The Purple Eyes

The Purple Eyes
Siapa dia?


__ADS_3

Malam semakin larut, Waktu sudah menunjukkan pukul 22.30 WIB. Aku lelah...


"Bos, apa aku boleh keluar sebentar untuk membeli makanan?".


"Di sini sudah ada banyak makanan, untuk apa lagi keluar?".


"Sebentar saja Bos."


"Baiklah, cepat kembali jangan terlalu lama. Sebentar lagi pemotretan terakhir."


"Baik Bos, terima kasih."


.


.


.


Arnelita adalah seorang model profesional yang sangat terkenal dan mempunyai jam terbang yang tinggi. Hari-harinya selalu sibuk dan tidak pernah ada waktu senggang untuk bersantai-ria.


Dia seorang yatim piatu, ayahnya meninggal karena di bunuh oleh seorang koleganya. Beberapa bulan kemudian ibunya di racun oleh seseorang yang tidak mereka kenal. Sehingga dia hidup seorang diri. Beruntung, karena wajahnya yang cantik membuat seseorang menyalurkannya untuk menjadi seorang model.


Sampai saat ini dia belum mengetahui siapa yang menjadi pembunuh orang tuanya. Dia ingin membalaskan dendamnya. Polisi tidak bisa mengungkapkan kejadian itu, karena pelaku yang tanpa meninggalkan jejak apapun sehingga sangat sulit untuk terlacak. Bahkan sidik jari pun tidak dapat di temui.


Semua model yang berada di Agensinya, adalah model profesional.. Agensi yang menaunginya sekarang adalah Agensi terbesar di negara ini.


Hari ini, saat dia keluar untuk membeli makanan ringan ke minimarket dia merasakan sakit pada seluruh tubuhnya. Mungkin kecapekan, pikirnya.


Tiba-tiba setelah keluar minimarket dia merasakan pusing yang amat sangat. Kepalanya berat sekali dan kakinya lemas tidak dapat di jadikan tumpuan sampai akhirnya dia pingsan.!!


***


"Lita, Lita, bangun.. Kau kenapa?"


Seperti suara jenni tapi kenapa aku tidak bisa membuka mata.

__ADS_1


Aku terus mencoba membuka mata, kabur.. Itu yang pertama kali aku lihat. Putih seperti ada kabut yang menghalangi pandanganku. Aku mencoba menggosok-gosokan mataku. Semakin lama semakin jelas apa yang aku lihat.


"Jen, aku kenapa?"


"Kau pingsan di tengah jalan depan minimarket itu, lalu ada seorang pria yang menolong dan membawamu kesini, Sampai kau tertidur pulas begitu."


"Aku pingsan? lalu bagaimana dengan pemotretannya?"


"Sudah di gantikan Sabrina, kau istirahat saja biar cepat pulih. Bos juga bilang akan memberikan cuti agar kau bisa istirahat."


"Siapa pria itu?"


Jenni memberikanku sebuah kartu nama.


PUTRA MAHKOTA


PT. xxxxx


Jl.xxxxx


Apa? lucu sekali namanya Putra Mahkota. Emangnya dia anak kerajaan ya?. Aku tersenyum melihat namanya.


"Jen, ini serius namanya Putra Mahkota."


"Katanya sih iya.. Dia pengusaha sukses."


"Oh..."


Aku pun segera ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Semalaman tidak membersihkan diri membuat badanku terasa sangat lengket sekali. Iyuh, Bau sekali ketek ku.. Apa aku lupa memakai deodorant kemarin?


Aku segera berjalan menuju bathtub, merendamkan tubuhku di air kembang tujuh rupa yang katanya membuat kulit semakin bersinar. Entah benar atau tidak tapi Jenni sangat mempercayainya.


Selesai mandi aku berniat untuk menghubungi pria itu untuk berterima kasih telah menolongku.


Ku ambil kartu nama itu dan mulai mengetik nomor yang tertera. Ku pencet tombol panggil..

__ADS_1


"Halo.."


"Halo, dengan siapa ini?"


"Saya, wanita yang semalam anda tolong."


"Oh, iya ada apa? siapa namamu?"


"Lita, saya hanya mau mengucapkan terima kasih banyak sudah menolongku."


"Tak usah sungkan. Apa kau ingin bertemu denganku?"


"Emh, apakah boleh? ku pikir anda sibuk, mengingat kau adalah pengusaha sukses."


"Ah tidak juga, itu bisa di kondisikan. Jika kau mau aku tunggu di Cafe xxx sebrang hotel xxx. Apa kau tau?"


"Iya aku tau"


"Baik, aku tunggu pukul 11.00 ya."


Dia pun mematikan teleponnya..


Aku harus segera pergi menemuinya.


...****************...


Halo semua..


Ini karya keduaku setelah insecure, cinta masa lalu.


novel yang pertama sih belum tamat, masih up juga. beda genre ya teman-teman..


Jika ada persamaan tokoh dan nama, aku minta maaf sekali. Di karenakan ini fiksi dan murni dari pikiranku sendiri, tanpa menjiplak dari karya siapapun.


Aku harap jika kalian menemukan kesamaan dalam cerita, segera beritahu aku ya.

__ADS_1


Di mohon kritik dan saran nya yang membangun.. terima kasih telah membaca karyaku..


__ADS_2