The Overworld Universe

The Overworld Universe
Episode 16: Pengkhianatan


__ADS_3

...Sora saat ini melawan 12891 pasukan iblis dengan kekuatan besar, dengan kemampuan Sora yang sudah hampir mencapai kesempurnaan, Sora dengan mudah mampu mengalahkan 12891 pasukan ini....


..."kemampuanku sudah meningkat...ini bagus, dengan ini...aku tidak akan mengecewakan leluhurku kali ini..." ucap Sora sambil tersenyum berdiri diatas tumpukan mayat para iblis....


...Serangan gelombang ke 2 pun dimulai, 12792820 pasukan iblis terkuat pun berkumpul untuk menyingkirkan iblis baru di hadapan mereka saat ini, namun semuanya dapat dikalahkan dengan mudah oleh Sora, dengan kekalahan semua iblis terkuat yang ada di sana, Sora lalu menyerap semua kekuatan para iblis yang sudah dikalahkannya, sehingga kekuatan Sora pun meningkat jauh berkali kali lipat daripada sebelumnya....


...Sementara itu, Hijiri tersadar dalam sebuah ruangan gelap, ia didatangi oleh seorang pria yang diduganya adalah Asumi...


...orang itu lalu berkata, "lain kali gunakan matamu untuk melihat siapa musuhmu sekarang" ucap pria itu lalu menghilang....


..."aku tidak menyangka bahwa Asumi...seorang pengkhianat" ucap Hijiri sambil menunjukkan ekspresi marah, ia lalu mencoba menghancurkan tempat itu, namun gagal, kekuatannya saat ini sedang tersegel dalam sebuah batu, ia hanya bisa menggunakan kemampuan fisik murni miliknya yang tentu saja tidak akan berguna untuk menghancurkan tempat itu....


..."brengsek...orang itu benar benar licik, beraninya dia berpura pura baik di hadapanku" teriak Hijiri dengan amarah yang meluap luap kepada Asumi....


...Di desa, Tartarus menyadari keberadaan Hijiri di tempat yang cukup jauh dari desa, ia menyadari bahaya yang sedang mengancam Hijiri saat ini, dengan cepat ia meninggalkan desa...

__ADS_1


..."kalian semua...jaga desa ini dan benda bercahaya itu" perintah Tartarus sambil menunjuk ke arah The Great Light....


...Tartarus lalu pergi dan berteleportasi ke wilayah Hijiri saat ini berada, ia membuka portal lalu masuk, saat ia sampai di sana, rupanya ia berada di daerah bersalju....


...Tartarus lalu mencoba menemukan keberadaan Hijiri, saat ia menemukan titik lokasinya, ia sangat kaget karena yang ditemukannya adalah sebuah artefak batu....


...Tartarus lalu menyerap sampel energi artefak batu itu, lalu melepaskannya, energi itu lalu bereaksi dan terbang ke tempat asalnya, yaitu Hijiri....


...Tartarus pun mengikutinya, dan menemukan sebuah reruntuhan kuno, tempat Asumi berada sebelumnya, namun saat akan memasuki reruntuhan, Asumi tiba tiba datang dan menyerangnya....


..."Asumi...?" Tartarus bertanya tanya kepada dirinya sendiri...


..."sejak dahulu, aku sudah menduga siapa diriku sebenarnya...kalian semua telah membohongiku" ucap Asumi sambil menyerang Tartarus, ia meluncurkan serangan bertubi tubi ke arah Tartarus....


...Tartarus dengan sigap menahannya, namun pada akhirnya ia kewalahan juga, pertarungan berlanjut dengan sengit....

__ADS_1


...Asumi mengeluarkan seluruh kemampuannya untuk menghajar Tartarus, begitu juga sebaliknya, Tartarus juga terus berusaha mengimbangi kekuatan Asumi yang terus meningkat seiring berjalannya waktu pertarungan....


..."aku berani bertaruh...aku sama sekali tidak diakui di desa ku sendiri, dan sekarang aku tahu alasannya" ucap Asumi dengan lantang kepada Tartarus...


..."apa...alasan itu?" tanya Tartarus yang mulai kelelahan...


..."aku hidup dalam ketidak tahuan, aku pikir aku telah hidup lama dan ditinggalkan oleh orang tuaku...ternyata bukan itu" Asumi menambahkan perkataannya...


..."apa maksudmu?" tanya Tartarus kepada Asumi...


..."melakukan pemusnahan massal di desa tempat tinggalku dulu...memanipulasi ingatanku, dan mencoba menghapus jejak eksistensiku, kalian memperlakukanku seperti sosok iblis yang pantas dibunuh" ucap Asumi dengan wajah menahan amarah...


...Tanpa Tartarus sadari, tidak jauh dari tempat itu, mereka sedang diawasi oleh Asakami yang berdiri di bawah pohon dan mengamati apa yang sedang terjadi....


..."permainan yang sebenarnya sudah dimulai...manusia" ucap Asakami sambil memperhatikan mereka...

__ADS_1


__ADS_2