![The Dark World [Proses Revisi]](https://asset.asean.biz.id/the-dark-world--proses-revisi-.webp)
Sementara di tempat lain.
“King Victor, jangan khawatir kami akan mengatasi masalah itu secepatnya,” ucap Alex.
“Baiklah, My Lord, hamba harus segera kembali.”
“Ya kembalilah,” jawab Alex.
King Victor pergi setelah memberikan hormat pada Alex.
“Jason. Latih para prajurit sehingga prajurit biasa menjadi Pasukan Elit. Kau urus hal ini untuk mempersiapkan kemungkinan terburuk,” perintah Alex pada Jason.
“Baik, My Lord.” Jason segera pergi menghilang.
....
Shenna memandang pemandangan hutan dari balkon kamarnya.
Sebuah tangan memeluknya dari belakang membuat Shenna terkejut. Namun, suara yang di kenalnya terdengar di telinganya. Shenna sedikit relaks.
“Aku merindukanmu.”
“Hm," jawab Shenna dengan malas mau melepaskan diripun rasanya percuma karena semua perjuangannya sia-sia.
“Mengapa kamu sangat cuek,” protesnya, yang tak lain dan tak bukan adalah Alex.
Shenna berbalik, namun Alex tidak melepaskan pelukannya. Untuk menjaga jarak mereka, Shenna menahan dadanya dengan kedua tangannya.
“Lalu aku harus apa?” tanya Shenna sok polos.
“Tentu kamu harus menjawab 'aku juga merindukanmu'.”
“Aku tidak mau,” jawab Shenna dengan wajah datar dan dingin.
Alex menghela nafas kesal.
__ADS_1
“Oh iy Alex kamukan Demon tapi kenapa kamu bisa makan makanan manusia?”
“Tentu saja bisa. Namun setidaknya aku harus meminum darah 6 bulan sekali.”
“Em kenapa 6 bulan sekali?” tanya Shenna penasaran.
“Karena kami diberkahi keistimewaan oleh moongodnes.”
“Oh iya, kapan aku berkunjung ke rumahku. Aku khawatir dengan keluargaku,” ucap Shenna dengan khawatir. Dia tidak bisa pulang untuk situasinya saat ini jadi dia hanya bisa menggunakan kata 'berkunjung'.
“Tenanglah mereka sudah mengetahui semuanya,” jawab Alex mencoba menenangkannya.
“Maksudmu?” tanya Shenna dengan bingung.
“Keluargamu tahu bahwa kamu di takdirkan untukku.”
“Darimana mereka tahu?”
“Waktu itu seorang peramal tiba tiba datang ke keluarga kamu yang sedang piknik di taman.”
“Tentu saja karena aku selalu mengawasimu.”
“What!!Damn!” umpat Shenna
“Jangan mengumpat Queen aku tidak suka,” peringat Alex
“Dan mengapa selama ini aku tidak melihat anggota keluargamu?”
“Mereka belum boleh diizinkan untuk seatap dengan Queen sebelum hari pernikahan. Jadi tepat saat hari pernikahan kita tiba maka kedua orang tuaku akan kembali ke mansion ini.”
“Mengapa begitu?” tanya Shenna dengan heran.
“Tentu saja karena itu tradisi leluhur kakek moyangku yang menciptakan tradisi konyol ini. Aku tidak tahu apa tujuan diadakan tradisi seperti ini,” jelas Alex.
Ini adalah tradisi teraneh yang pernah di dengar oleh Shenna.
__ADS_1
...
Shenna terus berselfie menggunakan handphonenya. Ia tengah berada di taman. Shenna melihat hasil fotonya. Seseorang memeluknya dari belakang.
Shenna menoleh ke belakang.
“Alex”
“Kamu sedang apa Queen?” tanyanya dengan lembut.
“Kebetulan kamu di sini kita belum foto berdua diluar. Ayo foto,” ajak Shenna. Lumayan buat kenangan. Apalagi dia adalah Raja Demon. Sangat langka untuk bertemu dengan makhluk ini. Ini adalah momen paling bersejarah.
“Hm baiklah.”
“Ema kemari,” panggil Shenna kepada Ema yang sedari tadi hanya melihatnya.
“Tolong fotokan aku.” Shenna menyerahkan handphonenya
“Tapi aku tidak tahu cara memakai benda ini My Lady.”
"Astaga! Aku lupa!"
Shenna menepuk jidatnya. Ia lupa hal ini.
“Bagini caranya.” Shenna memberitahu cara memakainya
“Paham?”
“Paham My Lady,” jawab Ema.
“Nah sekarang tolong fotokan aku dan Alex.” Shenna memberikan lagi handphonenya
“Ayo Alex.” Shenna menarik Alex hingga dekat. Shenna memegang lengan Alex dan menyandarkan kepalanya dibahunya lalu tersenyum ke arah kamera. Alex menatap ke arah Shenna dan tersenyum lembut.
Klik.
__ADS_1
Satu foto berhasil terambil.