
Bus pun berhenti di Halte pemberhentian Sma Extraordinary.Ketika pintu Bus terbuka,aku pun turun bersama dengan para siswa siswi lain yang sesuai yang kuduga bahwasanya mereka semua yang didalam Bus adalah Calon para kandidat kelas X di Sma Extraordinary.
Melihat sekeliling didepan gerbang sekolah,aku dapat melihat siswa siswi lain yang datang dengan sepeda motor,mobil,dan angkutan umum yang dipenuhi oleh segerombolan siswa siswi yang kelihatannya angkutan umum itu telah disewakan.Tetapi yang menarik perhatianku bukanlah kendaraan yang mereka pakai untuk datang,melainkan hampir seluruh siswa² disana diantar oleh orangtuanya baik yang memakai sepeda motor maupun yang menggunakan mobil.
Keceriaan di wajah mereka terlihat ketika orangtua mereka mengantar sampai kegerbang sekolah,bahkan ada yang ikut masuk ke dalam lingkungan sekolah seperti mengantar anak Sd.Aku yang melihat pemandangan disekelilingku langsung merasa cemburu didalam hati ku.Ntah mengapa perasaanku bercampur-aduk.
Kurang ajar,padahal aku tak menginginkan perasaan cemburu ini,apalagi cemburu dengan orang yang baru pertama kali kulihat.
"Huffff,,,Paling engga Mama kan udah mengantar sampai ke Halte Bus.Itu dah cukuplah.Tidak ada hal yang perlu ku cemburukan.Ok lah,saatnya masuk ke dalam gerbang."(Muzar)
Seketika aku kembali bersemangat menginjakkan kakiku menuju ke gerbang sekolah yang terlihat besar dari luar ini.Aku berharap semoga saja didalamnya memiliki lingkungan yang sangat luas.Tetapi....
Ketika kakiku baru saja mau menginjak kedalam gerbang...."Dia" muncul....
"HA,,,HA,,,HA,,,Kenapa kau bersikap ceria seperti ORANG POLOS YANG BAIK,Haahhh???Hey,hey,hey,Jangan berpura-pura lupa akan dirimu yang sebenarnya,Wahai DIRIKU!"
Sesosok Remaja berjaket kuning dengan memakai masker hitam dan memiliki mata hitam merah berdiri tepat dibelakangku.
Aku menghentikan langkah ku ke dalam gerbang sekolah dan bayangan akan masa lalu ku langsung terlintas kedalam memori ku.Seakan-akan sosok Remaja berjaket kuning itu seperti angin kencang yang membawa hujan kesuatu daerah yang akan segera tertimbun hujan akibat hembusan angin yang sedang membawa segerombongan tetesan air hujan itu.
Yaaahhh,,,itu memang benar...
kenapa aku hampir melupakan diriku di masa lalu...
sejak awal aku bukanlah seorang siswa normal yang menjalani kehidupan sekolahnya dimasa lampau dengan normal juga...
Dari dulu hingga saat ini juga,aku bukanlah orang yang ceria kan,jadi kenapa harus terlalu bersemangat hanya untuk masuk ke dalam sekolah aja.
Aaaa,,,hampir saja aku melupakannya....
__ADS_1
Sosok diriku yang sebenarnya....
Hampir saja...
Dan Sosok berjaket kuning yang telah mengingatkan ku akan diriku yang sesungguhnya adalah.......Pikiran didalam Diriku sendiri!
Bisa dikatakan Remaja berjaket kuning dengan mata hitam merah yang tengah berdiri dibelakang ku ini ialah Intensitas dari khayalan diriku sendiri akan masa lalu ku.
"Hey Diriku,Kenapa kau peduli akan sekelilingmu!!!Hanya karena orangtua mereka ikut hadir ke pertemuan MPLS ini,bukan berarti itu memengaruhimu kan!!!Hey Hey Hey,Diriku,,,Sejak kapan kau peduli akan kehidupan orang lain sampai membanding-bandingkan dengan kehidupan kau??!!!Sejak awal kau bukanlah orang sepolos itukan,Wahai Diriku!"(Remaja Berjaket Kuning)
"Berisik!Tanpa kau beritahu pun,aku sudah mengetahui bahwa diriku ini bukanlah orang yang normal.Jadi Tutup mulutmu!"(Muzar)
Aku benar-benar muak akan perasaan hampa ini....dan aku benar-benar tambah muak jikalau sosok khayalan didalam diriku itu ikut muncul bersamaan dengan memori ini.
Sosok khayalan ku itu tersenyum dan seketika menghilang bersama senyumannya yang dilihat dari segi manapun bukanlah sebuah senyuman yang baik.Paling tidak aku harus menyingkirkan ingatan masa lalu ku ini untuk sebentara waktu,jika tidak kegiatan hari pertama MPLS ku ini bisa kacau.
Aku melangkah masuk ke dalam gerbang sekolah dan melihat pemandangan halaman lingkungan sekolah yang begitu luas dan besar.Dipenuhi dengan tanaman yang indah dan tertata rapi,dan ternyata setelah masuk ke lorong pendek didekat depan halaman,terlihat lapangan Olahraga yang lebih luas dan besar daripada lingkungan halaman pertama.
Apakah para calon Siswa-Siswi disini memiliki IQ yang tinggi???
Akan membosankan jikalau mereka cuma sekelompok pelajar biasa,,,yaaah paling tidak aku berharap semoga ada beberapa orang yang memiliki otak yang luas agar dapat sedikit menghibur.
"Cih,gara-gara digentayangi ama imajinasi yang matanya merah gara² sakit mata itu,pikiran ku yang ingin hidup normal malah jadi kacau.Fokus ama tujuan awal mu datang kesini,sadar sadar sadar"(Muzar)
*Plok,Plok,Plok
Setelah menyadarkan diriku dengan menampar wajahku dengan kedua tangan,pikiranku akhirnya kembali jernih.Yaaah,aku kan emang awalnya pengen menjalani kehidupan Sma yang normal.Dengan begitu mungkin aku akan bisa melupakan masa lalu ku.
Aku mulai ikut berkeliling lapangan yang besar itu sambil melihat-lihat pemandangan lingkungan sekolah baru ku ini.
__ADS_1
"Hadeeehhh,,,jika aja aku memakai seragam Sma dan bukannya seragam Smp ini,maka mungkin aku bakal terlihat lebih keren."(Muzar)
Setelah mengucapkan kalimat tersebut,terlihat seorang perempuan mengenakan seragam Smp dan memakai jilbab Syar'i.Perempuan itu memiliki poster tubuh yang mungil dan wajah yang cantik bersih dengan kulit putih.
Yaaah,,,,perempuan itu sebenarnya adalah Sepupu ku sendiri bernama Nasya Salsabila yang sebenarnya aku tahu bahwasanya dia juga salah satu Calon Siswi kelas X dan mengikuti MPLS sama sepertiku.Tapi aku tidak menyangka akan ketemu secepat ini disini.
"Lah abang juga mau keliling?"(Nasya)
"Iya nih,tadi pen liat-liat sekilas aja.Berhubung sepertinya acara MPLS nya belum dimulai."(Muzar)
"Ooohh,,,kalau gitu Nasya kembali ama Bunda dulu ya,karena tadi mau sekalian keliling ama Bunda juga."(Nasya)
"Ouh,iyalah.Hati-hati ya."(Muzar)
"Hahaha,ngapain hati-hati,kan cuma keliling² santai disekolah doang.Yaudah bye bang."(Nasya)
Astaga,seharusnya aku tidak mengatakan "Hati-hati ya",jadinya kata² balasan Nasya tadi terdengar seperti aku mengatakan hal yang aneh dan lucu.
~("Aaarrrggghhhtttt,aku jadi terlihat seperti orang yang Aneh")
Aku cuma bisa menyesal didalam hati atas kalimat yang kuucapkan beberapa menit yang lalu.Nasya bahkan sudah pergi menjauh meninggalkan balasan kata-kata yang membuatku terlihat seperti orang aneh yang mengucapkan kalimat yang tidak masuk akal.
"Aku pengen masuk kedalam lubang aja"(Muzar)
Rasanya aku akan meneteskan air mata akibat mengingat kata² terakhir yang diucapkan oleh sepupu ku sendiri.
*Dueeeeeeenggggggg....*
__ADS_1
***"DIHARAPKAN BAGI PARA PESERTA MPLS AGAR SEGERA BERBARIS DI LAPANGAN OLAHRAGA,KARENA ACARA PEMBUKAAN MPLS TAHUN 2022-2023 AKAN SEGARA KITA MULAI."***
[BERSAMBUNG]...