The Collection Story EP.1 [Unknown U]

The Collection Story EP.1 [Unknown U]
CH-1


__ADS_3

Para Wanita, punya kisah cintanya masing-masing. Anak-anak, remaja, Orang dewasa Mereka punya Kisah tersendiri.


Di masa Anak-anak, Cinta itu layaknya permen manis yang akan hilang. Permen Itu tidak akan meninggalkan penyesalan saat habis memakannya. Dan rasa manis itu adalah Cinta Pertama.


Cinta Pertama, memang Jarang berhasil, tapi selalu berkesan manis layaknya Sebuah Permen yang kita makan.


Ketika Remaja, kisah cinta mulai terasa seperti manusia, mereka merasakan manis dan pahitnya sebuah hubungan. Terkadang mereka bersama dan terkadang mereka berpisah.


*****


Delapan Belas


Hanya sebatas angka, Tapi angka ini menunjukkan tingkat kisah cinta yang akan ku alami.


[7 Mei 2021, Tepat Jam 12 Malam]


"Lee Areum Selamat Ulang Tahun"


Ku tiup lilin virtual di hadapanku.


Kali ini ku rayakan ultah tahun hanya dengan panggilan video.


Kami menghabiskan malam bersama.


*****


"Areum!!"


"Areum!!"


"Areum!!"


Suara yang terus memanggil ku


"Lee Areum!!"

__ADS_1


"Cepat bangun"


"Kau akan terlambat" Seru Hana ditelepon.


Hana adalah sahabat ku, kami berteman sejak hari pertama di bangku SMP. Saking dekatnya, tidak ada rahasia antara kami.


"Ah *"


Aku mengutuk diriku. Karena tidur terlalu malam, aku jadi bangun kesiangan. Hari ini adalah hari pertamaku Disekolah Menengah. Sialnya aku malah terlambat.


Kisah pertama di usia 18 Tahun ku, punya sedikit trouble pada openingnya.


*****


[Dekat Gerbang Sekolah]


Ku ambil Handphone disaku bajuku, melakukan satu panggilan.


"Yaa!! Kau dimana?" Tanya ku di telepon.


"Cepatlah"


"Kelas akan dimulai"


Hana memperingatkan ku dan mengakhiri panggilan telepon.


Tak disangka kali ini Hana mengkhianati ku. Seharusnya dia membangunkan ku lebih awal. Sesaat aku hanya berdiri menatap dari jauh gerbang yang telah terkunci.


*****


Setelahnya ku tersadar aku berlari menuju belakang sekolah. Sebuah pagar agak tinggi meyapaku. dengan susah payah ku panjat pagar itu agar bisa masuk kedalam.


Aku sudah sejauh ini, sekarang hanya perlu turun. Ku memperhatikan sisi kanan dan kiri memastikan tidak ada orang yang melihat ku.


*****

__ADS_1


Aku melompat turun dan terjatuh cukup keras, membuat lutut ku terasa sedikit sakit.


"YAA!!"


Suara seorang laki-laki tak dikenal. Perlahan ku buka mataku. Gambar wajah pria tepat didepan ku, tidak banyak jarak antara kami. Aku yang menimpa badannya.


"YAA!! Cepatlah bangun"


Seru pria itu sangat dingin. Sejenak terlintas di benak ku bahwa Dia bisa jadi tokoh utama yang sempurna di setiap kisah cinta para wanita. Untung nya aku cepat tersadar, Visual nya memang memenuhi kriteria yang kuinginkan tapi sikapnya yang dingin itu, aku tidak suka.


Aku langsung bagun dari tubuhnya, dan berlari agak pincang menuju kelasku.


Semoga kami tidak saling bertemu kembali. Karena aku sudah sangat malu dengan kejadian hati ini.


*****


[Tiba Di Kelas]


"YAA... PENGHIANAT!!"


Teriakku kesal pada Hana sambil membanting tas pada meja didekatnya.


Ku lampiaskan semua amarahku padanya, Hana yang tahu Kepribadian Hanya diam mendengarkan nya.


Hana memberiku, sebotol Air mineral setelah aku selesai. Ketika aku membuka tutup botolnya, kehebohan terdengar saat seorang Masuk kedalam kelas.


"Ah ******..."


Kata ku pelan sambil mengalihkan pandangan ku. Kejadian tadi pagi yang ku harapkan agar menghilang begitu saja. Malah melekat erat pada pikiranku.


"Yaa...Apa yang kau lihat"


Tanya Hana, yang melihat ku


"Ah, tidak"

__ADS_1


"Bukan apa-apa" Jawab ku terbata.


__ADS_2