![The Collection Story EP.1 [Unknown U]](https://asset.asean.biz.id/the-collection-story-ep-1--unknown-u-.webp)
"Yaa"
"Bisakah, kau pergi" Aku yang kesal mengusirnya
Dia hanya diam, sambil menyantap makanannya.
"YAA" Teriak Seseorang sambil merengek.
"Dasar Penghianat" Sambung sambil duduk di samping Tae Bum.
Aku terkejut, karena orang yang duduk disampingnya adalah Yong Jae. Perasaan ku campur aduk, tidak tahu bagaimana mengekspresikannya.
Areum". Kita bertemu lagi" Sapa Yong Jae padaku.
"Iya" Responku Canggung.
"Dia. Siapa?" Tanya Yong Jae menunjuk Hana.
"Dia Hana. Si Peringkat 1" Jawab Tae Bum.
"Begitu Ya..."
"Salam Kenal. Aku Yong Jae" Dia memperkenalkan Diri.
"Oke. Aku Hana" Respon Hana dingin tak seperti dirinya.
Dia terus kesal sepanjang kami menghabiskan hidangan makan siang. Yong Jae bilang, tidak adil karena hanya dia yang tidak pergi ke Rumahku.
*****
[Telepon Berdering]
Saat kami mengembalikan tempat makan, handphone ku berdering. Jelas terlihat bahwa Ibu menelpon ku....Tae Bum mengambil tempat makan ditangan ku dan membawa nya.
"Thank U" Kata ku pelan padanya
"Kalian, bisa pergi duluan"
"Aku harus menerimanya" Sambung ku, meninggalkan mereka.
*****
__ADS_1
[Di Toilet]
"Halo?" Aku menerima panggilan.
"Areum. Ibu dengar kau akan ambil bagian untuk drama baru sutradara Chou?" Tanya Ibuku.
"Iya" Responku tak semangat.
Ku ceritakan semua kronologi yang sudah terjadi. kronologi yang membuatku berakhir seperti ini.
"Jadi, begitu" Ibu yang memahami ku.
"Ibu"
"Tidak bisakah, ibu membantu ku?" Tanya ku, meminta bantuan.
"Kau ingin berhenti?"Ibuku balik bertanya.
"Iya" Responku memohon.
*****
"Kau bahkan belum mulai?" Tanya Ibuku lagi.
"Ibu, tolonglah" Aku memohon sekali lagi.
"Cobalah"
"Ibu. merindukan wajah mu" kata ibu menolak dengan lembut
"Lagipula, kau bersama pacarmu kan?" Timpal Ibuku.
"Ibu. Dia bukan pacarku" Responku kesal.
"Ibu, menantikan drama mu. Areum" Ibu mengakhiri panggilan.
*****
[Di Lobi Sekolah]
"Tae Bum. Sepertinya kau perhatian sekali dengan Areum?" Tanya Hana pada Tae Bum, saat mereka berjalan Menuju kelas.
__ADS_1
Tae Bum hanya menyeringai sambil memainkan handphone ditangannya.
"Kita tidak cukup dekat, untuk bertanya lebih dalam".
"Kau bisa menjawabnya nanti. Tapi kau jangan macam-macam dengannya" Hana mengancamnya sambil masuk ke kelas lebih dulu.
*****
Mood ku tambah buruk karena ibu yang menutup telepon begitu saja....Aku masuk ke kelas menuju bangku dengan raut kesal. Kepalaku yang berat ku letakkan pada meja didepan ku.
"Kau baik-baik saja"
"Ibumu. bilang apa?" Tanya Hana penasaran dengan sikapku.
"Entahlah" Jawabku Lesu.
"Ah...Ibumu tak mau membantu? Hana mengerti
Aku langsung menatap tajam kearah Tae Bum, menunjukkan kebencian.
"Mau bagaimana lagi"
"Kau harus menerimanya" Kata Hana
"Oh...Aku tahu" Responku
"Berkat seseorang, Aku harus menerimanya" Lanjut ku dengan suara agak keras.
*****
[Di Rumah, Setelah Pulang Sekolah].
Aku berbaring di sofa, dekat pintu. Menghilangkan stress yang kudapat hari ini....Aku berusaha untuk tidur, tapi dari luar terdengar jelas sebuah keluarga yang tak cukup harmonis. Selalu ada saja konflik yang menghampiri tetanggaku ini.
"Hidup ini, benar tidak mudah" Aku mengatakannya.
Ku tutup wajahku dengan bantal sofa agar aku dapat meredam suara mereka dari telingaku.
"Ini tidak berhasil" Kata ku sambil memindahkan bantal dari wajahku.
Ku rogoh tas didekat ku dan mengambil Airport di dalamnya, memasangnya pada kedua telinga ku....Aku mulai mengaktifkan musik dengan Volume yang keras....Aku pun akhirnya dapat tertidur lelap
__ADS_1