The Choice

The Choice
Prolog


__ADS_3

Di malam yang indah karna bulan bersinar terang dan bintang-bintang bertaburan.


Di kamar seorang gadis sedang bertelpon dengan seorang lelaki yang akhir-akhir ini menemani hari-hari nya.


"ayra" ucap si lelaki kepada gadis itu.


Dia ayra


"iya ada apa rel?" tanya ayra kepada lelaki itu.


Dia carel


"gw mau ngomong" ucap carel.


"ngomong apa?" tanya ayra bingung.


"sebenarnya gw suka sama lu" ucap Carel setelahnya iya mematikan sambungan telponnya.


🍃


Esok harinya ayra pergi kesekolah dengan semangat tidak lupa dengan senyum yang mengembang.


"Woi ra! kenapa lu senyum-senyum sendiri" tanya nisa sahabat nya dengan bingung karna melihat ayra yang masuk ke dalam kelas sambil tersenyum.


"ehh, engga kok ga kenapa-kenapa" jawab ayra.


"ohh, ehh gw mau cerita nih" ucap nisa.


"cerita apa?" tanya ayra.


"lu nya duduk dulu lah" ucap nisa sambil memandang ayra malas karna tak kunjung duduk.


"hehehe iya" ucap ayra dan setelah nya ayra duduk.


"jadi gini, gw mau kasih tau cowo yang selama ini gw suka" ucap nisa.


"mana-mana?, ada fotonya ga?" ucap ayra penasaran.


"ada dong, gw kan kemarin main bareng, yah walaupun sebentar sih" ucap nisa.


"nih" lanjutnya sambil menyodor kan handphone nya ke ayra.


Deg


seketika jantung ayra berdetak lebih cepat karna melihat yang ada di foto tersebut. Carel, yah carel yang berada di foto tersebut pacarnya yang baru jadian semalam.


"ra, ayra" ucap nisa membuyar kan lamunan ayra.


"e-eh iya, ada apa?" ucap ayra.

__ADS_1


"gimana cakep kan?" tanya nisa.


"ehh, iya cakep kok" ucap ayra gelagapan dan memaksa kan untuk tersenyum.


kringg kringg


Suara bel mengakhiri kegiatan curhat-curhatan nisa dan ayra.


dan akhirnya mereka semua yang ada di kelas segera duduk di bangku nya masing-masing. Dan terdengar suara drap langkah seseorang yang di yakini itu seorang guru.


------------------------------------


kringg kringg


Akhirnya setelah 10 jam belajar dan istirahat 2 kali bel pulang berbunyi.


"udah selesai ra?" tanya nisa.


"udah nih, yuk kedepan kan?" jawab ayra.


"iya yuk" ucap nisa.


Setelah nya mereka segera pergi ke depan untuk menunggu jemputan masing-masing.


Setelah sampai di depan ternyata supir nisa sudah menunggu di depan.


"gw duluan ya ra" ucap nisa.


"iya ra bye" ucap nisa sambil melambai lambaikan tangan nya.


"byee" ucap ayra juga sambil melambai lambai kan tangan nya juga.


Setelah nya sampai lah ariel dan dengan segera ia memasuki mobil arnold.


"udah lama dek?" tanya ariel.


"belom kak" jawab ayra.


"ohh" ucap ariel.


karna merasa ada yang perlu di bicara oleh carel ia berinisiatif untuk menghubungi carel.


"rel" setelah sambungan tersambung.


"iya ra ada apa?"


"ada yang mau aku omongin, bisa ketemuan ntar malem?" tanya ayra.


"gausah nanti malem, sekarang aja.. aku juga udah ga ada kelas" ucap carel.

__ADS_1


"yaudah mau ketemuan di mana?" tanya ayra.


"gausah, aku kerumah kamu aja" ucap carel.


"yaudh aku tunggu dirumah ya" ucap ayra.


"iya, aku tutup ya sayang byee" ucap carel.


tut tut


"hahaha sayang? kamu lebih pantes sama nisa di banding kan dengan aku rel" ucap ayra lirih.


Tidak terasa akhirnya mereka sudah sampai di rumah dan ayra segera masuk kedalam setelah berpamitan dengan ariel.


Dan ariel pergi kembali ke kampus karna masih ada jam nya.


tidak lama kemudia terdengar suara motor sport yang ayra yakini itu motor carel.


ting tong


ayra segera membuka pintu dan menyuruh carel untuk masuk.


"mau minum apa?" tanya ayra.


"nanti aja, sekarang kamu mau ngomong apa?" jawab carel.


"aku mau ngomong penting" ucap ayra.


"yaudh ngomong" ucap carel penasaran.


"kita putus!" ucap ayra.


"kamu ngomong apa sih, jangan suka ngawur deh"


ayra menyandarkan punggungnya pada sofa, dan menghela nafas nya berat.


"kamu ingin aku bahagiakan, cintailah nisa, dia sangat membutuhkan mu"


Carel berjalan menghampiri ayra yg bersandar di sofa di usapnya rambut ayra yg hitam bergelombang.


"ayra maksud kamu apa?  dengar  penjelasan aku dulu , aku sama nisa  gak ada hubungan apa apa, hanya orang tua kami saja yg dekat" tukas carel.


sedetik kemudian ayra berdiri dan menghampaskan tangan carel yg berada di pundak nya.


"cukup rel, aku tau kamu cinta sama aku, kamu ingin mebahagiakan aku kan, jadikanlah nisa wanita mu juga rel, dia sahabat aku yg baik jadi aku mohon jangan sakiti nisa, biar aku yg tersakiti"


Tiba-tiba seseorang datang.


"tidak ada lagi yang tersakiti. aku pun merasakan hal yang sama seperti kalian" tukas arnold.

__ADS_1


Seketika semua menatap pandangan padanya sambil terheran.


__ADS_2