The Rebirth Of Han Yuxia

The Rebirth Of Han Yuxia
Chapter 28


__ADS_3

Han Yuxia telah tiba di kekaisaran Hunxe setelah mendapatkan laporan dari Yu Si bahwa pangeran Minyuan telah mati.


Han Yuxia kembali ke istana bersama dengan kedua adik laki-lakinya sedangkan Chen Jingyu tetap di kekaisaran Ciaze bagaimana pun Jingyu telah menjadi kaisar baru disana jadi secara tidak langsung tugas yang di bebankannya semakin banyak karena kekaisaran yang masih belum stabil akibat dari perang sebelumnya.


Han Yuxia dan 2 pangeran tidak terlalu terburu-buru untuk datang ke istana bagaimanapun mereka bertiga sama sekali tidak berduka atas kematian dari Minyuan sama sekali.


Ratu yang telah mendengar bahwa Minyuan telah mati sangat kesal karena Minyuan adalah alat yang dapat ia gunakan sebagai perisai agar posisinya tidak dapat tergantikan dari menjadi ibu suri masa depan.


Kaisar sendiri hanya bisa menghela nafad mendengar putranya pangeran Minyuan sudah tewas dibunuh oleh selirnya sendiri. Kaisar juga tidak terlalu berharap banyak pada putranya yang satu ini sejak kecil, remaja hingga sekarang Minyuan tidak pernah menunjukan kelebihan yang dimilikinya tidak seperti putra mahkotanya yang memang sangat menonjol sejak dirinya masih muda.


Kaisar selalu berharap bahwa putra mahkotanya akan kembali lagi bersama dengan saudari dan saudaranya yang selalu menghilang entah kemana. Han Minning adik perempuan dari Minyuan juga sama di mata kaisar putrinya ini seakan menjadi bahan tertawaan di seluruh benua karena pernikahaan nya yang gagal dan hamil bahkan sebelum mereka melewati malam penyempurnaan. Hal tersebut semakin membuat kaisar bersikap dingin pada putrinya ini.


Anggap saja kaisar bias terhadap putra dan putrinya. Bagi kaisar selain anak yang dilahirkan oleh mendiang ratu lama dan juga anak yang memiliki bakat yang mendukung maka kaisar hanya akan bersikap dingin pada mereka bahkan tidak akan melirik mereka sama sekali.


Minyuan segera di makamkan. Walaupun Minyuan merupakan bagian dari anggota keluarga kekaisaran Minyuan tidak mendapatkan hak untuk dimakamkan di makam leluhur Minyuan hanya dapat dimakamkan di makam yang memang dibuat untuk keluarga kekaisaran yang memiliku pangkat rendah sedangkan untuk selirnya yang merupakan pelaku pembunuhan di introgasi dan disiksa hingga kemudian mati.


Selir yang di tuduh tersebut bagaimana pun tidak akan bisa mengungkapkan siapa di balik pembunuhan Minyuan karena selir itu telah dibuat bisu oleh Yu Si dan walaupun selir tersebut bisa menulis dia hanya akan menuliskan sebuah coretan asal yang membuat petugas semakin kesal terhadap selir kecil itu.


Han Yuxia yang mendengar berita itu hanya tersenyum menghina nenurutnya penjaga tersebut terlalu bodoh atau bagaimana sudah jelas-jelas bahwa selir kecil telah dibuat gila oleh Yu Si jadi bagaimana dia akan bisa mengungkapkan kebenerannya. Saraf-saraf nya telah terputus dan sangat sulit untuk mencari seorang dokter yang sangat berpengalaman di seluruh benua untuk dapat mentambung kembali saraf seseorang. Walau pun dokter tersebut bisa sudah dapat dipastikan bahwa biayanya akan sangat mahal jadi hal itu terasa sangat tidak cocok untuk menghabiskan harta kekaisaran hanya untuk dapat menyambung kembali saraf dari selir itu hanya untuk mengungkap kematian seseorang. Jadi kaisar hanya mendiamkan nya saja dan membiarkan para penjaga untuk menyiksa selir kecil itu.


Karena kematian  selir tersebut akhirnya kaisar memutuskan untuk menutup mencarian siapa yang telah membunuh Minyuan.

__ADS_1


Sore harinya akhirnya 3 Han Yu bersaudara akhirnya menginjakkan kaki di gerbang utama pintu utama. Penjaga dengan mudah menebak bahwa 3 orang tersebut adalah putri dan dua pangeran yang pernah  hilang dan tidak di temukan jejaknya.


Mendengar berita tersebut kaisar kemudian menyuruh pengawal untuk menjemput mereka ke dalam aula tahta untu bertemu dengannya.


Malam harinya di sebuah ruangan tampak seorang gadis yang tengah menjerit-jerit di kamarnya. Banyak pelayan mencoba untuk menenangkan gadis tersebut termasuk Yu Liu yang telah menjadi pelayan pribadi ratu  untuk dapat memastikan bahwa wanita itu tidak mencoba untuk menghakiri hidupnya karena bagaiaman pun Han Yuxia perlu memberinya pelajaran untuk dengan putus asa agar Minning tersingkir segara.


Yu Liu yang melihat nasib Han Minning di depannya sendiri sangat bersuka cita karena dengan tersingkirnya gadis tersebut dapat memungkinkan gara ratu bisa bersantai walau hanya sejenak.


Kondisi Minning cukup layak jika dibandingkan dengan orang yang telah putus asa dan kehilangan segala keangkuhan dan kesombongannya sekarang semua itu telah di gantikan oleh masa lalu.


Menurutnya dengan sedikit dorongan maka Han Minning akan benar-benar mencoba untuk mengakhiri hidupnya. Seorang putri yang dulunya di puja dan merupakan kecantikan kedua di kekaisaran menjadi sepasang sepatu rusak saat ini dan tengah mengunci diri di dalam ruangan nya.


Keesokan harinya di kediamannya Han Minning duduk di sudut tempat tidurnya. Ruang tersebut sangatlah hancur berantakan dimana sebagian besar guci dan vas bunga telah pecah dan berserakan di lantai bahkan ada beberapa bercak darah yang mengering di lantai. Tiba-tiba sesosok bayangan hitam memasuki ruangan yang telah terkunci itu entah bagaimana caranya. Sosok tersebut tak lain adalah Yu Liu yang harus memberikan dorongan dengan santai kepada Han Minning.


"hormat saya putri" ucap Yu Liu tanpa ada nada hormat sedikitpun.


"si-siapa kau?" tanya Minning terbata-bata dan merasakan bulu kuduknya merinding saat menatap sosok Yu Liu yang mengenakan pakaian hitam berdiri di depannya.


"oh aku hanya orang lewat putri" ucap Yu Liu.


"ka-kau tidak mung-kin hanya se-kedar orang lewat. Ka-kau pasti ada di sini untuk membunuh ku?" ucap Minning ketakutan. Akhirnya ia menyadari bahwa akan ada dimana dia jatuh hingga membuatnya harus bersedia menyerahkan kepalanya tanpa adanya perlawanan.

__ADS_1


"oh~ ternyata kau cukup pintar putri" Yu Liu tersenyum tipis menjawab dengan jujur pertanyaan dari Han Minning.


Ham Minning yang mendengar jawaban dari Yu Liu semakin ketakutan rasa akan keputusasaan dan ketidak berdayaan semakin pekat di dalam pikirannya.


"tenang saja putri ku memberimu sebuah pilihan yang dapat kau pilih untuk hidup rendahan mu itu"


"pilihan?" tanya Minning ragu.


"benar. Yang pertama kau dapat mengakhiri hidup mu sendiri dengan menggantung diri atau.." Yu Liu menggantungkan ucapannya.


"atau?"


"atau aku bisa membantumu untuk mengakhiri hidupmu" lanjut Yu Liu.


"hahaha tentu saja kedua pilihan itu hanya menemukan satu ujung putri dan ujung tersebut adalah kau akan mati" ucap Yu Liu setelah melihat wajah Han Minning yang pucat pasi.


"jadi kau akan memilih yang mana? Tapi kalau aku boleh sarankan agar kau memilih pilihan yang pertama karena dengan memilih pilihan pertama kau dapat memilih bagaimana caramu mati"


Han Minning ragu akan pilihan yang akan di ambilnya karena bagaimana pun juga kedua pilihan tersebut akan membuat dirinya mati.


"bagaimana dengan anak ku?" tanya Minning karena bagaimanapun juga sejahat dan sekejinya Minning dia adalah calon ibu dari anak yang di kandungnya jadi secara logis pikirannya untuk melindungi anaknya ada di dalam benaknya.

__ADS_1


"oh~ pertanyaan yang cukup bagus. Soal takdir anak mu itu....


__ADS_2