The Romance Story Gadis Berkulit Hitam

The Romance Story Gadis Berkulit Hitam
episode 6 pribadi yang berbeda


__ADS_3

"Ibu sudah katakan karena memang kamu juga harus sekolah" Ujar ibu panti.


"Katanya jika kamu cocok dengan adiknya maka kau bisa tinggal disana" Timpal kembali ibu panti menyaut perkataanya.


Nindya pun menganggukkan kepalanya dan berpamitan kepada ibu panti untuk kembali bekerja.


.....


Sedangkan di sisi lain, Aldo dan teman temannya baru saja beranjak dari markas mereka.


Borong borong mereka akan pulang, mereka melanjutkan untuk pergi ke cafe.


Di sana mereka sama sama memesan kopi dan diselingi kembali oleh rokok. Biasa yang dilakukan oleh para lelaki, mereka pun bermain game sampai menjelang maghrib.


"Jangan lupa besok kita ada tugas mengisi referensi" Gumam Yoga.


"Kau saja yang kerjakan dan isi linknya untuk kita semua" Tukas Aldo.


"Tidak terimakasih" Kekeh Yoga.


"Itu hanya mengisi link tapi kalian menyerahkannya padaku" Timpal kembali Yoga.


"Sudahlah aku harus pulang" Tukas Yoga yang segera bersiap untuk pulang.


Teman temannya meresah. Dan pada akhirnya mereka mengakhiri perkumpulan mereka dan sama sama kembali ke rumah mereka masing

__ADS_1


masing.


"Kau selalu saja berpamitan ntuk pulang lebih dulu" Gumam Joe.


"Kau memang mau kemana? Kencan?" Tanya Whyza dengan terkekeh.


Semuanya terkekeh dan tertawa, karena selama ini tidak ada yang masih bisa menyentuh hati Yoga.


Yoga pun menggelengkan kepalanya dengan perkataan temannya. Semmua pada akhirnya pun bersiap untuk kembali kerumah mereka


Aldo menyalakan motornya dan pergi ke apartemennya.


Sesampai di apartemennya tanpa melepas sepatunya, Aldo pun langsung merebahkan tubuhnya di kasurnya.


Aldo pun mengeluarkan ponselnya dan melihat pesan dari Cherry yang membuatnya muak.


Aldo pun membanting ponselnya dan menutup matanya.


"Aku sudah mengatakan berkali kali bahwa sama sekali tidak tertarik dengan buah itu" Gumam Aldo.


"Dia itu sudah gila" Timpal kembali Aldo.


Aldo pun segera beranjak dan menuju kamar mandi untuk mandi membersihkan tubuhnya.


Setelah itu seperti biasanya ia hanya memakai celanna pendek dan tidur dengan telanjang dada.

__ADS_1


Kemudian ia mengambil selimutnya dan tertidur. Dan mungkin hanya itu yang terjadi dikehidupan Aldo.


Ditambah dengan suka balapan, pergi ke tempat disko dan lain lain. Kedua orang tua Aldo tau tentang kegiatan anaknya.


Namun ia membiarkannya karena memang anaknya itu sangat keras kepala jika kehidupannya dicampu tangan.


......


Berbalik dengan Nindya, setelah pulang dari panti, Nindya pun kembali untuk mandi membersihkan tubuhnya.


Setelah itu Nindya membuka bukunya untuk belajar dan mengerjakan tugasnya. Dilanjut dengan dirinya yang membuka ponsel.


Dan mengisi referensi yang menjadi tugas Cherry dan teman temannya. Tak hanya mengerjakan namun Nindya sedikit demi sedikit mempelajar yang ada di sana.


"Semakin lama materinya akan semakin sulit" Gumam Nindya mencoba untuk memahammi secara perlahan materi di kelas 12.


Setelah berkutik dengan meja belajarnya dan para buku bukunya, nIndya pun akhirnya baru akan tidur pukul 11 malam.


Ia segera memasang alarm dan bersiap tidur untuk menjalani hari esoknya. Tak lupa juga besok adalah hari pertama dirinya menjalani pekerjaan barunya.


Nindya harus menjalani kehidupannya sesuai alur. Ia sama sekalli tidak mengeluh tentang kehidupannya.


Karena kehidupan yang dijalaninya merupakan takdir yang diberikan tuhan padanya. Dan pastinya membawa berkah dan anugerah tersendiri.


JIka lelah, Nindya hanya bisa memikirkan ibunya. Alasan dirinya bekerja sangat keras untuk kehidupannya.

__ADS_1


__ADS_2