The Big Five

The Big Five
Tamu yang Tak Diundang


__ADS_3

Waktu menunjukkan pukul 20:30. Jack, Leo, Ronald, dan Roy sedang asyik mengobrol sambil merokok di Markas The Big Five. Tiba-tiba saja datang segerombolan orang asing yang menggunakan topeng menyerang markas mereka.


"Woi bangsat! Siapa kalian sebenarnya? Berani beraninya cari perkara sama The Big Five!" ketus Jack. "Nyari mati Lo ya! Gue jamin, kalian ga bakalan selamat dari serangan The Big Five! Malam ini akan jadi malam paling mengenaskan dalam hidup kalian yang ga akan pernah bisa dilupakan!" timpal Ronald, sembari bersiap untuk menghajar gerombolan orang asing itu.


"Kalian ga perlu tau kita siapa! Yang harus kalian tau, datang bawa peringatan awal! Kalian akan terus menerus diteror, sampai kalian membubarkan The Big Five!" ancam salah satu dari gerombolan orang asing itu. "Wah beraninya Lo nantang kita! Lo ga tau ya lagi berhadapan sama siapa? Udah Gaiss, langsung aja kita kasih pelajaran ke para bajingan ini, serang!!" Leo pun mengomandoi teman-temannya untuk menyerang segerombolan penyusup itu, sembari maju dan menghantamkan pukulannya tepat ke arah salah satu orang dari gerombolan itu. Diikuti dengan serangan dari anggota The Big Five lainnya.


Malam itu Ronald merasa sangat bersemangat, sebab sudah lama mereka tak berkelahi. Kurang lebih sudah satu minggu lamanya, setelah perkelahian mereka dengan The Fantastic Four. Dalam urusan perkelahian, Ronald paling berambisi, sebab Ia mampu melampiaskan kemarahan dan emosi nya melalui pukulan yang Ia hantam kepada lawannya.


Tak butuh waktu lama bagi The Big Five untuk memukul mundur lawan lawannya. Hanya dengan beberapa pukulan, segerombolan itu pun babak belur dibuatnya.

__ADS_1


"Woi mau kemana Lo! Lo ga akan bisa kabur dari The Big Five!" seru Roy pada salah satu orang dari segerombolan itu yang hendak melarikan diri. Wajah, lengan, dan badan orang itu sudah babak belur sebab hantaman yang begitu keras dari Roy. "Sebenarnya Lo itu siapa? Cepet jawab, sebelum Gue hajar Lo sampai mampus!" tanya Roy. "Sampai kapanpun Gue ga bakalan kasih tau!" jawab orang itu. "Wah, masih gede juga nyali Lo!" ketus Roy sembari mengayunkan pukulan tepat di kepala orang itu, sehingga orang itu pun jatuh tersungkur. "Okee iyaa Gue kasih tau! Kita semua disuruh buat nyerang The Big Five! Tapi kita juga ga tau siapa yang nyuruh kita sebenarnya, karena dia nyuruh lewat bawahannya. Kita dikasih uang dan disuruh untuk menyerang The Big Five buat ngasih pelajaran untuk kalian!" Jawab orang itu.


30 menit berselang, kini Jack, Leo, Ronald, dan Roy sedang memulihkan tenaga dan mengobati luka yang ada di tubuh mereka, hasil dari perkelahian tadi.


"Apa mungkin The Fantastic Four pelaku di balik kejadian ini?" tanya Jack memecah keheningan. "Ga tau pasti sih Jack, tapi yang penting kita harus segera cari tau dalang di balik kejadian barusan! Sebab, gue yakin kejadian ini ga bakalan berhenti sampai di sini, ini bakalan jadi awal dari segalanya! Pasti bakalan ada kekacauan yang lebih besar, yang akan kita hadapi!" Jawab Roy. "Gue setuju Roy! Intinya sekarang kita mesti lebih bersiap dan cari cara untuk membongkar kedok busuk si biang kerok itu!" timpal Ronald.


"Udah Gaiss kalemin aja dulu! Nih, mending kita minum minum dulu ga sih, masa udah gue beliin dari tadi sore dianggurin gitu aja!" Ajak Leo, sembari menyodorkan empat cangkir whisky kepada empat temannya itu, yang masih terbawa emosi. "Hehee bisa aja Lo Le cairin suasananya, yaudah yu Gais kita minum dulu!" timpal Jack. "Cheers dulu Gaiss! Kita lupain sejenak kejadian tadi, Let's Have Fun Gaiss!!" seru Ronald. Mereka berempat pun menikmati waktu malam yang tersisa dengan bersulang.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


"Gais mumpung masih jam 7:30 kita masuk sekolah aja yu! Kita kan udah kelas 3 SMA, kalo kita bolos terus yang ada malah kita ngga bakalan dilulusin dari SMA!" Ajak Roy. "Iyaa ayo! Tapi gue jamin sih pasti Lo bakal tidur lagi di kelas Roy hahaa.." jawab Ronald. "Iya gimana lagi ya, namanya juga beruang kutub, jadi dia butuh waktu hibernasi yang lama!" timpal Leo, disambut tawa oleh teman-temannya.


Setelah bersiap siap dan menyalakan motor mereka pun pergi ke sekolah. Untung saja sesampainya mereka di sekolah, waktu masih menunjukkan pukul 7:58, telat 2 menit saja mereka akan terkena hukuman dari Pak Surya, Guru BK SMA Nusa Bangsa.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Pukul 8:10, Bu Andin, Wali Kelas 12 IPS 2, memasuki kelas bersama dengan Siswi baru di kelas itu. "Selamat pagi anak-anak! Hari ini kita kedatangan Siswi baru di kelas kita, namanya Angel! Angel, silahkan perkenalkan diri kamu terlebih dahulu!" Bu Andin mempersilahkan Angel untuk memperkenalkan diri, disambut anggukan dari Angel. "Hai semuanya! Perkenalkan, namaku Angel! Aku pindahan dari SMA Bumi Pasundan di Kota Bandung!" ucap Angel. "Baik Angel, sekarang silahkan kamu duduk di bangku yang masih kosong ya! Nah anak-anak, Ibu harap semoga kalian bisa menerima kehadiran Angel yaa di kelas ini!" seru Bu Andin. Angel pun segera menduduki bangku di sebelah Ronald, yang kebetulan masih kosong.


"Iyaa Leo, kenapa kamu angkat tangan?" tanya Bu Andin kepada Leo. "Saya ada saran nih Bu, kan tadi barusan Angel udah kenalin diri, gimana kalo sekarang gantian kita yang memperkenalkan diri ke Angel, biar lebih akrab?" sahut Leo. "Ah itu mah bisa bisanya kamu aja! Biar ga ada pelajaran Ibu kan hari ini?" timpal Bu Andin, sembari tersenyum tipis. "Hehee.. kan kata pepatah "Tak Kenal Maka Tak Sayang", nah jadi biar kita bisa saling menyayangi kita mesti kenalan dulu Bu!" ucap Leo, diiringi gelak tawa dari teman-teman sekelasnya.

__ADS_1


"Hai, kenalin nama Gue Ronald" ucap Ronald kepada Angel. "Hai! Salam kenal ya!" ucap Angel. "Oiya, ngomong-ngomong kenapa Lo pindah ke Jakarta?" tanya Ronald. "Orangtuaku baru aja pindah tugas ke Jakarta, makanya Aku ikut ke Jakarta!" jawab Angel. "Udah berapa lama di Jakarta?" tanya Ronald. "Aku baru tiga hari sih di Jakarta". "Oh gitu ya, kapan kapan kita jalan bareng yu! Nanti Gue bakal anterin Lo buat keliling Jakarta, itupun kalo Lo mau. Gimana?" tanya Ronald. "Wah beneran? Mau dong! Makasih banyak yaa Ronald" ucap Angel, sembari tersenyum manis. Senyuman itu membuat hati Ronald terpikat, Ia pun merasa seperti melayang ke syurga.


"Ekhmm.. Cie ada yang lagi PDKT nih di kelas Saya! Udah sejauh mana nih Ron obrolannya? Mau diajak kemana nih Angel nya? Diajak mabal? Atau diajakin ikut tawuran?" singgung Bu Andin yang sedari tadi menguping pembicaraan mereka berdua. "Hehee.. maaf Bu" ucap Ronald, wajah nya memerah menahan malu. "Udah yaa Ron! Ngobrol nya dilanjut nanti aja yaa, kan bisa dilanjut di WA! Sekarang kamu fokus belajar dulu! Malu tuh sama Angel kalo semisal kamu nya pemalas, ga pernah fokus belajar! Baik anak anak kita lanjutkan pembelajarannya yaa!" ucap Bu Andin.


__ADS_2