
Sebelum jamuan dimulai, kepala keluarga saat ini dan calon kepala keluarga yang baru akan berkumpul di ruang rapat Gereja.
Arthur : "Mungkin kamu akan menemukan orang-orang menjengkelkan disini, tapi jangan hiraukan mereka. Karena mereka hanya iri padamu. "
Livy : "Uh? Iri? "
Arthur : "Ya. Kau itu spesial, paling spesial diantara semua orang. "
Livy : "Iya.. "
/pintu terbuka..
Tatapan orang-orang mulai tertuju pada Livy.
Arthur : "Gereja itu ya.. tempat yang suci tapi dipenuhi oleh iblis. " *bicara dengan nada rendah
Livy : "Uh! "
Meskipun agak takut, tapi Livy tidak berani terlalu dekat dengan Arthur.
Marina : "Tuan Arthur? "
Arthur : "Oh~ Nona Marina ya? "
Marina : "Lama tidak bertemu, tuan. " *bungkuk
Arthur : "Iya. "
Marina : "Tempo lalu saya datang ke kediaman keluarga Anderlecht. " *melirik ke arah Livy
Livy : //melihat sekitar
Marina : "Sepertinya anda membawa seorang pelayan ya. Tapi, bukankah acara ini dihadiri khusus oleh keluarga besar? "
Arthur : "Livy, kemarilah. "
Marina : "Hm? "
Livy : *mendekat
Dengan cepat Arthur menarik tangan Livy dan mendorongnya ke arah lantai. Hal itu membuat Livy berlutut di hadapan semua tamu.
Livy : *gemetar
Arthur : "Lihatlah, apa ada yang perlu kau khawatirkan dari anak ini? "
Marina : "Saya minta maaf, tuan Arthur. "
Arthur : *melepas Livy.
__ADS_1
Marina : "Kalau begitu, saya lebih dulu menuju ruang rapat. Permisi. " *pergi
Marina pergi dengan perasaan kesal dan dendam pada Livy. Livy yang syok hanya bisa diam dengan tubuh yang gemetar.
Arthur : "Livy, bangun. "
Livy : //berdiri
Arthur : "Ayo kita pergi. "
Livy : "Hm." *memegang lengan baju Arthur.
Arthur : "Uh? Ada apa Livy? "
Livy : "A-apa aku.. membuat.. kesalahan? " *nada ketakutan
Arthur : "Ha?! "
Livy : //gemetar. "A-aku minta maaf, aku tidak akan mengulanginya lagi. " *nada ketakutan *menunduk
Arthur : "Hei.. kamu bicara apa sih? " *memegang pipi Livy
Livy : //berusaha untuk tidak menatap mata Arthur. "Aku minta maaf. "
Arthur : "Huh.. aku melakukan itu bukan karena kamu membuat kesalahan. Tapi karena wanita itu. "
Livy : "Aku.. minta maaf. "
Livy : "Hm."
Arthur : "Jangan jauh-jauh dariku. " *memegang tangan Livy.
Livy : "Uh? "
Arthur : "Ayo."
Arthur dan Livy masuk ke ruang rapat.
Sebuah ruangan yang besar dan berisikan lambang dari 5 keluarga besar.
? : "Wah~ wah~ Kira-kira ini siapa ya~? "
Livy bersembunyi di belakang Arthur, dan memegang erat lengan baju Arthur.
Arthur : "Hmph! Aku pikir kau mati, pak tua. Oh~ apa mungkin sekarang harus ku sebut kau.. kakek ****? " *menyeringai
{ Thorne ven Anderlecht -- Kepala keluarga sementara Anderlecht (76 th) }
Thorne : "Kau tidak sopan sekali~ "
__ADS_1
Arthur : "Memangnya ada cucu-cucumu yang bersikap sopan? " *duduk
Thorne : //melirik ke arah Livy
Arthur : "Kenapa? "
Thorne : " Uh. "
Arthur : "Apa kau tertarik dengannya~ ? "
Thorne : " Hump! Aku juga punya tipeku sendiri. "
Arthur : " Tch. Sediakan tempat duduk untuk Livy! "
Tak lama 2 orang yang merupakan pelayan Gereja membawa kursi untuk Livy, yang diletakkan di belakang Arthur.
Arthur : "Duduklah. "
Livy : "Iya." *duduk
Thorne : "Untuk seorang serangga, beruntung juga kau bisa duduk di sana. "
Livy : "Uh!! "
Arthur : "Untuk seorang gila ****, beruntung juga kau diizinkan untuk datang ke tempat suci ini~ " *memprovokasi.
Thorne : "KAU?!! " *berdiri
Arthur : "Nah, bukankah lebih cepat lebih baik? "
Thorne kembali duduk dengan perasaan marah. Sejak awal Thorne memang merasa terancam dengan keberadaan Putra-putra dari Gladwin dan Veronika, yang dijuluki 3 predator puncak.
Tetua 1 : "Kalau begitu, kita mulai rapatnya. "
Tetua 3 : "Untuk menghormati Gereja, tradisi jamuan ini akan dilaksanakan minggu depan di aula Gereja. "
Tetua 2 : "Kami berencana untuk mengadakan acaranya di luar Gereja, agar para warga dapat melihat Gereja suci. Lalu tidak lupa para warga bisa ikut dalam jamuan. "
Tetua 1 : "Jadi permasalahannya hanya ada satu disini, untuk makanan kita hanya memiliki setengah populasi warga. "
? : "Soal itu tidak perlu khawatir. Keluarga Islwyn akan mengirimkan pasokan makanan untuk warga yang kekurangan makanan. "
{ Austin Islwyn -- Kepala keluarga Islwyn (46) }
? : "Memang hebat ya~ keluarga dengan pasokan makanan terbesar. "
{ Dion Norah -- Kepala keluarga sementara (51) }
𝓖𝓮𝓻𝓮𝓳𝓪 (4),
__ADS_1
𝓢𝓮𝓵𝓮𝓼𝓪𝓲~