![The Collection Story EP.1 [Unknown U]](https://asset.asean.biz.id/the-collection-story-ep-1--unknown-u-.webp)
Pagi datang menyambut, ku matikan alarm yang berdering dari ponselku dan segera keluar dari kamar.
"Dimana ini" dalam benak melihat langsung kearah ruangan rumah ini.
Benar juga ini bukanlah rumah ku. Aku terpaksa menginap dirumah Tae Bum karena menghilangkan kunci rumah ku sendiri.
"Kau bangun" Nada dingin darinya membangunkan ku sepenuhnya dari tidur.
Aku menghampiri Tae Bum yang sedang sibuk di tempat kami makan tadi malam.
"Ibumu dimana?" Tanyaku sambil mendekat
"Belum bangun?" Lanjut ku bertanya lagi
"Ibuku punya banyak hal di pagi hari. Beliau sudah pergi" Jawabannya sambil meletakkan sarapan dimeja.
"Kau mau?" Katanya tetap dingin
"Tidak. Aku tidak usah" Responku menolak
*****
Tae Bum yang sedang sarapan dan aku yang duduk di hadapan memainkan ponsel ditanganku. Pagi ini di meja makan yang sepi.
Disaat sunyi, suara dari setiap menekankan tombol terdengar.
"Yaa. Bangunkan" Teriak Seseorang di pagi hari.
Terlihat jelas wajah bingung Yong Jae yang melihat ku ada disini.
*****
__ADS_1
"Jadi, kalian tetangga"
"Wah... Syukurlah" Reaksi Yong Jae, setelah tahu Kisah kami.
"Apa??" Aku bingung mendengar reaksi Yong Jae
"Ah...Orang ini, punya masalah bangun pagi. Alasanku menjemputnya pagi-pagi adalah ini" Yong Jae memberi Jawaban jelas
"Jadi, Mohon kerjasamanya. Untuk Tae Bum Kami" Sambung Yong Jae mengulurkan tangannya.
Dengan Canggung aku mengulurkan tangan ku, bersalaman dengan Yong Jae.
"Karena kau sudah bangun, aku pergi duluan" Yong Jae yang meninggalkan kami.
*****
Pagi-pagi sekali aku harus belanja membeli seragam sekolah yang baru. Tae Bum yang telah rapi mengunakan seragam menemaniku.
"Areum. Kau datang" Sapa Owner pemilik Butik langganan ku
"Baik. Terima kasih" Responku.
Telah ku ganti pakaian ku dengan seragam, ku dan bersiap berangkat ke sekolah.
"Ini Pakaian mu tadi, Areum" Owner itu memberikan bungkusan pakaian yang ku pakai sebelumnya.
Kami berangkat menuju sekolah dengan bis umum seperti biasanya, yang berbeda hanyalah hari ini aku berangkat bersamanya.
"Berikan pada ku" Tae Bum mengambil bungkusan ditangan ku dan membawanya.
"Oh... Tenkyu" Responku seperti biasanya.
__ADS_1
Kami berdiri berdampingan didalam bis yang menuju sekolah. Guncang ringan seperti biasa, tidak baik-baik saja.
"Dia turun di stasiun ini" Bisik Tae Bum pelan ditelinga ku
"Benarkah?" Respon ku senang, karena telah lama berdiri
Setelah tiba di satu stasiun, orang yang duduk di dekat Kami ternyata bener turun dari bis
"Wah...Bagaimana kau tahu?" Aku yang kagum bertanya padanya.
"Aku setiap hari ke sekolah naik bis ini, jadi aku mengingatkannya" Tae Bum memberi jawaban
"Ingatanmu, luar biasa" Aku memujinya
*****
Bis telah tiba di stasiun sekolah, untunglah kami tidak terlambat.
"Berikan pada ku" Aku meminta kembali, bungkusan yang dia bawa saat baru turun dari bis
"Tak usah" Tae Bum menolak dan berjalan lebih dulu masuk gerbang
"Ya... tunggu aku"sedikit berlari mengejarnya
Kami berjalan berdampingan memasuki kelas.
"Apa ini, kalian datang bersama" kata salah satu pria teman sekelas kami
Nampak jelas kedua mata mereka tertuju pada kami, ku abaikan tatapan mereka dan duduk di bangku ku.
"Ini" Meletakkan bungkusan pakaian di atas meja ku dan langsung berjalan menuju mejanya.
__ADS_1
"Seharusnya, kau berikan lebih awal" Kata ku sangat pelan, menerima bungkusan itu.
"Apa ini, Jangan-jangan kalian!" Salah satu pria teman sekelas kami, tak percaya.