
Malam harinya , aku diantar Pak Bambang untuk pergi rapat disalah satu cafe di Jakarta . Gitta kali ini tidak ikut denganku karena dia tidak termasuk kedalam keanggotaan rapat ini, dan biasanya dia akan ikut jika kemana aku pergi tapi malam itu Gitta harus menemani Mamanya keacara keluarga mereka.
Saat rapat kami membicarakan tentang tempat pelaksanaan , acara apa saja yang akan diadakan , bahkan persiapan untuk peserta yang megikuti acara ini . Aku ditugaskan untuk mendata semua siswa yang akan ikut , membuat poster pengumuman acara perpisahan , dan semua hal yang berhubungan dengan peserta acara perpisahan ini .
Setelah rapat sekitar 2 jam kami semua memutuskan untuk mengakhiri rapat
" Bren , aku antar pulang yah " kata Adrian padaku
" Gak usah Adrian , aku djemput sama supirku " kata ku padad Adrian
" Tapi Bren , sekali ini aja kan waktu kemarin kamu bilang next time " kata Adrian sambil membujukku
" Yah udah deh tapi langsung pulang yah soalnya aku harus belajar " kata ku pada Adrian
" Iya Bren langsung pulang " kata Adrian
Malam itu kali pertama bagiku pulang diantar oleh seorang laki - laki selain Pak Bambang supir keluargaku . Saat aku mulai mengenal Adrian ada hal - hal yang baru dan pertama kali aku lakukan , tapi aku bahagia dengan hal baru yang aku alami ini karena aku bisa melewatinya bersama orang yang aku cintai .
Saat dijalan pulang , aku sangat ingin untuk menanyakan padanya soal bagaimana perasaannya padaku agar teka - teki tentangnya cepat terjawab tapi aku tidak bisa bersuara untuk menanyakannya . Entah aku mungkin masih malu padanya yang baru ku kenal belum lama ini atau aku tidak ingin mendengar jawabannya yang mungkin akan mengecewakanku.
" Bren lihat dia deh , itu ada live musik dipinggir jalan kayaknya seru deh " kata Adrian padaku
" Singgah yuk....tuh banyak yang dengerin mereka nyanyi " kata Adrian lagi sambil mendekati tempat live musik itu yang berada dipinggir jalan
" Ayo turun , gak lama kok satu lagu aja terus kita langsung pulang " kata Adrian sambil memberi tangannya untuk membantuku turun dari motornya
Saat itu aku tidak megatakan iya atau tidak padanya tapi hati ku yang mendorong badanku untuk mengiyakan panggilannya , kami berdua mendengarkan live musik itu sampai melewati janjinya padaku bahwa hanya mendengarkan 1 lagu dan langsung pulang .
Saat mendengar live musik itu Adrian memegang tanganku lagi , tapi aku tidak menolaknya sama sekali dan ini kedua kali nya Adrian memegang tanganku, sebelumnya dikantin sekolah dia memegang tanganku sambil mendengar lagu juga lewat airphone . Saat dia memegang tanganku ingin rasanya aku mengatakan " Adrian aku ingin kamu juga terus terang tentang perasaaanmu kepadaku , jangan membuatku bingung dengan perilakumu padaku".
Kami berdua mendengarkan live musik itu sampai selesai , dan waktu sudah cukup larut sampai mamanya Gitta menelponku karena khawatir aku belum pulang ditambah lagi bukan Pak Bambang yang mengantarku pulang.
Aku pun langsung mengajak Adrian untuk pulang......
__ADS_1
" Makasih yah Adrian , kamu udah mau antar aku pulang " kata ku pada Adrian sambil tersenyum
" Iya kok Bren malahan aku yang makasih ke kamu , soalnya udah nemenin aku dengar live musik " kata Adrian
" Yah udah aku masuk dulu yah , kamu hati - hati " kata ku pada Adrian
Aku membuka pagar rumah untuk masuk kedalam rumah
" Bren... kamu gak bakalan dimarahin kan ?? " tanya Adrian padaku
" Aku antar sampai dalam rumah yah " kata Adrian lagi
" Udah gak usah Adrian , aku gak apa -apa kok soalnya tadi udah ijin juga sama mamanya Gitta " kata ku pada Adrian
" Yah udah kamu masuk gih , salam yah buat Gitta " kata Adrian padaku
" Iya nanti aku bilang ke dia " kata ku pada Adrian
Aku pun masuk kedalam rumah
" Malam tante, maafnya aku pulang agak telat soalnya tadi rapatnya gak lama " kataku pada Mamanya Gitta yang saat itu sedang menungguku diruang keluarga
" Tadi pacar kamu yah ? " tanya Mamanya Gitta
" Ha ?? Gak kok tante cuma temen sekolah aja tapi rumah kita searah jadi dia nawarin buat pulang " kataku pada Mamanya Gitta
" Yah udah , kamu masuk aja dalam kamar terus istirahat ini udah larut malam " kata Mamanya Gitta
Saat aku masuk kekamar ternyata Gitta sudah tidur , aku sebenarnya ingin sekali mengatakan soal Adrian padanya karena Gitta sudah beberapa kali memiliki pacar jadi dia mungkin bisa memberi saran atau jawaban bagaimana perasaan Adrian padaku, tapi niatku itu terus terhalang karena aku tidak ingin hanya terus menebak perasaannya padaku sampai aku mempunyai ekspetasi besar tentangnya .
Keesokan harinya......
" Bren , gimana rapat kemarin kalian bicara soal apa ?? " tanya Gitta padaku yang sedang menulis dimeja belajar
" Kita bicara soal planning acara sih Gitt, oh iya mulai senin kita bakalan jalan yah sama temen - temen lain buat data peserta acara perpisahan sekolah " jawabku pada Gitta
__ADS_1
" Okey bu kordi.....Tapi aku jalan sama kamu yah hari senin , gak mau sama orang lain " kata Gitta sambil memelukku
" Iya Gitt nanti kita berdua yang jalan " kata ku pada Gitta
" Eh iya tadi malam kamu pulang jam berapa sih kok aku gak tau ?? " tanya Gitta padaku
" Rapatnya lama banget Gitt makanya aku pulang udah malam banget terus kamu udah tidur " kataku pada Gitta
" Oh pantesan aku gak tau " kata Gitta
Hari seninnya disekolah , saat jam istirahat pertama kami anggota sekretariat berbagi tugas untuk mendata teman - teman yang akan ikut acara perpisahan ini . Jadi Lydia dan Sefanya akan mendata teman - teman dari kelas XII Bahasa , Jesicca dan Joandra mendata teman - teman dari kelas XII Ipa , Aku dan Gitta akan mendata teman - teman dari kelas XII Ips termasuk kelas kami berdua , dan Dewi bersama Indah akan menempel poster acara perpisahan sekolah di Mading sekolah , kantin , papan pengumuman yang ada di Aula sekolah , dan membagikan pada semua organisasi yang ada disekolah .
Aku dan Gitta mulai mendata dari kelas XII Ips A , saat kami memasuki kelas mereka tiba - tiba Adrian berdiri didepan dan mengatakan " Guys.... Tolong dong perhatiannya ini ada dari panitia acara perpisahan sekolah mau mendata teman - teman yang ingin ikut " aku terkejut karena melihatnya dikelas itu, dan aku yang ingin sekali tau Adrian berada dikelas mana ternyata berada dijurusan yang sama denganku hanya dia dikelas A sedangakn aku dikelas C .
Waktu itu aku sangat senang karena satu teka - teki tentang Adrian mulai terjawab, aku berpikir mungkin waktu yang akan memberiku jawaban atas semua teka - teki tentangnya termasuk tentang bagaimana dirimu sebenarnya, bagaimana perasaanmu padaku, dan bagaimana akhir dari kisah kita ini......
" Aku akan menunggu Mu sampai kapanpun tapi aku mohon jangan membuatku menyesal nantinya karena membuat keputusan ini "
Hallo Sahabat Pembaca , Terima Kasih banyak telah membaca NovelKu in, jangan lupa untuk dikomen, like, dan divote yah untuk perkembangan novel ini,,,,Sampai jumpa diepisode selanjutnya...........
Salam Sayang,
__ADS_1
Monica Lim