangun dan mematikan alarmnya karena merasa masih mengantuk dia kembali memejamkan matanya tapi tiba-tiba dia terbangun dan meraih ponselnya.


"Aduuh hampir saja aku lupa, mau bangunin maa~(terhenti) eh tapi beneran dia masih belum bangun?" ujar Fannia lalu terdiam sejenak.


"ah..tapi bodo amat lah kan dia punya banyak teman pastinya udah di bangunin sama temen-temennya" ujar Fannia mencoba masa bodo tapi dia kembali melihat ke arah ponselnya.


"tapi kalo dia belum bangun aku yang dosa nanti subuhnya bisa kelewat, trus berangkat kerjanya telat..haduh gimana yah" ujar Fannia bingung.


"Bissmillah..banguniin aja deh kan semalem dia sendiri yang minta" kata Fannia sambil menekan poselnya untuk menelfon Adhimas.


`tersambung'


"eem?" kata Adhimas.


"Assalamualaikum, mas? udah bangun?" tanya Fannia memelankan suaranya.


"Walaikumsalam, eh iya dhek ini baru bangun karena ada telfon" jawab Adhimas dengan suara serak.


"mas sakit?" tanya Fannia


"enggak dhek, kenapa emangnya?" tanya Adhimas.


"enggak suaranya serak begitu" ujar Fannia


"ah iya ini karna kemaleman tidurnya makanya serak, nanti juga udah enggak serak lagi" jawab Adhimas.


"ooh begitu" kata Fannia.


"kenapa? kamu khawatir yah ke mas?" tanya Adhimas sambil tersenyumkecil.


"eh? enggak, nanya doang mas kirain sakit soalnya suaranya begitu" kata Fannia sambil menepuk jidatnya.


"oh gitu yah?" kata Adhimas.


"eh ya udah mas sana siap-siap mandi, biasanya sholat dimana subuhnya?" tanya Fannia.


"di mesjid dhek" jawab Adhimas.

__ADS_1


"ya sudah mas tutup dulu yah telfonnya, kamu langsung mandi jangan tidur lagi nanti telat yang mau berjama'ah" kata Fannia.


"ah iya dhek, makasih yah udah bangunin mas" ucap Adhimas.


"em iya mas..udah yah..assalamualaikum" ucap Fannia.


"Walaikumsalam" jawab Adhimas.


Fannia menutup telfonnya dan mengambil nafas, saat berbicara dengan Adhimas Fannia merasa sangat sulit bernafas dan sangat gugup.


"astaughfirullah kenapa menelfon dia semenakutkan ini" kata Fannia.


Fannia beranjak pergi kekamar mandi.


...


Selesai mandi


Fannia bersiap untuk Sholat subuh, setelah sholat Fannia duduk di kursi belajarnya. Tak lama kemudian ada yang mengetuk pintu kamarnya.


*Tok Tok*


"iya bi bentar?" jawab Fannia dan segera membukakan pintu kamarnya.


"ah kirain belum bangun, oh iya neng bi Ijah mau kepasar bentar lagi neng mau nitip sesuatu?" tanya bi Ijah.


"ah? sepagi ini?" tanya Fannia.


"iya neng, mau nitip sesuatu apa enggak?" tanya bi Ijah lagi.


"ah enggak bi" jawab Fannia.


"oh ya sudah neng bibi berangkat dulu..oh iya gak usah nyapu yah neng bibi udah nyapu kok" kata bi Ijah sambil tersenyum.


"huh?" Fannia bingung.


"iya udah nyapu bibi udah neng santai aja yah" ucap bi Ijah lalu pergi keluar rumah.

__ADS_1


Fannia tetap mematung bingung, "sepagi ini udah nyapu? aku merasa gagal jadi wanita bi Ijah" ucap Fannia sambil tertawa kecil dan menutup kembali pintu kamarnya.


Tiba-tiba terdengar suara notif chat dari ponsel Fannia, saat Fannia melihat ponselnya ternyata Mama nya yang menelfon.


*mengangkat telfon*


"Assalamualaikum ma?" ucap Fannia.


"walaikumsalam, udah sholat nak?" tanya Mama Fannia.


"Alhamdulilah udah ma.."jawab Fannia.


"bagus, udah nyapu..?"tanya Mama Fannia.


"udah tapi ke duluan bibi yang nyapu hehe" jawab Fannia.


"oh..gak apa-apa yang penting nanti bantuin kalo ada kerjaan kasian kalo numpuhin ke bi Ijah nak" ujar Mama Fannia.


"ok siap mama.." jawab Fannia.


"yasudah nak mama mau masak dulu, oh iya kata ayah mu kamu jadi mau kerja atau kuliah?" ucap Mama Fannia.


"ah? itu Fannia pengen kerja ma.." jawab Fannia.


"emya sudah nanti di telfon lagi yah, tapi pikirin lagi yah nak..jangan terlalu terburu-buru" jelas Mama Fannia.


"iya Ma.." jawab Fannia.


"Ya udah ya..Assalamualaikum.." ucap Mama Fannia.


"Walaikumsalam" jawab Fannia.


Fannia menutup telfonnya dan meletakkan ponselnya di meja belajarnya sambil kembali berfikir apa yang dikatakan mamanya.


#Bersambung...


🍁🍁🍁

__ADS_1


🍁Selamat membaca🍁


πŸ’œπŸ’œπŸ’œ


__ADS_2