The Dark School Life

The Dark School Life
[Chapter 5]: Abang Sepupu Yang Misterius(Part 1)


__ADS_3

Namaku Nasya Salsabila.Tahun ini usia ku bertambah menjadi 15 tahun.Selain itu,tahun ini juga aku bakal masuk Sma.Sebenarnya Bunda ku berencana untuk memasukkan ku ke Smk,bukan Sma.Karena Smk memiliki kepastian untuk mendapatkan rekomendasi tempat kerja langsung dari sekolahnya setelah tamat bersekolah di Smk.Oleh sebab itu awalnya Bunda ku merencanakan untuk memasukkan ku ke sekolah Smk yang bagus agar semakin bagus juga peluang rekomendasi tempat kerjanya.


¤.{Modern Dictionary}:"Bunda"\=Ibu/Mama


Akan tetapi,setelah Bunda dan aku berbincang-bincang tentang masa depan ku dengan keluarga Wakyoung ku,disitulah Wakyoung memberitahu tentang betapa unggulnya jika memilih bersekolah di Sma daripada Smk.Karena kata Wakyoung akan merepotkan jikalau setelah tamat sekolah langsung bekerja tanpa planning yang matang dan ilmu pengetahuan yang luas,oleh sebab itu setelah pembicaraan yang lama antara keluarga Wakyoung dan Bunda ku yang hampir menggunakan seluruh bahasa dan istilah yang sama sekali tidak ku pahami sama sekali,disitu Bunda ku mengubah keputusannya dari yang awalnya akan memasukkan ku ke Smk seketika berubah menjadi mendaftarkan ku ke Sekolah Sma yang lumayan menjadi Favorit.


¤.{Modern Dictionary}:"Wakyoung"\=Kakak saudari dari Ibu


Setelah aku bertanya kepada Bunda alasan Bunda ku memilih untuk mengubah rencananya setelah berbincang dengan keluarga Wakyoung,Bunda ku menjawab:


"Nasya,ingat ini!Keluarga Wakyoung mu itu semuanya adalah orang² yang pintar.Oleh sebab itu anak² Wakyoung mu itu menjadi orang sukses semua.Walaupun ada beberapa kakak² sepupu mu di keluarga Wakyoung yang masih Kuliah dan Sekolah,tetap saja mereka semua tetaplah orang² yang pintar.Oleh sebab itulah kita harus mengikutin petunjuk dan nasehat dari Keluarga Wakyoung agar kehidupan mu berjalan dengan lancar di masa depan!"(Bunda)


"Aku tahu bahwa Wakyoung dan seluruh anak² Wakyoung adalah orang² yang pintar.Tetapi,kita juga harus membuat pilihan kita masing².Gak selamanya kita harus memakai pola pandang hidup orang lain untuk diterapkan ke kehidupan kita,terutama Nasya juga ingin membuat pilihan hidup Nasya sendiri."(Nasya)


"Akan ada saatnya kamu memilih jalur hidupmu sendiri,tapi tidak saat ini.Turutin aja apa yang dikatakan Wakyoung dan keluarganya tadi,oke."(Bunda)


"Hhmm,apa kata² Bang Ruzain perlu Nasya lakuin juga?Karena Bang Ruzain diliat dari segi manapun tidaklah terlalu pintar dan tahu tentang kehidupan,bahkan Nasya liat bahwasanya Bang Ruzain itu lebih kekanak-kanakan daripada Nasya sendiri."(Nasya)


"Hahaha,Haduuhh Nasya.Sepertinya kamu terlalu meremehkan Abang sepupu mu itu."(Bunda)


"Bu,,,bukannya terlalu meremehkan Bang Ruzain.Tetapikan,emang kenyataannya begitu.Bunda pun tau sendiri sifat Bang Ruzain itu terlalu polos dan kekanak-kanakan,bahkan ngomong ama orang dewasa pun masih malu-malu dan gugup.Bisa dibilang Bang Ruzain itu orangnya gak bisa bersosialisasi."(Nasya)


"~Hah,,,,Nak,dengarkan ucapan Bunda mu ini!Tidak ada satupun di keluarga Wakyoung yang IQ nya rendah,termasuk Bang Ruzain mu itu."(Bunda)


"Hah?Maksud Bunda,Bang Ruzain yang polos itu juga pintar?"(Nasya)


"Bukan cuma sekedar pintar saja.Bunda bahkan melihat langsung dengan mata kepala Bunda sendiri,bahwa Ruzain itu adalah seorang anak yang selain cerdas dan pintar juga ahli dalam hampir segala bidang termasuk membaca kepribadian dan pikiran orang."(Bunda)


"Hah?Bang Ruzain?Yang benar aja,gak mungkin itu.Nasya liat aja gak sepintar itu."(Nasya)


"Hahaha,kau melihat sifat polos dan kekanak-kanakannya karena sebenarnya Ruzain menyembunyikan keahlian aslinya.Suatu saat kamu pasti akan melihat sosok asli dari Bang Ruzain mu itu."(Bunda)


"Hhmm,,,Nasya masih tidak percaya."(Bunda)


"Hahahaha,Nasya-Nasya.Kau mengatakan orang lain polos,tetapi menurut Bunda sebenarnya kamu lah yang polos."(Bunda)

__ADS_1


"Bundaaaaaaaaaaaaaaaaaaa."(Nasya)


Pada akhirnya,aku sama sekali tidak mengerti pembicaraan orang dewasa.Yang jelas sekarang,Bunda mendaftarkan ku ke sebuah Sekolah yang lumayan diminatin oleh kalangan para anak Smp terutama bagi yang baru saja tamat Smp.Sekolah itu adalah Sma Extraordinary,sebuah Sma swasta berbasis Negeri yang sangat menjamin dalam segi pendidikannya bahkan tamatannya yang menawarkan begitu banyak beasiswa perkuliahan bagi murid² unggulan.


Tetapi dari yang ku tahu,abang sepupu ku yaitu Bang Ruzain juga mengincar Sma Extraordinary.Aku sebenarnya tidak terlalu peduli sih jika Bang Ruzain juga mau masuk disana,toh kami juga memiliki kehidupan masing-masing.


Ketika ku tanya kepada Bunda bahwa diriku mau didaftarkan pakai jalur apa untuk pendaftaran di Sma Extraordinary,seketika Bunda menjawab:


"Karena banyak siswa² pintar yang ingin masuk ke sana menggunakan nilai raport,maka akan sulit bagi dirimu untuk lulus menggunakan jalur nilai raport.Maka Bunda memutuskan untuk mendaftarkan mu menggunakan jalur zonasi saja,berhubung jarak antara rumah kita dengan sekolah itu tidaklah terlalu jauh."(Bunda)


"Ouh,emangnya Bunda pandai pakai Geogle Map?"(Nasya)


"Eeeehhhh,,,,kalau itu sih,,,,,oh iya,nanti Bunda minta tolong ke keluarga Wakyoung aja tentang hal kayak ginian"(Bunda)


"Tadi barusan Bunda bilang 'Oh iya',itu berarti Bunda masih belum memikirkan cara mendaftarkan Nasya kan."(Nasya)


"Hehehe."(Bunda)


Hadeeehhh,,,Beginilah sifat Bunda,selalu ingin melakukan sesuatu tanpa rencana yang dipikirkan dahulu.Dan lagi² kami bergantung ke keluarga Wakyoung lagi.Selalu aja begini,bergantung kepada orang lain,walaupun itu saudara sendiri tetapi tetap aja hati ku tidak bisa menerimanya jika terus bergantung kepada orang lain.Tetapi karena aku tidak memiliki kemampuan dalam hal pendaftaran sekolah,maka aku cuma bisa menerima pertolongan ini dan mensyukurinnya.



Seketika aku berteriak kegirangan setelah melihat namaku ada di daftar peserta siswa yang lulus.Hasil para peserta siswa-siswi yang lulus dari segala jalur disebarkan di media sosial melalui website resmi Sma Extraordinary sehingga siapapun bisa mengetahui informasi tentang siapa² saja yang lulus di Sma Extraordinary ini.


Setelah melihat kelulusan ku melalui website tersebut,aku langsung menunjukkannya juga ke Bunda.Bunda pun sampai menangis melihat kelulusan ku,aku memaklumi tangisan Bunda karena seperti yang kutahu bahwasanya sekolah Sma Extraordinary bukanlah Sekolah Sma biasa,jadi wajarlah jika Bunda menangis setelah mengetahui aku lulus.


"Oh iya,kira-kira Bang Ruzain lulus juga gak ya?"(Nasya)


"Kalau penasaran kenapa gak cek aja."(Bunda)


Dengan tatapan yang kembali dengan senyuman,Bunda menyarankan ku untuk mengecek apakah Bang Ruzain lulus atau tidak.


"Eh?Tapi Nasya gak tau Bang Ruzain daftar pakai jalur apa."(Nasya)


"Bang Ruzain mu itu daftar pakai jalur Prestasi Nilai Raport."(Bunda)

__ADS_1


"Haaaahhhh???Yang bener?"(Nasya)


"Iya bener.Coba cek apakah Bang Ruzain mu lulus juga atau tidak."(Bunda)


Aku tidak percaya Abang sepupu ku yang polos itu mengambil langkah nekat dengan mendaftar pakai nilai raport di Sma Extraordinary.Aku pun membuka daftar Peserta yang lulus dengan Jalur Prestasi Nilai Raport dan terus men-scroll kebawah sambil melihat apakah Abang sepupu ku itu lulus atau tidak,yaaah walaupun aku tahu bahwasanya nama Bang Ruzain pasti tidak akan ada didaftar para peserta yang lulus sih.


"Walaupun Bunda suruh cek apakah lulus atau tidak,yaaa sudah pasti Bang Ruzain gak bakal lulus si...."(Nasya)


APA INI?KOK????KENAPA,,,,NAMA BANG RUZAIN,,,,ADA DISINI?!


"Mu,,,mus,,,mustahil..."(Nasya)


"Wah,Bang Ruzain mu ternyata lulus juga di urutan 63.Terlebih lagi nilai lulusnya bagus juga.Sepertinya Bunda gak perlu khawatir dengan dirimu nanti,karena ada Bang Ruzain yang bakal jagain kamu juga disana."(Bunda)


"Kenapa biasa??!!Kenapa Bang Ruzain bisa bersaing dengan para siswa² yang mendaftar pakai nilai raport?Terlebih lagi nilai total keseluruhan raportnya sangat tinggi."(Nasya)


"Kan Bunda sudah pernah bilang sebelumnya.Jangan terlalu meremehkan Seluruh Keluarga Wakyoung mu itu,termasuk Ruzain.Karena sebenarnya Ruzain itu cuma menutupin keahliannya yang sesungguhnya!"(Bunda)


Tidak mungkin!Aku sama sekali tidak bisa mempercayai hal ini!Dari yang kuketahui selama ini Bang Ruzain cuma seorang Anak yang antisosial dan tidak bisa berbaur dengan sekelilingnya.Dan sifat kekanak-kanakannya itu makin membuatnya tidak cocok dianggap sebagai "Abang" sama sekali walaupun cuma sekedar abang sepupu doang.


TIDAK MUNGKIN ORANG SEPERTI DIA MENYEMBUNYIKAN KEMAMPUAN APA-APA!!!


Seketika terdengar suara hujan dari luar rumah.


"Ya Allah,cucian ku masih dijemur diluar.Habislah pakaian diluar basah semuaaaa."(Bunda)


Bundaku langsung panik dan berlari keluar rumah,seperti biasa Bunda selalu aja cepat gegabah kalau ada masalah yang terjadi.Setelah Bunda pergi untuk mengangkat kain jemuran,aku pun kembali ke kamar ku.


Melihat dari jendela transparan yang tertutup,aku bisa melihat hujan yang semakin lama semakin deras.Angin meniup pepohonan.Seketika melihat hujan dari balik jendela yang transparan ini,perasaan dan pikiran ku mulai tenang kembali.Walaupun aku masih tak percaya bahwa Abang sepupu ku lulus dengan nilai yang tak kusangka-sangka.


"~Huuffff,,,rasa ingin tahu ku ini malah membuat ku menantikan tanggal 4 Juli deh.~Huffff,,,,jarang² aku menantikan hari senin apalagi awal masuk sekolah."(Nasya)


Sambil menghela nafas dan mengungkapkan isi hatiku,selebihnya aku cuma bisa menyaksikan hujan dari balik jendelaku,,,,disaat Bunda tengah tergesa-gesa mengangkat kain jemurannya.


[BERSAMBUNG]...

__ADS_1


__ADS_2