The Dark World [Proses Revisi]

The Dark World [Proses Revisi]
Ancaman Shenna


__ADS_3

“Bagaimana sudah ada strategi?”


“Sudah, Yang Mulia,” jawabnya.


“Bagaimana?”


“Yang mulia cukup mengalihkan perhatian Alpha sementara kami akan menyusup. Dan juga kirim orang secara khusus untuk menghadapi beta dan gamma. juga untuk meringkus keluarganya.”


“Hm ide yang bagus. Bersiaplah untuk berperang!"


...


Di Klan Werewolf.


“Beta, Gamma!!” panggilnya.


Segera dua orang pria muncul dan memberi hormat.


“Hormat, Alpha."


“Bawa pergi keluargaku ke tempat yang aman dan tersembunyi dan kirim pengawal terkuat yang bisa di percaya. Aku merasakan firasat buruk tentang mereka.”


“Baik, Alpha,” jawab mereka, keduanya segera menjalankan perintahnya.


“Klan Black Whitch, jika kalian berani menyerang, maka aku tidak akan segan membunuh kalian.”


Sedari dulu, Klan Werewolf dan Black Whitch saling bermusuhan. Sementara dengan Klan Vampir tidak ada hubungan. Mereka tidak saling bermusuhan tetapi juga tidak saling berteman.


Selama ini belum ada peperangan antara Vampir dan Werewolf namun, kali ini sang alpha merasakan firasat bahwa vampir akan menyerangnya juga.

__ADS_1


“Klan Vampir, jika kamu juga terlibat perang denganku akanku pastikan seluruh keluarga kalian menderita”


...


Di istana Shenna memandang jenuh orang yang berlalu lalang mempersiapkan pernikahannya. Sungguh ini hal yang sangat membosankan baginya. Dia hanya bisa melihat tanpa bisa membantu apapun.


Shenna hanya di suruh duduk sambil makan camilan dengan Ema yang berada disampingnya sambil berdiri. Membuat Shenna merasa risih.


“Duduklah Ema. Apa kau tidak lelalh terus berdiri,” omel Shenna.


“Hamba tidak lelah, My Lady.”


“Alex.” Shenna menoleh ke arah Alex yang duduk di sampingnya. Alex menoleh.


“Ada apa, Queen?”


tanyanya dengan lembut.


“Istirahatlah di kamar,” perintah Alex dengan acuh tak acuh.


“Yes, My Lord.” Emi membungkuk hormat dan berlalu pergi.


“Lihat! Kamu terlalu kejam hingga pelayanku saja hanya menurut kepada kamu!!” kesal Shenna.


“Haruskah aku menggantinya,” tanya Alex, seketika Shenna memelototi Alex.


“Berani lakukan itu. Aku pastikan kau akan merasa kesakitan,” ancam Shenna pada Alex yang tidak takut sedikitpun.


“Memangnya apa yang bisa gadisku lakukan?” Alex justru menggoda Shenna.

__ADS_1


“Aku bisa menendang punyamu itu,” ucap Shenna dengan galak.


Alex bergidik ngeri mendengar ancaman gadisnya. Dia bisa menerima tendangan bertubi-tubi, tapi tidak dengan posisi tendangan yang Shenna ancam. Bisa bisa dia tidak memiliki keturunan.


“Lalu, apa yang harus ku lakukan?”


“Jangan campuri urusanku dengan pelayanku. Mengapa jika aku menyuruhnya duduk di sampinku kau tidak suka ? Dia itu temanku!”


“Queen, aku hanya membatasi beberapa saja yang tidak layak di lakukan..Ingat posisimu sebagai Lady,” ucap Alex dengan lembut menjelaskannya.


“Hmph. Lebih baik tidak menjadi Lady jika tidak bebas.”


“Mengertilah, Queen.”


Shenna mendengus sebal dengan tangan bersidekap di depan dada. Alex menggeleng gelengkan kepala melihat gadisnya merajuk. Jika sudah begini dia hanya bisa diam.


...


”Hormat pada Yang Mulia.”


“Ada apa?” tanyanya dengan malas.


“Lapor, Yang Mulia, Lord akan segera menikah dan gadis itu adalah seorang manusia."


"Kita bisa memanfaatkan keadaan ini,” ucapnya dengan tersenyum menyeringai. Otaknya di penuhi dengan rencana yang telah tersusun di dalamnya.


“Tapi, bagaimana caranya, Yang Mulia?” tanyanya.


“Kau akan tahu nanti. Pastikan Klan Werewolf pergi ke pernikahan mereka.”

__ADS_1


“Baik, Yang Mulia.” Lelaki itu segera pergi menjalankan perintah.


“Ini semakin menarik,“ ucapnya sambil tersenyum.


__ADS_2