The Rebirth Of Han Yuxia

The Rebirth Of Han Yuxia
Chapter 23


__ADS_3

"kenapa kakak kedua? Apakah kau terkejut atau marah setelah melihat ku ada di hadapan mu saat ini dan bukannya mati"


"tapi maafkan aku kakak kedua sepertinya kamu tidak akan bisa memenuhi keinginan mu untuk membunuh ku bahkan jika kau ingin"


"apakah kau tahu kenapa? Aku karena kau terlalu lemah berhadapan dengan ku bahkan kamu tidak layak untuk mendapat satu pukulan dari ku"


"Kau!!" ucap Jingle emosi dan semakin membenci saudara ketiganya yang sampah ini.


o0o


"kau tidak perlu sampai marah kak. Hari ini adalah hari pernikahan mu bagaimana mungkin aku tidak datang dan memberi selamat padamu" ucap Chen Jingyu dengan acuh tak acuh di setiap wajahnya.


"Jingyu benar bagaimana mungkun kami sebagai saudara tidak datang dan memveri ucapan selamat kepada suadara kami. Kau sungguh aneh pangeran" ucap Han Yuxia.


"aku adalah kakak perempuan dari Han Minning sebagai kakak perempuan bagaimana mungkin aku bisa tidak hadir. Jika aku tidak hadir maka itu akan menyebabkan banyak tumor buruk tentang kami dan aku tidak menginginkan itu"


Chen Jingle tidak bisa harus berkata apa karena perkataan gadis di depannya ini merupakan putri oertama sekaligus putra yang paling berpengaruh di kekaisaran Hunxe yang melebihi Han Minning.


"kamu benar saudari ipar" ucap Chen Jingle dengan senyum yang dia paksakan.


"Hei pria tua bagaimana mungkin ketika putra dan putri mu datang kau masih bisa duduk di kursi itu sungguh tanpa rasa kasih sama sekali" pekik Han Yuxia dengan jengkel sambil menunjukan jari telunjuknya ke arah kaisar Hunxe.


Seluruh orang di aula tidak bisa bernafas saking kagetnya dengan ucapan Putri Yu ini. Betapa beraninya Han Yuxia memanggil kaisar yang merupakan ayahnya dengan sebutan pria tua. Apa yang akan di lakukan kaisar saat ini apakah kaisar akan menghukum putri Yu?


Semua orang bertanya tanya langkah apa yang akan dilakukan kaisar kepada putri Yu. Ratu disisi lain sangat senang karena ucap Han Yuxia merupakan awal kehancuran bagi gadis rubah itu.

__ADS_1


Namun semua yang ada di pikiran semua orang saat ini adalah bahwa kaisar akan menghukum putri karena ketidak sopanan sedangkan Han Yuxia sendiri dengan tenang tetap berdiri di tempatnya dengan senyum mengejek di wajahnya.


Tiba-tiba kaisar berdiri dan berjalan kearah dimana putrinya itu berdiri. Tangan kaisar mulai terulur dan menarik telinga putrinya dengan penuh kasih sayang walupun tarikan tersebut terlihat kuat namun itu bukanlah kebenarannya.


"gadis nakal anda merupakan seorang putri namun anda tidak memiliki tata krama yang baik setelah menghilang sekian tauhun apakah ada rasa bersalah di jepalamu itu" kaisar mendengus kesal dia tidak keberatan dipanggil pria tua namun yang membuatnya kesal adalah bahwa putrinya utu tidak memberinya kabar sama sekali setelah menghilang selama beberapa tahun yang membuat hampir setengah rambutnya memutih.


"kau tidak perlu menaruk telingaku itu sangat memalukan untuk di lakukan kepada gadis yang telah tumbuh dewasa" ucap Han Yuxia.


"baiklah, baiklah" kaisar melepaskan tangannya dari teling Han Yuxia.


"cepatlah ganti pakaianmu apakah kamu akan memaikai pakaian itu di hari pernikahan adik perempuan mu" lanjut kaisar. Han Yuxia dengan patuh pergi ke kediamannya dan membersihakan diri bagaimanapun saat tiba dia aulan seluruh tubuhnya telah menjadi kotor karena harus bersentuhan dengan udara yang sama yang di hirup oleh ******** Itu.


Chen Jingyu dan Han Yuzhu juag pergi untuk membersihkan diri dan beristirahat agar bisa menonton pertunjukan yang bagus.


Setelah serangkaian acara telah berakhir acara selanjutnya adalah mengantarkan pengantin wanita menuju kereta yang memang tekah disiapkan.


Han Yuxia disisi lain tersenyum tipis menyaksikan detik-detik kehancuran saudari termanisnya tersebut.


Sesaat akan memasuki kereta seorang pengawal berjubah hitam tiba-tiba menghadap ke kaisar Ciaze dan melaporkan situasi.


"Yang mulia kerajaan telah di serang"


6 kata tersebut menyebabkan semua orang kembali terkejut termasuk Kaisar Ciaze walaupun dia sudah meramalkan bahwa hari ini tidak akan dilalui dengan mudah namun tetap saja berita tersebut membuatnya terkejut.


"cepat perintahkan semua prajurit untuk mempertahankan kerajaan!" setelah memberikan printah pengawal tersebut kemudian pergi untuk menyampaikan perintahnya.

__ADS_1


"Jingle cepatlah naik ke kuda mu kita akan pergi sekarang dan ubtuk saat ini aku harus meminta maaf kepada kaisar Hunxe bahwa kami tidak bisa membawa putri Minning sekarang karena itu akan sangat membahayakan keselamatannya" ucap kaisar Ciaze dengan rasa bersalah di setiap katanya.


"baiklah aku juga akan mengirimkan bantuan bagaimana pun kita adalah keluarga sekarang dan untuk Minning memang dia setidaknya harus tinggal disini untuk keselamatannya" kaisar Hunxe juga mengetahui bahwa serangan ini mungkin telah direncanakan sedemikian matang dari awal pangeran Jingle yang dicegat oleh para bandit.


Seluruh rimbingan kekaisaran Ciaze kemudian pergi menuju medan perang dengan putri Han Minning yang masih ditinggalkan di kekaisaran Hunxe.


Di tengah perjalanan kelompok kaisar Ciaze kembali di blokir ikeh orang-orang berjubah hitam dengan seluruh anggotanya memiliku aura pembantaian yang sangat kuat.


"siapa kalian?" "apakah kalian utusan dari putri kegelapan?" tanya kaisar dengan tenang walaupun sebenarnya dirinya jyga sangat khawatir akan keselamatan putranya Jingle.


Jingle disisi lain sangat bingung bagaimana mungkin orang-orang tersebut adalah utusan dari pjtri kegelapan. Siapa itu putri kegelapan? Dia tahu dengan betul siapa penguasa kegelapan dan dunia bawah dialah putri kegelapan. Rumornya putri kegelapan merupakan seorang wanita yang sangat cantik namun belun ada orang yang venar-benar dapat melihat wajah putri kegelapan. Putri kegelapan juga memiliki hati yang penuh dendam siapa pun yang telah menyinggungnya pasti akan mati musnah saat itu juga dan yang paling menakutkan dari putri kegelapan adalah selain dari orang yang menyinggungnya mati, seluruh keluarga dari orang tersebut juga akan dibantai bersamanya. Kapan ayah kaisarnya menyinggung putri kegelapan sampai-sampai dirinya sendiri tidak mengetahui.


"putri kegelapan? kapan ayah menyinggung putri kegelapan? Kenapa ayah tidak pernah memberitahuku?"Chen Jingle kemudian melemparkan bervagai macam pertanyaan kepada kaisar Ciaze.


"oh sepertinya kaisar Ciaze tidak bodoh sama sekali" salah satu orang tersebut berbicara dan kemudian tertawa.


"benar kami adalah utusan Yang mulia putri kegelapan dan tugas kami adalah membunuh kalian semua disini"


Setelah mengatakan hal itu satu persatu orang dari pihak Ciaze terjatuh dengan mata yang masih terbuka hingga tinggalah pangeran Jingle dan Kaisar.


"sepertinya tinggal kalian berdua yang masih hidup. Apakah ada pertanyaan terakhir sebelum kalian mati?"


"oh aku lupa memberitahumu bahwa seluruh anggota keluargamu dari 7 generasi telah mati dan sekarang kalian akan menemui mereka"


Setelah kalimat itu selesai 2 kepala manusia telah berguling di tanah dengan cipratan darah dimana-mana.

__ADS_1


__ADS_2