
"Menurut gue, sekarang kita harus cari bukti yang akurat, yang bisa bantu kita untuk mengungkap kebenaran di balik ini semua!" tegas Mamet.
"Sejauh ini, gue belum nemuin bukti apapun Met! Apalagi pas kejadian malam itu, mereka semua kan bertopeng! Jadi, sulit untuk nemuin bukti yang menjurus ke pelaku di balik ini semua!" ucap Leo.
Hening sejenak, sebelum akhirnya Roy mulai menjelaskan tentang sebuah hal yang Ia temukan.
"Met, gue ingat banget! Pas kejadian malam itu, salah satu dari mereka ada yang punya Tato Scorpio di tangannya! Dan tato itu sama persis sama tato yang ada di lengan orang yang nyerang gue tadi!" timpal Roy.
"Tato Scorpio? Lo inget ga Roy bentuknya kyk gimana?" tanya Jack.
"Iyaa gue ingat Jack, ini gue udah nyoba buat gambar tato itu!" Roy pun menunjukkan gambar tato yang Ia ilustrasikan di laptop nya. "Dan sampai sekarang gue masih coba untuk cari tau tentang kelompok yang bersangkutan sama Tato ini!" lanjutnya.
Jack, Leo, Mamet, Gladys, Raisa, Wulan, dan Bunga pun mengamati gambar tato itu.
Jack tampak heran dengan gambar yang dibuat oleh Roy, sebab gambar itu sama persis dengan gambar yang ditinggalkan pelaku di dekat motornya. Ia pun mengambil gambar yang Ia temui tadi, dan menunjukkan gambar itu kepada teman-temannya.
"Gambar tatonya kyk gini Roy?" tanya Jack.
"Persis! Sebentar, kalo ga salah tadi Bunga juga sempet foto orang yang nyerang gue tadi." Roy pun meminjam hp Bunga untuk menunjukkan foto yang tadi sempat Ia ambil saat Roy berkelahi dengan dua pemuda misterius itu.
"Anjing! Sama persis! Tapi kenapa dia seakan sengaja kasih liat logo itu ke kita?" Leo merasa sangat heran.
"Udah jelas! Mereka emang berniat untuk nantangin kita! Mereka sengaja kasih kita clue untuk nemuin mereka! Dan saat kita udah berhasil mengungkap kebenarannya, mereka akan dengan mudah ngehabisin kita! Fucked Up! Kita dijebak!" Mamet pun menggebrak meja yang ada di depannya. Ia sangat emosi dengan situasi yang sedang Ia hadapi. Ia merasa mereka tengah berada di dalam keadaan skak mat.
__ADS_1
"Brengsek! Bisa bisanya mereka ngerjain The Big Five kyk gini? Mereka udah bener bener ngerendahin The Big Five! Kenapa kita ga minta tolong aja sih ke Delon? Gue yakin, pasti dengan bantuan The Dragon kita pasti bisa mukul telak orang yang udah berani nyari mati sama kita!" Ucap Raisa.
The Dragon adalah penguasa jalanan di Jakarta. Siapa pun yang nyari masalah dengan mereka, keselamatannya pun akan terancam. Mereka adalah Geng Motor yang paling disegani di Jakarta. The Big Five sudah menjalin persahabatan dengan The Dragon sejak awal mereka masuk SMA, Jack dan Leo yang mengenalkan nya. Jack dan Leo sudah bersahabat dengan Delon sejak mereka masih kecil. Hingga saat ini, mereka pun masih sangat akrab. Tak jarang mereka menikmati hari Minggu dengan sunmory bersama. Sehingga tak sulit untuk mereka meminta bantuan pada Delon.
"Iyaaa gue setuju sama Bunga! Sekarang mendingan kita bagi tugas. Gue sama Leo bakal datang ke Markas The Dragon buat ketemu sama Delon. Nah, Roy coba lo cari bukti lagi yang bersangkutan dengan logo itu! Met, lo jaga markas ya, jagain The Angel, kalo ada yang mencurigakan langsung kabarin gue!" pinta Jack, mereka pun mengiyakan permintaan Jack.
"Wait gais, kok si Ronald ga dateng dateng ya?" tanya Mamet
"Tadi mah dia lagi nganterin Angel balik, tapi ga tau deh, sekarang dia dimana, dichat juga belom dibales, lagi bucin kali." Jawab Roy.
Tak lama kemudian Ronald pun datang, membawakan tiga loyang Pizza dan Soft Drink untuk teman-temannya.
"Hallo guys! Sorry yaa gue telat! Ini gue bawain oleh-oleh buat kalian! Yuu dimakan dulu!" ucap Ronald sembari menyuguhkan Pizza dan Soft Drink di meja untuk disantap oleh teman-temannya.
Mereka pun makan bersama-sama. Sebelum melanjutkan rencana yang telah susun bersama.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Sesampainya Jack dan Leo di Markas The Dragon, mereka pun disambut hangat oleh anggota The Dragon. Mereka pun dipersilahkan masuk ke dalam markas. Delon sudah menunggu kedatangan mereka sejak 20 menit yang lalu.
"Hai, Jack, Leo! Gimana kabar kalian? Udah lama kalian ga main ke markas The Dragon. Mana anak anak The Big Five? Kok ga pada ikut?" tanya Delon, sembari tersenyum ramah pada Jack dan Leo.
"Hai lon, kabar baik broo! Sorry yaa lon kita ke sini cuman berdua, anak -anak The Big Five lagi pada ada urusan soalnya" jawab Leo.
__ADS_1
"Kalian mau minum apa? Udah pada makan belom? Biar gue suruh anak buah gue buat siapin"
"Hehee.. ga usah repot-repot lon!" jawab Leo.
"Kalian lagi ada masalah apa sih sebenarnya? Ada yang berani nyari perkara sama kalian?"
tanya Delon.
"Jadi sebenarnya gini lon, semalem markas kita sempet diserang sama orang ga dikenal. Terus tadi, motor gue juga di jailin, tapi sampai sekarang gue juga ga tau siapa pelakunya. Roy juga tadi diserang sama dua orang ga dikenal." Jack menceritakan apa yang tengah mereka alami.
"Anjir! Kok bisa bro? emang awal mulanya gimana?" tanya Delon penasaran.
"Lo tau kan lon, kalo The Big Five ga akan pernah nyari keributan, selama ga ada yang nyari masalah sama kita. Gue juga bingung, siapa yang seniat ini mau nyari masalah sama The Big Five! Sampai detik ini, kecurigaan kita masih sama The Fantastic Four. Tapi kita juga ga punya bukti akurat kalau pelakunya itu mereka. Gue juga ngerasa kayaknya ngga mungkin deh The Fantastic Four seniat dan sepintar ini! Mereka itu musuh bebuyutan kita, jadi gue tau betul kalau mereka ngga akan sehebat ini dalam merencanakan strategi buat ngejatohin kita!" terang Jack.
"Hmm.. Ada bukti yang udah lo temuin?" tanya Delon.
"Gue sama Roy, nemuin bukti ini lon!" Jack menunjukkan foto yang Roy berikan tadi, dan gambar logo yang Ia temukan dekat motornya.
"Jujur Jack, gue ga pernah liat logo ini sebelumnya! Ga ada Geng Motor di Jakarta yang punya logo kyk gitu! Gue pun kenal banget sama geng-geng anak SMA yang ada di Jakarta, kayaknya logo mereka juga ga ada yang kyk gitu! Tapi kalo diperhatiin ini ada uniknya Jack, coba lo perhatiin bagian ekor nya! Di sini ada tiga cabang yang retak, warna nya juga aneh, kenapa coba warna nya merah darah kyk gini? Ga kyk Scorpio pada umumnya!" jelas Delon.
"Lon, lo mau bantuin kita kan untuk ngungkap kebenaran dari ini semua? Kita butuh banget bantuan lo dan The Dragon!" pinta Leo, yang sedari tadi fokus mendengarkan obrolan Jack dan Delon.
"Gue janji, bakal bantu kalian! Kita ini sahabat udah dari kecil Le! Masa iya ketika sahabat gue lagi diteror kyk gini gue diem aja? Gue akan selalu ada untuk kalian!"
__ADS_1
"Mantaaaappp!! Makasii banyak Lon!! Sahabat terbaik gue nih Jack! Udah mah ganteng, baik hati, jagoan pula! Fix, ini mah idaman para emak-emak!" ucap Leo, sembari menjabat tangan Delon. Delon dan Jack pun tertawa mendengar perkataan Leo.