
si korban masih berteriak ketakutan .
"Dari gerakan tubuhnya sepertinya ini akan menjadi trauma berat"ucap salah seorang polisi tersebut.
"sebaiknya dia diantar dulu kerumah sakit untuk mengobati luka yang dia alami.setelah sembuh baru kita tanya apa yang terjadi kepadanya.semoga aja anak ini tidak mengalami trauma yang berat sehingga tidak mempengaruhi mentalnya agar kita dapat mencari bukti melalui anak anak agar pembunuhan ini segera terhenti"ucap detektif steven
"baik "ucap salah seorang polisi itu dan membawa anak itu kerumah sakit,sedangkan sisanya melakukan penyelidikan
.beberapa menit kemudian detektif han datang dengan terburu buru
"apa yang terjadi junior?"ucap detektif han sembari mengatur nafasnya yang putus putus akibat ia harus buru buru datang
"tadi hampir saja terjadi pembunuhan senior untung saja saya sudah memasang cctv tapi,sayangnya pelaku dapat kabur"lapor detektif steven kepada han.
"apa ada jejak yang ditinggalkan pelaku?"tanya detektif han
"kali ini tidak ada"
"apa kalian sudah menghubungi orang tua sikorban ?"
__ADS_1
"sudah senior,sekarang orang tua si korban menuju kerumah sakit.mereka sangat terkejut mengetahui bahwa si korban berada di rumah sakit."
"sebaiknya kirta pergi kerumah sakit juga untuk menanyai orang tua si korban"
"baik"
detektif han dan steven berangkat kerumah sakit.sesampainya disana mereka dapat nelihat kedua orang tua sikorban menangis didepan ruangan UGD.
tapi yang lebih mengejutkan lagi dari dalam ruang UGD terdengar suara ketakutan hingga beberapa saat mulai hilang.
"sepertinya anak itu di bius agar tidak berteriak saat mengalami pengobatan untuk luka lukannya"ucap detetaktif han
detektif steven hanya mengangguk menyetujui pendapat dari detektif han
detektif han mengangguk kepada detektif steven seolah memberi kode untuk memulai pembicaraan
"permisi ...pak ibu..perkenalkan nama saya steven dan yang di samping saya adalah han dia adalah senior saya dan kami berdua adalah detektif.kami hanya ingin menanyakan bebebrapa hal kepada ibu dan bapak"ucao detektif steven dengan sopan
orang tua si korban yang menangis menoleh kedepan dan melihat ada dua orang yang memperkenalkan diri dengan sopan
__ADS_1
"ya ...ada apa pak"ucap ibu si korban
"begini pak kami ingin menanyakan apa yang dilakukan sikorban dirumah malam ini"ucap detektif han mengintrogasi sedangkan detektif steven menulis.
"anak kami...hikss....hiksss..."ucap ibu korban dengan menangis
"sudahlah mah biar papa yang jelasin begini pak anak kami malam ini menghabiskan makan malam bersama kami.kami masih bercanda tawa hingga jam 10 kami pergi ke kamar masing masing .waktu saya kekamar mandi saya mendengar suara asing karena saya takut ada sesuatu yang terjadi dengan putri kami,saat saya membuka pintu kamar putri kami aku tidak menemukannya disana .kami mencarinya kemana mana namun tidak ada yang kami temukan hanya sebuah lilin yabg habis terbakar dan jendela kamar putri kami yang terbuka"ucap ayah sikorban menjelaskan.
"lilin?"tanya detektif steven sambil melihat kearah detektif han
"benar lilin pak yang sudah habis terbakar.dilantai kamar putri kami hanya tersisa lelehannya saja"
"maaf kalo lancang pak apa boleh kami melihat lilin itu kerumah bapak?"tanya detektif han
***see you again
next part
ok
__ADS_1
bye bye***
di tungguin yahhh