![The Dark World [Proses Revisi]](https://asset.asean.biz.id/the-dark-world--proses-revisi-.webp)
Shenna sampai di Danau Flower. Dia segera turun dari kereta di bantu oleh Alex. Shenana memaki gaun kuno yang terlihat sangat cantik, namun merepotkan. Shenna tidak menyukai pakaian di sini namun, dia harus terbiasa memakainya.
Shenna memandang ke arah danau. Shenna mengerjap takjub ketika melihat pemandangan di depannya. Sangat indah.
Selama Shenna hidup, baru kali ini dia melihat pemandangan seindah ini.
Bunga itu bercahaya dan banyak kunang kunang yang terbang di antara para bunga. Kunang kunang itu bahkan jumlahnya mungkin lebih dari ratusan.
Shenna segera mengambil ponselnya dan berselfie. Dia juga mengabadikan pemandangan itu dengan video.
“Alex, ayo kita foto,” belum sempat Alex menjawab Shenna sudah menariknya.
Dia berpose dengan wajah ceria, berbeda dengan Alex yang memasang wajah dingin. Shenna tidak memperdulikannya yang penting baginya adalah foto bersama Alex.
“Alex tiduran yuk.”
“Kotor Queen”
Shenna tidak menggubrisnya.Ia berbaring terlentang di atas rumput itu. Alex mengikuti apa yang dilakukan gadisnya.
__ADS_1
“Lihat! Bintangnya sangat indah,” ucap Shenna sambil jari telunjuknya menunjuk sebuah bintang yang paling bersinar cerah.
“Kamu sangat menyukai bintang?” tanya Alex sambil memandang Shenna.
“Ya, tentu saja.”
“Mengapa?” tanya Alex heran, pasalnya Alex lebih menyukai bulan.
“Aku pernah melihat di drama korea yang aku tonton katanya butuh ratusan bahkan ribuan tahun lamanya bagi bintang agar sinarnya mencapai bumi. Dia bilang selama itu pula dia hanya akan memandanginya.
Aku mengartikan kata itu bahwa dia akan mencintainya selama ratusan bahkan ribuan tahun. Dari sana aku mulai menyukai bintang. Dan aku ingin seseorang yang mencintaiku seperti lelaki di drama korea itu. Seseorang yang hanya mencintai satu orang selama ratusan tahun,” ucap Shenna dan kembali teringat dengan drama korea yang di tontonnya.
Drama korea itu sangat romantis terlebih ketika di scene itu. Pria itu sangat romantis dan kata-katanya mampu melelehkan Shenna.
Hati Shenna luluh. Sekarang, dia akhirnya menyadari bahwa dia, telah jatuh cinta pada Alex, pria menyebalkan yang menculiknya ke another world.
"Queen, aku mencintaimu. Apakah kamu mencintaiku?" tanya Alex penuh harap.
"Hm. Aku mencintaimu juga." Shenna tersenyum manis. Ketika Alex mendengarnya dia tersenyum dan dia sangat bahagia di dalam hatinya.
__ADS_1
Jantung mereka berdebar dengan cepat. Memberikan perasaan yang sangat menyenangkan.
“Kalau kamu lebih suka yang mana bulan atau bintang?” tanya Shenna sambil menatap langit.
“Aku lebih menyukai bulan”
“Mengapa?” Shenna menoleh ke arahnya.
“Karena bulan bersinar sangat terang meskipun di sekitarnya adalah kegelapan. Aku harap kamu akan seperti bulan yang akan terus bersinar meskipun di sekitarmu adalah kegelapan.
Kamu bagaikan bulan dan aku adalah langit yang gelap. Kegelapan adalah duniaku. Aku berharap kamu akan terus bersinar menyinari duniaku yang gelap dengan cahayamu,” ucap Alex lembut.
Shenna tersentuh dengan kata katanya. Shenna menggenggam tangan Alex lebih erat.
“Aku akan selalu seperti bulan untukmu.” Shenna tersenyum pada Alex.
“Dan aku akan menjadi lelaki yang selalu memandangi satu bintang. Meskipun harus menunggu ratusan tahun atau bahkan ribuan tahun untuk melihat sinarnya, aku akan selalu menunggunya sampai aku melihat sinarnya," ucap Alex.
“Dan siapa bintang itu?”
__ADS_1
“Kamu”
Malam ini bulan dan bintang menjadi saksi janji antara Alex dan Shenna.