![The Dark World [Proses Revisi]](https://asset.asean.biz.id/the-dark-world--proses-revisi-.webp)
Malam itu Alex akhirnya menyelesaikan masalah pemberontakan di daerah perbatasan.
Alex kembali ke kamarnya namun, ketika dia membuka pintu, tatapannya mengeras ketika dia tidak mendapati sosok Shenna di kamarnya.
Alex segera mengecek kamar mandi dan walk in closet namun, dia tidak ada. Alex berjalan menuju ke balkon dan dia melihat seprai yang terikat. Alex mengambilnya dan meremasnya dengan kuat.
"Jason!" panggil Alex dengan marah. Sedetik kemudian Jason muncul dengan memberi hormat.
"Yes, My Lord."
"Hukum para prajurit yang lalai hingga Queen bahkan bisa kabur, kedepannya perketatkan keamanan, jika ini terjadi lagi. Aku akan memenggal kepala mereka," ucap Alex dengan penuh ancaman.
"Baik, My Lord."
...
Shenna terus berlari menembus gelapnya malam. Hutan itu di penuhi dengan pohon yang menjulang tinggi.
Cahaya bulan bersinar terang. Shenna menoleh ke belakang memastikan mereka tidak mengejarnya sambil kakinya tetap terus berlari.
Namun, saat dia menoleh ke depan, tubuhnya menabrak pohon di depannya. Tubuh kaku Shenna jatuh terentang di tanah. Shenna merasa burung-burung mengitari kepalanya yang pusing.
__ADS_1
Sebuah wajah terlihat terbalik di tengah pandangannya yang berputar.
"Akhirnya aku menemukanmu, Queen. Malam ini aku akan memberikanmu hukuman karena berani kabur dariku," ucap Alex dengan penuh amarah.
"Kyaa!" Shenna segera terduduk namun, justru kepalanya terasa sangat pusing.
Alex segera menggendong Shenna ala bridal. Shenna yang takut terjatuh refleks segera melingkarkan kedua tangannya di bahunya yang kuat.
"Lepaskan aku... hiks... aku mau pulang...." Shenna menangis dan meratapi nasibnya yang bahkan tidak bisa kabur darinya.
Ekspresi Alex mengeras dan segera mencium bibir Shenna.
"Uhm...," tangisan Shenna seketika terhenti di gantikan tatapan terkejutnya. Shenna mencoba melepaskan diri dengan mendorong Alex. Namun, Shenna tidak bisa mendorongnya.
Sial. Pria bajingan ini mencuri first kissnya. Pikir Shenna kesal sekaligus sedih. Alex melepaskan ciuman itu dan beralih mencium lehernya. Nafas Shenna masih terengah-engah akibat ciuman Alex.
"Uhm... Alex... jangan...." Shenna mencoba mendorongnya kembali namun, dia bahkan tidak bisa memindahkannya seinci pun.
Lalu, tanpa Shenna sadari, sebuah taring muncul di mulut Alex. Alex menggigit leher Shenna.
Shenna memekik terkejut saat benda tajam menusuk lehernya, "Aakhh... sakit... lepas... hiks...."
__ADS_1
Mata Shenna berkaca-kaca. Ini sangat menyakitkan. Pandangan Shenna perlahan memburam dan yang dia lihat hanyalah gelap.
...
Alex memeluk tubuh Shenna yang pingsan di dalam pelukannya.
Luka itu pulih dan perlahan tergantikan dengan sebuah simbol huruf A yang berada di tengah dua sayap putih.
Alex mengusap sebuah simbol huruf A di antara dua sayap putih yang indah dengan lembut lalu mengecup tanda itu. Tanda kepemilikannya.
"You're mine, Queen," bisiknya penuh dengan nada possessifnya.
...
Shenna terbangun dan duduk dengan perlahan. Shenna menatap sekeliling dan menyadari bahwa dia telah kembali ke dalam istana yang mengurungnya.
Sial! Tidak hanya tidak berhasil kabur namun juga dia di gigit olehnya seperti vampir yang haus darah!
Demon ini pasti makhluk berdarah campuran vampir.
Shenna berdiri dan berjalan menuju ke kaca riasnya. Tidak ada luka namun, Shenna melihat sebuah simbol kepemilikan.
__ADS_1
Shenna sangat marah dan kesal. Sialan!
...