
Gadis tersebut kemudian berkata "Yuxia"
"Yuxia?" tanya Chen Jingyu
"benar namaku Yuxia adapun marga itu tidak terlalu penting" ucap Yuxia acuh tak acuh.
"baiklah Yuxia, tapi bolehkah aku memanggilmu Xiao Yu?"
"tentu"
Setelah perkenalan singkat tersebut Chen Jingyu semakin percaya kepada Yuxia dan memanggapnya sebagai adik perempuannya sendiri. Yuxia yang tidak memiliki masalah tentang hal itu setuju lagi pula hal itu juga tidak membuatnya rugi.
Chen Jingyu mengingat kejadian 7 tahun lalu tersebut tersenyum. Kejadian tersebut merupakan awal dimana perubahan besar terjadi padanya. Pertemuannya dengan Yuxia menjadi titik utama dari kekuatannya sekarang. Setelah pertemuan 7.tahun lalu tersebut Chen Jingyu pergi bersama Yuxia untuk.berlatih beladiri dan menjadi sekuat sekarang. Hingga tepat 2 tahun lalu setelah 5 tahun berlatih Chen Jingyu bersama dengan Yuxia kembali ke kaisaran Ciaze namun, Jingyu tidak langsung ke istana melainkan tinggal di hutan bersama Yuxia dan saudaranya yang tak lain adalah Yuzhu. Jingyu baru kembali ke kota kekaisaran Ciaze kemarin dan masih menyiapkan kekuatannya untuk membalaskan dendam atas kejadian 7 tahun lalu. Kaisar Ciaze masih belum mengetahui bahwa putra ketiga nya masih hidup dan menjadi sangat kuat bahkan menjadi orang yang paling berpengaruh dalam dunia gelap. Kaisar Ciaze hanya mengetahui bahwa putra ketiga nya telah mati tenggelam dan mayatnya telah di ambil oleh orang kepercayaannya untuk di makamkan yang tidak dia ketahui adalah bahwa bahkan orang kepercayaannya telah membelot ke arah Chen Jingyu dan Yuxia sekarang.
Chen Jingyu juga telah mengetahui identitas Yuxia yang merupakan Putri kegelapan Yu yang sangat ditakuti dan setara dengan raja neraka. Namun yang tidak ia ketahui adalah bahwa Xiao Yu nya merupakan putri pertama kerajaan Hunxe, Han Yuxia. Ketidaktahuan Chen Jingyu terhadap Han Yuxia adalah karena saat kembalinya Han Yuxia kekaisaran Hunxe Chen Jingyu telah melakukan pelatihan pintu tertutup dan selesai saat Han Yuxia tinggal di hutan. Chen Jingyu yang tidak bertanya dan Han Yuxia juga tidak ingin menjelaskan tentang identitasnya sebagai putri membuat semuanya masih menjadi rahasia.
Dalam pikiran Chen Jingyu alasan Han Yuxia untuk.membantunya adalah semata-mata karena ingin melengserkan Chen Jingle dan membuat pijakan di kekaisaraan Ciaze. Namun yang sebenarnya adalah alasan Han Yuxia membantu Chen Jingyu untuk membuat rencana uang telah disiapkan ratu dan Han Minning gagal dan membuat hidup Han Minning dipermalukan sedemikian rupa hingga Han Minning tidak menginginkan hidupnya lagi.
"baiklah kita mulai saja rencananya" "tapi pertama-tama.kita akan pergi ke istana terlebih dahulu untuk melihat ayah kaisar mu" ucap Han Yuxia. Chen Jingyu yang mendengarpun tak bisa untuk.tidak menyeringai. Bagaimana jika dia dilupakan 7 tahun lamanya dan sekarang bagaimana putranya yang paling menyedihkan ini akan melengserkannya.
Setelah menyiapkan rangkaian rencana Han Yuxia dan Chen Jingyu pergi menuju ke istana.
Di dalam istana Ciaze Kaisar yang tengah berbahagia tidak menyadari bahwa akan ada sebuah bencana besar akan tiba. Kaisar masih sangat bahagia dan selalu menuji putra kedua nya karena dapat menikah dengan putri kerajaan Hunxe. Setelah melakukan pertemuan dengan para tamunya kaisar pergi meninggalkan aula acara dan pergi ke ruangan untuk beristirahat sejenak. Sampai di ruangannya kaisar duduk di kursi dengan meja di depannya yang penuh dengan kontribusi istana. Tiba-tiba dua sosok datang dari keheningan udara dan berdiri di depan kaisar.
__ADS_1
Kaisar yang melihat kedua sosok ini terkejut untuk beberapa saat namun setelah pulih dari keterkejutannya dia kembali terkejut karena tekanan yang di berikan oleh salah satu dari kedua orang asing ini.
"siapa kalian?" tanya kaisar tegas namun dahinya sudah dipenuhi dengan keringat yang mengalir akibat tekanan yang diberikan.
"apa yana kalian inginkan?" tanya kaisar sekali lagi dengan mengretakan giginyanya marah.
"kami? Inginkan?" tanya salah satu dari dua orang tersebut yang yak.lain adalah Han Yuxia "tentu saja untuk.melengserkan mu segera" lanjutnya.
Kaisar yang mendengar hal tersebut tidak bisa tidak panik. Dia tidak.bisa meremehkan kedua sosok ini yang mampu menekannya sedemikian rupa. Sebelum.kaisar bisa manggil pengawal pribadinya sosok.lain tersebut berkata.
"tidak.ada gunanya memanggil.pengawalmu yang payah itu" ucapnya dengan acuh tak acuh.
"apa maksudmu?"
Han Yuxia yang mengerti apa yang dipikirkan kaisar pun berkata "tentu saja kau yang memprovokasi kami untuk melengserkan mu dan itu mungkin bisa di sebut dengan dendam pribadi"
"dendam pribadi?" kaisar kebingungan untuk menghadapi perkataan Han Yuxia.
Chen jingyu yang berada di sebelah Han Yuxia pun mengangguk setuju "benar. Dendam pribadi kau tidak salah mendengarnya ayah" kata Chen Jingyu sambil menekankan kata AYAH yang membuat kaisar semakin bingung.
"apakah kau tidak mengenali putra mu sendiri" Chen Jingyu mendengus kesal setelah melihat kebingungan kaisar.
"putraku sendiri?"
__ADS_1
"benar putra mu sendiri yang sekarang akan melengserkan mu" Chen Jingyu kemudian melanjutkan "putra yang sudah kau anggap mati putra mu yang sangat lemah yaitu putra ketigamu, Chen Jingyu"
Kaisar yang mendengar hal tersebut membeku dan semakin pucat setelah melihat Chen Jingyu membuka topeng yang menutupi sebagian wajahnya.
"Jingyu? Kamu masih hidup?"
"tentu." "apakah doa mu tidak terwujud karena aku masih hidup hahaha" ucap Chen Jingyu sambil tertawa miris.
Kaisar tidak bisa merespon semua keterkejutan ini kemudian berkata dengan nada gemetar "apa yang kau inginkan sekarang?"
"yang ku inginkan adalah posisi tahta kerajaan saat ini apakah kau bisa memberikannya ayah?" tanya Jingyu sedikit lembut dan di penuhi dengan cemoohan di matanya.
"aku tidak bisa memberikannya padamu kaisar menggelengkan kepalanya tak berdaya "posisi tahta telah jatuh ke saudara keduamu adapun dirinya dia pantas mendapatkan nya karena akan mendapatkan dukungan kuat dari kekaisaran Hunxe dan dirimu yang baru kembali setelah 7 tahun menghilang tanpa dukungan kekuatan dari belakang kau tidak akan bisa memdapatkan posisi yang kamu inginkan itu"
Han Yuxia yang mendengar hal tersebut semakin mencemooh kaisar di dalam pikirannya dan tatapannya penuh dengan rasa jijik melihat wajah kaisar yang tampak tak berdaya ini.
"benarkah?" tanya Chen Jingyu dengan penuh rasa penghinaan.
"tentu" ucap kaisar.
"ku rasa kau salah paham kaisar siapa bilang Chen Jingyu tidak memiliki dukungan. Lalu aku yang berdiri disini untuk apa" perkataan yang penuh dengan rasa hina di mata Han Yuxia juga tekanan yang kuat secara tiba-tiba menyebabkan kaisar memuntahkan seteguk darah segar karena tidak mampu menahan tekanan tersebut.
"apakah putra mu Chen Jingle dan tunangannya Han Minning memiliki kualifikasi untuk berhadapan denganku yang merupakan putri kegelapan Yu!!"
__ADS_1
Kaisar yang mendengar pernyataan tersebut terkesiap. Dia masih gidak dapat menerima kenyataan dimana putranya yang paling lemah putra ketiganya menjadi sekuat tiran dan sekarang putranya ini memiliki dukungan penuh dari putri kegelapan Yu itu sendiri.