The Church Secrets

The Church Secrets
•• 04. Gereja (2) ••


__ADS_3

Kepala keluarga terdahulu, Gladwin ven Anderlecht bersama istrinya, Veronika ven Anderlecht, meninggal dunia karena terlibat dalam suatu insiden. Sebelum mereka meninggal, mereka dikaruniai 3 anak laki-laki yang saat ini terkenal sebagai 3 predator puncak. Tapi ada rumor yang beredar kalau sebelum mereka meninggal, Veronika melahirkan seorang putri yang saat ini keberadaan belum diketahui.


Veronika ven Anderlecht, dulunya hanya seorang putri dari petani. Pernikahannya dengan Gladwin tidak direstui oleh kedua orang tua Gladwin, serta para bangsawan lainnya. Tapi karena cinta, Gladwin tidak menghiraukan hal itu. Banyak rakyat yang menganggap kisah cinta mereka sangat indah, tapi para bangsawan berfikir kebalikannya. Veronika memiliki energi yang unik, dimana energinya bisa membuat orang lain merasa hangat saat bersamanya. Hal inilah yang membuat para bangsawan takut. Apalagi Gereja sangat menyukai energi milik Veronika.


Hanya saja.. ayah dari Gladwin tidak menyukai Veronika. Dia terkenal kejam dan juga keji, suka bermain wanita dan hanya mementingkan urusannya sendiri.


Thorne ven Anderlecht, pernah menjabat sebagai kepala keluarga Anderlecht. Ia adalah ayah dari Gladwin. Ia memiliki 4 orang putri dan 1 orang putra (Gladwin). Thorne memiliki 3 orang selir yang melahirkan ke empat putrinya tersebut. Tapi karena merasa kalau putri-putrinya hanya akan mengganggu urusannya, ia dengan keji membunuh ke empat putrinya itu. Tentunya para selir tidak mempermasalahkannya, karena mereka juga tidak berinisiatif untuk memiliki anak. Yang mereka inginkan hanya harta milik Thorne.


Thorne pun sama, ia hanya ingin memuaskan nafsu miliknya. Sejauh ini ia memiliki 3 istri dan 7 selir yang masih setia bersamanya. Bahkan beberapa diantaranya masih muda. Istri pertamanya Lethicia dibunuh karena menolak perintah Thorne. Bisa dibilang ia adalah kepala keluarga terburuk di keluarga Anderlecht.


Reagen : "Kelinci kecil tidak perlu menghadirinya kalau tidak mau. Karena acara itu hanya akan mengganggu kenyamanan kelinci kecil. " *mengelus kepala Livy


Livy : "Baik. "


Reagen : "Hei Livy, apa kamu mau coba sesuatu? "


Livy : "Uh? "


Reagen : "Pudding, kamu mau coba? "


Livy : "Ini.. sudah lewat waktu makan.. "


Reagen : "Apa salahnya? kelinci kecil perlu asupan gula juga, jangan cuma makan makanan asin saja. "


Livy : "Uh! "


Reagen : "Ambil saja di kulkas, aku jamin kelinci kecil akan menyukainya. "


Livy : "Ba.. ik. "


Reagen : //senyum tipis


(dapur)


Lilyana : "Livy? "


Livy : "Oh, Lilyana. "

__ADS_1


Lilyana : "Aku dengar kamu habis keluar dengan tuan Reagen. "


Livy : "Iya.. "


Lilyana : "Bagaimana menurutmu tentang tuan Reagen? "


Livy : "Kakak.. terlihat menyeramkan. "


Lilyana : "Uh?! "


Livy : "Tapi.. kakak.. aku rasa kakak sangat baik. "


Lilyana : "(Apa tuan Reagen sudah memberitahu Livy?) "


Livy : //makan


Lilyana : "(Livy anak yang polos, dia pasti menganggap kalau panggilan itu hanya perintah. Sayang sekali dia terlibat dalam aksi pencurian itu.) "



Lilyana : "Uh-huh?!! "


Keluarga Norah, salah satu dari 5 keluarga yang menjaga Gereja. Reputasi keluarga mereka sangat baik dikalangan para bangsawan lainnya. Mereka bisa dibilang keluarga pembawa keberuntungan. Salah seorang putri dari keluarga Norah memiliki paras yang cantik dan menawan layaknya seorang putri dalam kisah dongeng. Marina Norah, merupakan putri dari selir kepala keluarga, akan tetapi diakui sebagai putri keluarga Norah.


Semua rakyat setuju bila dia yang akan mendapatkan seluruh harta warisan keluarga Norah. Tapi sesuai aturan, dia harus menikah sebelum akhirnya mendapatkan harta. Karena itulah.. dia mengincar putra dari keluarga Anderlecht.


{ Marina Norah -- Putri keluarga Norah (25 th) }


Marina : "Selamat malam, tuan sekalian. "


Reagen : "Bukankah ini sudah malam untuk berkunjung? "


Marina : "Saya minta maaf mengganggu kenyamanan anda sekalian. Saya sengaja mampir hari ini untuk membicarakan tentang jamuan yang akan datang sebentar lagi. "


Kai : "Jamuan itu tidak perlu dibahas. " //kesal


Marina : "Apa tuan Arthur ada di rumah? "

__ADS_1


Kai : "Dia sedang sibuk. "


Marina : "Begitu ya.. ada baiknya kita membicarakannya bertiga saja. Oh ya, saya juga bawakan wine berkualitas milik keluarga Norah. "


Kai : "Ck."


(rumah tamu)


Lilyana : //menuangkan wine. "Silahkan, tuan. "


Marina : "Keluarga kita sudah lama bersahabat, sekarang di generasi kita saat ini tentunya harus tetap melanjutkan tradisi milik leluhur kita. "


Kai : "Memangnya apa ada perubahan? Bukankah jamuannya akan sama seperti dulu? "


Marina : "Tidak. Karena kali ini para tetua tidak akan hadir. "


Kai : "Lalu? "


Marina : "Disitulah masalahnya~ tanpa tetua, kata-kata menyinggung bisa datang dari siapa saja."


Reagen : "Jadi~ kau kemari ingin memastikan agar kami tidak memprovokasi keluarga lain, begitu~? " *tatapan psikopat.


Marina : //senyum. "Tuan Reagen memang pengertian. "


Kai : "Heh~ begitukah? kau bukan kemari untuk menemui kakak? " *sinis


Marina : "Uh." *senyum. "Saya mohon tuan tidak merendahkan niat baik saya. "


Kai : "Maaf saja.. "


Marina : "Sekarang juga telah tersebar rumor kalau keluarga Anderlecht menyimpan gadis buangan disini. Apa itu benar? "


Kai : "Apa kau perlu tau? "


Marina : "Haha. Saya yakin keluarga Anderlecht tidak seperti itu~ untuk apa keluarga terkuat menyimpan gadis di rumahnya, kecuali untuk memangsanya. Iya kan? "


Reagen : "Setengah benar~ "

__ADS_1


𝓖𝓮𝓻𝓮𝓳𝓪 (2),


𝓢𝓮𝓵𝓮𝓼𝓪𝓲~


__ADS_2