
Wilayah Huaze bagian selatan benua
Seorang pemuda dengan hanfu berwarna putih sedang menuju kearah manor yang sangat indah walaupun manor tersebut berada di Hutan Musim Dingin. Di wilayah kerajaan Ciaze Hutan Musim Dingin merupakan hutan yang sangat indah namun berbahaya. Bagaimana tidak hutan tersebut dihuni oleh berbagai macam binatang buas. Namun pemuda tersebut yang usianya 16-17 tahun dengan fitur wajah yang sangat tampan dan di sampingnya ditemani oleh srigala salju perak yang merupakan binatang buas ilahi berjalan seolah-oleh dia sedang tidak berjalan di hutan Musim Dingin yang berbahaya.
"Kak" panggil pemuda tersebut.
"tuan muda, nona sedang berada di halaman samping untuk latihan" seorang gadis pelayan berkata kepada pemuda tersebut. Pemuda tersebut lantas pergi menuju halaman samping untuk menemui orang yang di panggilnya kakak.
Di halaman samping seorang gadis berusia 19 tahun sedang berlatih menggunakan pedang nya dengan sangat ahli. Gadis tersebut memiliki fitur wajah yang sempurna dimana kecantikan tersebut dapat menjatuhkan sebuah negara. Gadis itu juga memiliki rambut berwarna putih dan juga memikiki aura dingin yang dapat menambah kesan misteri padanya.
"Kak apakah ada sesuatu yang kamu inginkan?" pemuda tersebut bertanya setrlah menemukan kakaknya sedang beristirahat di bawah pohon rindang.
"Bagaimana keadaan diluar?"
"Kak? Sepertinya kita telah nyebabkan kekacauan di kerajaan Hunxe. Adapaun..." ucap pemuda tersebut terpotong.
__ADS_1
"???" gadis tersebut menaikan alisnya.
"Pangeran mahkota Hunxe telah melakukan pelatihan pintu tertutup selama setengah tahun terakhir ini dan masih belum keluar. Adapun kaisar Hunxe dia memiliki kesahatan yang sangat buruk karena 3 Han Yu bersaudara menghilang" jelas pemuda tersebut dengan wajah lurusnya.
"huffh" gadis tersebut menghela nafas dan kemudian berkata "anda juga bagian dari Hunxe dan menjadi bagian dari Han Yu bersaudara. Bagaimana bisa anda mengatakannya dengan wajah lurus seakan-akan itu bukan anda" gadis tersebut berkata dengan nada yang dingin dan datar namun matanya yang jerih dengan penuh kesedihan mengkhianatinya.
Pemuda tersebut memang tak lain adalah salah satu dari Han Yu bersaudara, Han Yuzhu sedangkan gadis tersebut adalah kakak tertuanya, Han Yu Xia. Gadis yang dulunya sangat naif dan dengan keusilannya membuat semua saudaranya tertawa. Namun, sekarang gadis tersebut telah membuka misterinya. Han Yu Xia setengah tahun yang lalu memiliki rambut yang panjang lurus berwarna hitam gelap sedangkan sekarang warna hitam telah benar-benar menghilang darinya digantikan dengan warna putih perak.
"Apakah kakak laki-lakimu sehat selama pelatihan tersebut?" tanya Han Yu Xia. Bagaimana pun yang mulia putra mahkota adalah saudara kembarnya, Han Yuzhen.
"sampai kapan kita akan disini kak?" pertanya tersebut merupakan pertanyan yang sangat ingin diketahui jawabannya oleh Han Yuzhu karena sejak mereka berdua menghilang itu sebenarnya adalah Han Yuxia sendiri yang mengajak adik terkecil nya untuk pergi ke kerajaan Huaze.
Malam itu,
Yuzhu masih ingat dimana kakaknya sangat kecewa akan ayah kaisar mereka. Diam nya ayah mereka membuktikan segalanya. Pada saat Han Min Ning jatuh ke danau sekelompok orang dengan kaisar, ratu dan janda permaisuri hadir mereka segera memerintahkan seseorang untuk menyelamatkan Han Minning. Sebenarnya bukan itu yang menimbulkan Han Yuxia kecewa dengan kaisar namun tatapan yang dihadapkab kaisar pada dirinya yang membuat hatinya sakit. Dimana tatapan tersebut penuh dengan kekecewaan seolah kaisar menuduh bahwa Han Yuxia lah yang sengaja mendorong Han Minning hingga jatuh ke danau karena kesal akan sifat monopoli Han Minning terhadap cinta kaisar ayah mereka sehingga Han Yuxia sengaja membuat Han Minning jatuh untuk membalas dendam.
__ADS_1
Han Yuzhu juga menyadari hal tersebut langsung melihat kakak perempuannya yang masih berdiri di sisi danau dengan wajah acuh tak acuh nya seakan dia tidak peduli akan tatapan kaisar. Namun, Han Yuzhu mengetahui bahwa itu hanya sebatas topeng yang kakaknya pakai untuk menutupi kelemahannya. Han Yuzhen disisi lain karena kecemasannya terhadap Han Yuxia dan takut Han Yuxia terluka tidak menyadari tatapan ayah kaisarnya terhadap Han Yuxia yang membuatnya sakit bahkan lebih sakit dari pada luka pedang.
Han Yuxia yang sudah tidak tahan akan tatapan ayahnya pun segera memberikan Han Yuzhu isyarat dan kemudian melompat ke danau yang dingin. Han Yuzhu yang mendapatkan sinyal kakaknya tersebut pun pergi diam-diam bahlan Han Yuzhen tidak mengetahui skema rencana kedua saudaranya.
Setelah meninggalkan pesta tersebut Han Yuzhu melangkah ke arah gunung belakang halaman kakak perempuannya. Tepat setelah dirinya sampai dia melihat bahwa kakaknya sudah berdiri disana dengan waktu yang cukup lama. Beberapa saat kemudian Han Yuxia dan Han Yuzhu pergi tanpa meninggalkan jejak sedikit pun untuk dilacak bahkan meninggalkan Han Yuzhen dengan ketidaktahuannya.
Mereka berdua awalnya pergi ke istana kegelapan untuk menyelesaikan urusan yang tertunda setelah itu mereka kemudian pergi lagi. Namun, kali ini mereka pergi ke selatan tepatnya kerajaan Huaze. Pada awalnya mereka tinggal di sebuah kota terpencil lalu pergi ke pusat kota mereka tetapi keduanya tidakmenyukai kebisingan yang membuat mereka berdua pergi ke hutan musim dingin dan membuat sebuah manor yang mereka tinggali dengan bantuan anak buah Han Yuzia. Han Yuxia hanya membawa 4 pelayan dan 2 penjaga untuk dirinya dan Han Yuzhu karena tepat setelah manor selesai di bangun mereka berdua menjalani latihan pintu tertutup.selama beberapa bulan dan kemudian melakukan pelatihan yang sangat keras untuk meningkatkan keterampilan fisik mereka.
"kita akan kembali 2 bulan kemudian" ucap Han Yuxia tenang.
"baik lah kak" setelah mendapatkan jawaban yang di inginkannya Han Yuzhu kemudian pergi menuju kamarnya untuk beristirahat karena lelah dalam perjalanan.
Han Yuxia masih berdiri di tempat yang sama melihat adiknya perlahan menghilang dari kejauhan. Han Yuxia sebenarnya tidak bermaksud untuk memisahkan diri dengan saudara kembarnya namun kekecewaan atas ayahnya yang membuat dirinya mengambil.keputusan tersebut. Han Yuxia memang telah terdaftar ke dalam academi Taiyang namun dirinya tidak pernah menghadiri sekolah dengan seenaknya. Guru-guru dalam akademi pun tidak menghiraukan nya karena Han Yuxia merupakan penatua tamu akademi yang paling dihormati maka dari itu sekolah atau tidaknya dirinya tidak akan berpengaruh apapun.
Sedangkan di istana saat ini sedang dalam masa-masa bahagia dimana putri Han Minning akan menikah dengan seorang pangeran dari kerajaan lain tetapi walaupun istana sedang berbahagia ada seseorang yang tidak merasakannya oramg tersebut adalah Han Yuzhen.
__ADS_1
Han Yuzhen yang tiba di istana tadi pagi awalnya terkejut karena Han Minning akan menikah 3 bulan lagi dan hari ini merupakan hari pertunangan nya. Han Yuzhen mengepalkan tangannya dan bergegas untuk kembali ke istana kekaisaran.