The Collection Story EP.1 [Unknown U]

The Collection Story EP.1 [Unknown U]
CH-11


__ADS_3

Tae Bum membalikkan tubuhnya menghadap kedalam rumah.


"Rumah mu, benar-benar menarik" Katanya tak terduga.


"Bagaimana, kau tahu"


Tanya ku masih terkejut menghadap kearahnya....Aku yang bodoh terpancing olehnya, membuatku tak bisa berbohong padanya.


"Jadi, Memang benar ini rumah mu" Kata nya, sudut bibir sedikit terangkat.


Aku yang ketahuan, tidak bisa berkata apa-apa


"Tenanglah, Rahasia mu akan aman dengan ku"


"Lagi pula, aku sudah tahu sejak awal" Sambungnya bicara padaku


"Benarkah?"


"Bagaimana, mungkin?" Responku semakin terkejut.


"Huh" Dia mendesah sambil sambil meminum kopi ditangannya


Aku terus menatapnya karena kecurigaan ku yang semakin besar. Sempat aku melihat tangannya yang terluka.


*****


"Tanganmu, terluka" Kata ku


"Ah.." Responnya tak peduli


"Ayo, ikuti Aku" Ajak ku menuju depan pintu kamar ku.


 


Tae Bum mengikuti dari belakang, Aku menekan tombol untuk membuka pintu


"Siapapun bisa tahu, kalau ini rumahmu" Tae Bum berkata padaku sambil menunjuk sebuah foto di atas lemari pendek dekat pintu.


"Ah..." Responku, segera membalik dan masukan foto itu kedalam laci.


Aku lanjut menekan tombol, dan membuka pintu.


"Masuklah" Ajak ku kedalam kamar.


Tae Bum mengikuti dan masuk ke kamar


"Tunggu Sebentar" Kata ku, mencari kotak obat di sini


****

__ADS_1


Tae Bum duduk di dekat jendela....Aku menemukan kotak obat dan mengambil perban didalamnya.


"Ini, pakailah" Kata ku sambil melempar perban itu ke dekatnya.


"Kau pasti, bertengkar kan?" Sambung ku bertanya


Tae Bum mengambil perban itu, lalu mengembalikannya padaku.


"Astaga. Kau tahu cara berkelahi"


"Tapi, tidak tahu cara mengunakan perban" Aku mengomelinya.


Aku memasang pada tangannya, Tae Bum yang terus menatap ku, membuat ku merasa tak nyaman.


"Kenapa?"


"Itu membuat jantung mu berdebar?" Pertanyaan Random yang ku lontarkan Padanya.


"Tidak" Responnya menjauhkan tangan dariku.


 


Aku duduk duduk disampingnya


"Bagaimana, kau bisa tahu?" Aku masih penasaran.


"Tentang apa?" Responnya tak tahu


*****


"Aku pernah kesini"


"Menjemput mu" Tae Bum menjelaskan.


Benar juga, Tae Bum pernah datang menjemput ku. Hana yang memberinya alamatku.


"Kenapa, kau bersembunyi?" Tae Bum melontarkan pertanyaan.


"Bersembunyi"


"Maksudnya?" Responku tak mengerti


"Fakta bahwa ini rumahmu, lalu bahwa kau anak dari Lee Hae Chun dan Nam A Young" Jawabnya menjelaskan.


"Aku tidak mau tersorot media, Pasti merepotkan" Jawabku menatap kearahnya


"Ku tahu"


"Yong Jae, Fans Ayahmu" Tae Bum Menganti topik.

__ADS_1


"Benarkah?" Aku penasaran.


"Kau Cantik" Katanya menatap wajahku.


"Katanya" Lanjutnya mengalihkan pandangan.


Wajah ku memerah, mendengar bahwa Yong Jae bilang aku cantik.


"Jangan bahagia dulu"


"Dia belum Jika kau anak mereka" Tae Bum mengejekku.


"Cih" Responku kesal


*****


[Telepon Berdering]


Dering itu berasal dari handphone ku.


"Halo?" Jawabku.


"Areum. Kau dimana?" Tanya Hana di telepon


"Aku. Di kamar"


"Kenapa?" tanya ku tak tahu.


"Cepat turun, syutingnya sebentar lagi mulai" Jawabnya.


Aku mengakhiri panggilan dari Hana.


"Syutingnya, segera dimulai"


"Ayo turun" Ajak ku padanya


*****


Aku menghampiri dan berdiri di samping Hana melihat Syuting yang berlangsung


"Cut" Kata sutradara, menyelesaikan satu adegan yang direkam.


Satu Adegan selesai, sutradara menghampiri Mister Bob dan bicara padanya.


"Anak-anak"


"Perhatikan dengan baik" Seru mister Bob.


"Sutradara Chou, berterima kasih atas kunjungan kalian dan beliau juga punya hal yang ingin disampaikan" Mister Bob menjelaskan.

__ADS_1


"Pasang telinga kalian dengan benar"Lanjutnya


__ADS_2